Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Tegaskan Perang Melawan Illegal Fishing di Danau Towuti

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian Danau Towuti dengan menyerukan penghentian total aktivitas illegal fishing atau penangkapan ikan secara ilegal.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya ancaman terhadap keberlangsungan berbagai spesies ikan endemik yang hidup di Danau Towuti. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi regulasi perikanan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Towuti, Selasa (7/7/2026).

Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juanna Fachruddin, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa Danau Towuti merupakan aset ekologis bernilai tinggi yang harus dijaga kelestariannya untuk generasi mendatang.

“Praktik penangkapan ikan secara ilegal, terutama menggunakan alat setrum, harus dihentikan total. Dampaknya sangat fatal karena langsung mengancam kelestarian ekosistem dan populasi ikan endemik Danau Towuti dalam jangka panjang,” tegas Andi Juanna.

BACA JUGA  Hari Ketiga Bupati Luwu Timur Cup I 2026 Berlangsung Sengit, Mangkutana FC dan Nuha FC Raih Kemenangan

Untuk memperkuat pengawasan sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggandeng Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Luwu Timur dalam upaya penegakan hukum.

Kasat Polairud Polres Luwu Timur, Iptu Agusmawan, yang hadir sebagai narasumber, memaparkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perikanan beserta sanksi pidana yang dapat dikenakan kepada pelaku penangkapan ikan ilegal.

Kolaborasi tersebut menandai peningkatan langkah pemerintah dari pendekatan persuasif menuju penegakan hukum yang lebih tegas dalam memberantas praktik illegal fishing di kawasan Danau Towuti.

Sebagai salah satu danau purba tertua di Indonesia, Danau Towuti memiliki keanekaragaman hayati yang sangat unik dengan berbagai spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Penggunaan alat tangkap yang merusak, seperti setrum dan racun, dinilai berpotensi menghancurkan habitat alami serta memicu kepunahan berbagai jenis ikan endemik.

BACA JUGA  TP PKK Luwu Timur Gelar Rapat Bulanan 2026, Fokus Tuntaskan ATS dan Penguatan Ekonomi Keluarga

Kegiatan sosialisasi dihadiri Kepala Dinas Perikanan Luwu Timur, perwakilan Syahbandar, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, unsur Pemerintah Kecamatan Towuti, serta perwakilan kelompok nelayan setempat.

Melalui edukasi, penguatan regulasi, dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap angka pelanggaran di perairan Danau Towuti dapat ditekan secara signifikan sehingga kelestarian ekosistem dan sumber daya perikanan tetap terjaga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Perluas Kuota Kartu ATM Lansia, 79 Warga Baru di Nuha Terima Bantuan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali memperluas cakupan Program Kartu ATM Lansia dengan menyalurkan bantuan kepada 79 penerima manfaat baru di Kecamatan Nuha, Jumat (17/7/2026). Program ini diprioritaskan bagi lansia yang berada dalam kondisi rentan, termasuk korban kebakaran dan pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Penyaluran bantuan dipusatkan di Gedung Matano Player, Sorowako. Sebanyak 79 penerima baru tersebut berasal dari lima desa, yakni Desa Sorowako sebanyak 20 orang, Desa Nikel 18 orang, Desa Magani 17 orang, Desa Nuha 13 orang, dan Desa Matano 11 orang.

Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, mengatakan setiap Kartu ATM Lansia yang diserahkan telah berisi saldo sebesar Rp3 juta. Dana tersebut merupakan rapelan bantuan untuk tiga bulan pertama tahun 2026, yakni periode Januari hingga Maret.

BACA JUGA  Kominfo-SP Luwu Timur Sosialisasikan Aplikasi “Lapor Pak Bupati” untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

“Penambahan kuota ini bukan sekadar formalitas pembagian kartu, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah untuk memastikan orang tua kita di Luwu Timur menjalani masa tuanya dengan lebih tenang dan terawat,” ujar Arief saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut. Salah satu penerima manfaat, M. Mandangi (73), warga Desa Sorowako, hadir menggunakan kursi roda didampingi putrinya, Masniati. Keluarga Mandangi diketahui kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran yang melanda Sorowako pada tahun lalu.

Masniati mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang masih berjuang bangkit setelah bencana.

“Mewakili Bapak, saya sangat bersyukur atas perhatian ini. Setelah musibah kebakaran tahun lalu, bantuan seperti ini sangat berarti untuk menyambung hidup sehari-hari,” tuturnya.

BACA JUGA  Hari Ketiga Bupati Luwu Timur Cup I 2026 Berlangsung Sengit, Mangkutana FC dan Nuha FC Raih Kemenangan

Ungkapan syukur juga disampaikan Wari (80), lansia asal Desa Sorowako yang juga menjadi korban kebakaran. Ia mengatakan bantuan yang diterimanya akan digunakan untuk membeli obat-obatan.

“Bantuan ini akan saya pakai untuk beli obat. Sudah satu tahun lebih saya sakit dan susah berdiri karena sempat jatuh di kamar mandi,” ujarnya.

Untuk memastikan seluruh penerima memperoleh haknya, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Luwu Timur menerapkan sistem jemput bola bagi lansia yang tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan.

Salah satu kunjungan dilakukan ke Ruang IGD RS Inco Sorowako, tempat Ridwana (74), warga Desa Magani, sedang menjalani perawatan intensif.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPA), Ramlah Muhammad Djono Sanusi, menyerahkan langsung Kartu ATM Lansia kepada keluarga Ridwana.

BACA JUGA  Siswi SMPN 1 Towuti Wakili Luwu Timur di Ajang Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026

“Kartu ATM ini kami antarkan langsung agar keluarga Ibu Ridwana bisa segera menggunakannya untuk operasional pengobatan. Semoga bantuan ini meringankan beban dan Ibu Ridwana bisa lekas pulih,” kata Ramlah.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok lanjut usia. Pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat Program Kartu ATM Lansia meningkat menjadi 4.000 orang.

Dari total tersebut, sebanyak 2.654 lansia telah menerima bantuan melalui rekening masing-masing, sedangkan 1.346 penerima manfaat baru mulai memperoleh bantuan alokasi Januari–Maret 2026 setelah menerima Kartu ATM Lansia yang disalurkan secara bertahap. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta memberikan rasa aman bagi para lansia di Luwu Timur.

Continue Reading

Trending