Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Festival Tani Ternak 2026 Resmi Dibuka, Transaksi Malam Pembukaan Tembus Rp1,2 Miliar

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Festival Tani Ternak 2026 resmi dibuka di Pelataran Monumen Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (10/2/2026). Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Sidrap ini langsung mencatat capaian menggembirakan, dengan nilai transaksi pada malam pembukaan menembus Rp1,2miliar,Nilai kurang lebih 1,2 Milliar tersebut meliputi penjualan 2 unit alat alsintan.

Menariknya, festival yang mempertemukan pelaku usaha, petani, dan peternak ini terselenggara tanpa dukungan anggaran dari APBD. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di sektor pertanian dan peternakan Sidrap.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sidrap, Patahangi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pelaksanaan Festival Tani Ternak sempat diragukan karena tidak tersedianya anggaran di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), baik di Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, maupun Bagian Perekonomian.

“Awalnya kami ditanya oleh Bapak Bupati, apakah ada anggaran untuk kegiatan ini. Setelah dibahas dalam rapat, ternyata tidak ada anggaran sama sekali. Bahkan biaya Tudang Sipulung tahun lalu sebesar Rp80 juta, tahun ini hanya tersedia Rp35 juta,” ungkapnya.

BACA JUGA  Delegasi Pemkab Sidrap Hadiri Hari Jadi ke-696 Bone, Perkuat Sinergi Antardaerah

Untuk memastikan kebutuhan riil, panitia kemudian melibatkan event organizer (EO). Dari hasil perhitungan, total kebutuhan anggaran kegiatan diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Kondisi tersebut sempat membuat panitia pesimis, mengingat selama ini kegiatan pameran umumnya dibiayai pemerintah.

Namun setelah melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Sidrap, panitia justru mendapatkan dorongan kuat. Bupati mengarahkan agar seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian dan peternakan dikumpulkan untuk menyukseskan kegiatan secara gotong royong.

“Atas arahan Bapak Bupati, kami mengundang seluruh stakeholder di rumah jabatan dan menyepakati pembuatan proposal. Pendaftaran peserta dibuka 1–4 Februari, dengan syarat minimal 30 peserta agar kegiatan bisa terlaksana,” jelas Patahangi.

Setiap peserta dikenakan kontribusi Rp3 juta per stan. Berkat dukungan penuh Bupati Sidrap, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Peternakan, serta jajaran terkait yang memiliki jejaring luas, jumlah peserta justru melampaui target.

“Alhamdulillah, target 30 peserta tercapai bahkan menjadi 36 peserta. Kegiatan ini terlaksana tanpa menggunakan APBD,” katanya.

BACA JUGA  Sambangi Kementerian PUPR,Bupati SAR:Sidrap Target 1 Juta Ton Beras

Ia menambahkan, keberhasilan Festival Tani Ternak 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang jika dilandasi keyakinan dan kolaborasi. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi petani dan peternak dalam mendukung program peningkatan indeks pertanaman (IP) 300 ke depan.

Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menyebut Festival Tani Ternak sebagai kegiatan “out of the box” karena mampu dilaksanakan tanpa anggaran pemerintah, namun tetap memberikan dampak ekonomi nyata.

“Biasanya pemerintah bikin acara itu ada anggarannya. Tapi ini tanpa anggaran, panitia bisa melaksanakan karena kita saling membantu dalam satu ekosistem usaha,” ujarnya.

Syaharuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mengawal kebijakan peningkatan produksi pertanian dan peternakan. Pemerintah berperan menyiapkan regulasi, ilmu, dan teknologi, sementara pengusaha menyediakan sarana, dan petani menjadi ujung tombak produksi.

“Hasil keringat petani dan peternak Sidrap bukan hanya memberi makan Sulawesi Selatan, tapi juga seluruh Indonesia,” tegasnya.

BACA JUGA  Lebih dari Sekadar Bukber! Bupati Sidrap Turun Tangan Urus Santunan, BPJS Gratis, dan Sampah di Perbatasan

Ia memaparkan, hasil ternak Sidrap telah dipasarkan ke berbagai daerah, mulai dari Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Papua, Nusa Tenggara, hingga Pulau Jawa. Sinergi pemerintah, pengusaha, dan petani terbukti membuahkan hasil nyata.

Sepanjang satu tahun terakhir, produksi jagung Sidrap mencapai sekitar 109 ribu ton atau meningkat 3,3 persen. Produksi telur dari sekitar 5 juta ekor ayam meningkat 26 persen, dengan total produksi lebih dari 53 ribu ton dan nilai ekonomi sekitar Rp1,4 triliun.

Selain itu, sektor padi dan beras juga menunjukkan tren positif. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap mencapai 8 persen pada kuartal III, sementara angka kemiskinan menurun lebih dari 4 persen. Peningkatan di sektor kesehatan dan pendidikan turut mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Inilah hasil kerja kita bersama selama satu tahun. Pemerintah dan masyarakat Sidrap patut diberi tepuk tangan,” pungkas Bupati.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wakil Bupati Sidrap Tutup Sidrap Cup 2026, Amanah 99 FC Keluar sebagai Juara

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, secara resmi menutup Open Turnamen Sepak Bola Sidrap Cup 2026 di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (27/6/2026). Penutupan berlangsung meriah setelah Amanah 99 FC memastikan diri sebagai juara usai menaklukkan Kilau 99 FC dengan skor 2-0 pada laga final.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidrap, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Muhammad Aries Yasin, Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Andi Gustianti, Ketua Askab PSSI Sidrap Abdul Rahman, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Hadiri Panen Raya di Salobukkang, Targetkan Produksi Gabah Tembus 1 Juta Ton

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidrap, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, ofisial, dan pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik, aman, dan lancar,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pemain, ofisial, dan suporter yang mampu menjaga sportivitas sepanjang kompetisi berlangsung.

“Alhamdulillah, selama turnamen berlangsung kita dapat menyaksikan pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Terima kasih kepada seluruh pemain dan penonton yang telah menjaga suasana tetap damai dan kondusif,” katanya.

Nurkanaah turut mengucapkan selamat kepada Amanah 99 FC yang berhasil meraih gelar juara. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidrap di bidang olahraga.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergisitas Pemerintahan

“Selamat kepada tim yang berhasil menjadi juara. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah melalui olahraga sepak bola,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sidrap Abdul Rahman menjelaskan, Open Turnamen Sepak Bola Sidrap Cup 2026 diikuti oleh 24 tim, termasuk sejumlah klub yang berasal dari luar Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menunjukkan bahwa Sidrap Cup telah menjadi salah satu turnamen sepak bola yang dinantikan setiap tahun. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga berperan sebagai wadah pembinaan atlet muda serta pencarian bibit-bibit pesepak bola potensial.

Ia berharap kompetisi serupa terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sepak bola daerah dan memperkuat prestasi olahraga di Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Sambangi Kementerian PUPR,Bupati SAR:Sidrap Target 1 Juta Ton Beras

Berakhirnya Sidrap Cup 2026 menjadi penanda suksesnya penyelenggaraan turnamen yang tidak hanya menghadirkan persaingan sehat di lapangan, tetapi juga mempererat persaudaraan antarklub, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sepak bola di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Continue Reading

Trending