Connect with us

NEWS

Reuni Akbar ISLAH ’98 Jadi Momentum Silaturahmi Alumni Al-Azhar, Dr. Bunyamin Yapid dan Ustadz Abdul Somad Kembali Bersua

Published

on

KITASULSEL—BEKASI – Momen penuh kehangatan dan nostalgia mewarnai pelaksanaan Reuni Akbar ISLAH ’98 Alumni Al-Azhar untuk Indonesia yang digelar di halaman Masjid An Nur, Yayasan Nur El-Ghazy, Kampung Burangkeng, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi para alumni Universitas Al-Azhar Kairo asal Indonesia yang selama puluhan tahun telah mengabdikan diri di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, dakwah, pemerintahan hingga pelayanan masyarakat.

Di antara momen yang paling menyita perhatian adalah pertemuan dua sahabat lama, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H. dan Ustadz Abdul Somad, yang telah menjalin persahabatan sejak menjadi mahasiswa di Kairo lebih dari 20 tahun lalu.

Hubungan keduanya tidak hanya terjalin selama menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, tetapi terus berlanjut hingga kini melalui berbagai aktivitas dakwah dan pengabdian kepada umat.

BACA JUGA  Karena Tunggakan Travel, Jamaah Umrah Asal Makassar Terancam Tidak Bisa Pulang

Reuni tersebut tidak sekadar menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga dikemas sebagai forum ilmiah dan spiritual. Rangkaian kegiatan diisi dengan reuni akbar, kuliah umum, pemberian sanad keilmuan, serta kajian hadis dan tafsir Al-Qur’an yang semakin memperkuat tradisi intelektual para alumni Al-Azhar.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ustadz Abdul Somad, Dr. K.H. Hamdi Abdillah, Lc., M.A., Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., Hermanto Harun, Lc., M.H.I., Ph.D., serta para ustaz, pengasuh pondok pesantren, pimpinan yayasan, dan perwakilan lembaga pendidikan Islam dari wilayah Kecamatan Setu dan sekitarnya.

Saat ini, Dr. Bunyamin dipercaya mengemban amanah sebagai Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, sehingga aktif berkontribusi dalam berbagai program strategis, khususnya di bidang haji, umrah, dan hubungan internasional.

BACA JUGA  Andi Nirawati Minta Dispora Sulsel Segera Bayar Bonus Atlet PON XXI: Paling Lama Satu Minggu

Sementara itu, Ustadz Abdul Somad tetap menjadi salah satu dai nasional yang konsisten menyampaikan dakwah kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Kedekatan keduanya juga sering terlihat dalam berbagai penyelenggaraan ibadah umrah. Dalam sejumlah program Umrah Akbar, Dr. Bunyamin dan Ustadz Abdul Somad kerap dipertemukan untuk memberikan pembinaan dan penguatan spiritual kepada para jamaah.

Bahkan, Ustadz Abdul Somad beberapa kali dipercaya menjadi pembimbing ibadah umrah bagi jamaah PT Annur Maarif, biro perjalanan haji dan umrah yang didirikan dan dikembangkan oleh Dr. Bunyamin. Kolaborasi tersebut dinilai menghadirkan perpaduan antara pelayanan profesional dan pembinaan keagamaan yang berkualitas bagi para tamu Allah.

BACA JUGA  Jumlah Besar Jamaah Annur–JRW Beri Kontribusi Nyata bagi Pedagang Kecil di Lokasi Ziarah

Bagi para peserta, Reuni Akbar ISLAH ’98 bukan sekadar mengenang masa-masa kuliah di Al-Azhar, melainkan menjadi momentum mempererat ukhuwah, memperkokoh jaringan alumni, serta memperbaharui komitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi bangsa dan umat.

Pertemuan dua sahabat, Dr. Bunyamin Yapid dan Ustadz Abdul Somad, menjadi simbol bahwa persahabatan yang dibangun di bangku kuliah mampu melahirkan kolaborasi yang panjang dalam dakwah, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat keilmuan yang ditanamkan di Al-Azhar terus hidup melalui kiprah para alumninya yang kini tersebar di berbagai sektor strategis di Indonesia.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sari Tersenggol dari DA8, Harapan Sidrap Kini Bertumpu pada Melani: “Assiddi Ki!”

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Perjuangan wakil Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sari, di panggung Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar harus terhenti setelah dinyatakan tersenggol pada Konser Top 42 Grup 3 Tim D’Coach Melly Lee, Jumat (17/7/2026). Babak Top 42 memang digelar dengan sistem pembagian grup berdasarkan tim coach, termasuk Grup 3 yang dibimbing Melly Lee.

Berakhirnya langkah Sari menyisakan satu harapan besar bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo. Kini, seluruh doa dan dukungan warga Sidrap tertuju kepada Melani, yang sebelumnya sukses tampil gemilang pada malam perdananya dan berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.  

Tersenggolnya Sari menjadi momen yang mengundang rasa haru di kalangan pendukung DA8 asal Sidrap. Meski demikian, semangat masyarakat tidak surut. Justru sebaliknya, berbagai unggahan di media sosial mulai dipenuhi ajakan untuk bersatu memberikan dukungan penuh kepada Melani.

BACA JUGA  Karena Tunggakan Travel, Jamaah Umrah Asal Makassar Terancam Tidak Bisa Pulang

Seruan khas masyarakat Bugis, “Assiddi Ki” yang berarti mari kita bersatu, menjadi slogan yang ramai digaungkan. Kalimat tersebut bermakna ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Sidrap, baik yang berada di kampung halaman maupun di berbagai daerah di Indonesia, agar kompak memberikan dukungan melalui voting dan doa untuk Melani.

Tagar #AssiddiKi mulai bermunculan di berbagai platform media sosial sebagai simbol persatuan masyarakat Sidrap. Banyak warganet berharap Melani mampu melanjutkan perjuangan daerahnya dan mengharumkan nama Sidrap di panggung nasional.

Sebelumnya, Sidrap menjadi salah satu daerah yang berhasil meloloskan dua wakil ke Top 42 DA8, yakni Sari dan Melani. Namun, setelah Sari harus mengakhiri langkahnya, Melani kini menjadi satu-satunya harapan untuk terus melaju dalam kompetisi dangdut bergengsi tersebut.  

BACA JUGA  Andi Nirawati Minta Dispora Sulsel Segera Bayar Bonus Atlet PON XXI: Paling Lama Satu Minggu

Dukungan kepada Melani diperkirakan akan semakin masif. Tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari berbagai komunitas, tokoh masyarakat, hingga para perantau asal Sidrap yang terus mengampanyekan semangat kebersamaan.

Kini, satu harapan tersisa berada di pundak Melani. Dengan kualitas vokal, penampilan yang memikat, serta dukungan penuh masyarakat, warga Sidrap optimistis Melani mampu melangkah lebih jauh di DA8.

“Assiddi Ki! Saatnya seluruh warga Sidrap bersatu. Satu suara, satu dukungan, untuk Melani menuju panggung terbaik Dangdut Academy 8.”

Continue Reading

Trending