DISKOMINFO KAB SIDRAP
Bupati Sidrap Sambut Jemaah Haji di Tangga Pesawat, Suasana Haru Warnai Kepulangan Kloter 2
Kitasulsel–MAKASSAR – Ada pemandangan menarik saat kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Sidrap yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Makassar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Selasa (2/6/2026). Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, turun langsung menyambut para tamu Allah tepat di tangga pesawat.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sidrap itu dilakukan untuk memastikan kondisi dan kenyamanan para jemaah secara langsung setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci. Dalam penyambutan tersebut, Bupati didampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sidrap, Muhammad Syairin, serta Kepala Bagian Kesra Setda Sidrap, Syamsuddin.
Suasana hangat begitu terasa sejak para jemaah mulai turun dari pesawat. Syaharuddin tampak menyalami satu per satu jemaah dengan penuh keakraban. Ia juga terlihat sigap membantu mendorong kursi roda salah seorang jemaah lanjut usia serta memantau kondisi jemaah yang membutuhkan penanganan ambulans.
Momen penuh keharuan juga terjadi ketika seorang jemaah memberikan oleh-oleh berupa kain sorban kepada Bupati Sidrap. Sebagai bentuk penghormatan, Syaharuddin langsung mengenakan sorban tersebut selama proses penyambutan berlangsung.
Aksi spontan dan penuh kepedulian dari kepala daerah itu membawa warna tersendiri dalam prosesi kepulangan jemaah haji. Suasana yang biasanya berlangsung formal berubah menjadi penuh kehangatan, haru, dan sukacita keluarga yang menyambut kepulangan para tamu Allah.
Setelah prosesi penjemputan di bandara, rombongan jemaah haji melanjutkan agenda penerimaan resmi di Asrama Haji Sudiang. Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin, Staf Ahli Bupati Sidrap Andi Anis, jajaran pejabat Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah menuntaskan ibadah di Tanah Suci.
“Selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji kita yang telah selesai menunaikan ibadah yang sangat mulia ini. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen memberikan pendampingan terbaik agar seluruh proses kepulangan jemaah berjalan lancar hingga tiba kembali di kampung halaman.
“Tadi saat menjemput langsung di tangga pesawat, suasananya penuh haru dan sukacita. Bahkan ada yang mengira saya petugas bandara,” ujar Syaharuddin sambil tersenyum.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan setelah prosesi penerimaan resmi di Asrama Haji Sudiang selesai, rombongan jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sidrap.
Rombongan dijadwalkan singgah sejenak untuk beristirahat di Masjid Raya Maros sebelum melanjutkan perjalanan ke Sidrap. Para jemaah diperkirakan tiba di Rumah Jabatan Bupati Sidrap sekitar pukul 16.00 WITA.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Sidrap Matangkan Persiapan Kontingen Menuju Penas Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo
Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memantapkan persiapan menjelang keberangkatan kontingen daerah untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemantapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Jumat (12/6/2026).
Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi keberangkatan kontingen berjalan lancar. Berbagai hal dibahas secara rinci, mulai dari kesiapan peserta, jadwal keberangkatan, koordinasi antarlembaga, hingga strategi untuk memaksimalkan partisipasi Kabupaten Sidrap pada ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.
Pekan Nasional Petani Nelayan merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar pelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian dan kelautan.
Dalam arahannya, Andi Rahmat Saleh menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sidrap dalam Penas XVII memiliki makna penting mengingat daerah tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, dan agribisnis.
Menurutnya, momentum Penas harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas wawasan petani dan nelayan, memperkenalkan potensi unggulan daerah, sekaligus membangun jaringan kerja sama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sektor pertanian di Sidrap.
“Semoga momentum Penas XVII dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan petani dan nelayan di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujar Andi Rahmat Saleh.
Ia menambahkan, keberhasilan kontingen daerah tidak hanya diukur dari kehadiran dalam kegiatan nasional tersebut, tetapi juga dari kemampuan peserta membawa pulang pengetahuan, teknologi, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Selain membahas kesiapan teknis keberangkatan, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh tim pendamping, penyuluh pertanian, serta organisasi petani yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.
Sekda Sidrap memberikan apresiasi atas solidnya koordinasi yang selama ini terjalin antara para penyuluh pertanian, Kontak Tani Nelayan Andalan, dan kelompok tani dalam mempersiapkan kontingen daerah.
Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan pelaku utama sektor pertanian merupakan modal penting untuk memastikan keikutsertaan Sidrap di ajang nasional dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal.
“Kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan. Saya mengapresiasi kerja keras para penyuluh, KTNA, dan kelompok tani yang terus berkoordinasi demi menyukseskan keberangkatan kontingen Sidrap,” katanya.
Sementara itu, Ketua KTNA Sidrap, Abdul Samad, menjelaskan bahwa seluruh persiapan keberangkatan kontingen saat ini telah memasuki tahap akhir.
Ia menyampaikan bahwa kontingen Kabupaten Sidrap dijadwalkan berangkat pada 17 Juni 2026 dengan titik keberangkatan dari Masjid Agung Sidrap.
Menurut Abdul Samad, peserta yang akan berangkat telah mendapatkan berbagai pembekalan dan arahan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Penas dengan baik serta membawa nama daerah secara optimal di tingkat nasional.
“Kami terus melakukan koordinasi dan pemantapan agar seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal dan mengikuti kegiatan dengan maksimal,” ujarnya.
Penas XVII di Gorontalo nantinya akan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari temu wicara, pameran teknologi pertanian, demonstrasi inovasi, pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan, hingga berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sektor pertanian dan perikanan.
Bagi Kabupaten Sidrap, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, termasuk sektor pertanian modern, peternakan, dan pengembangan agribisnis yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Patahangi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang terlibat dalam mendukung keberangkatan kontingen.
Melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kontingen yang akan berangkat ke Gorontalo mampu berpartisipasi secara aktif, menyerap berbagai inovasi dan teknologi baru, serta membawa manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nene Mallomo.
Partisipasi dalam Penas XVII diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan Sidrap sekaligus mendorong peningkatan daya saing sektor pertanian daerah di tengah tantangan pembangunan dan perubahan iklim yang semakin kompleks.
Dengan demikian, hasil yang diperoleh dari kegiatan nasional tersebut dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor pertanian Kabupaten Sidenreng Rappang di masa mendatang.
-
Nasional12 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login