DISKOMINFO LUWU TIMUR
Kajati Sulsel Apresiasi Sinergi Pemkab dan Kejari Luwu Timur Saat Resmikan Kantor Kejari Baru
Kitasulsel–LUWUTIMUR Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Sila Haholongan Pulungan mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Kejaksaan Negeri Luwu Timur yang dinilainya berjalan sangat baik dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Kajati Sulsel saat menghadiri peresmian Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Luwu Timur di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa (12/5/2026).
“Ini merupakan bentuk kerja sama yang luar biasa, Pak Bupati. Tadi saya mendengarkan paparan dan laporan Bapak, sungguh luar biasa, terutama dalam sektor pertanian yang telah dijalankan oleh para kepala desa dan seluruh masyarakat di sini,” ujar Sila Haholongan Pulungan.
Menurutnya, dukungan dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan institusi penegak hukum menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah. Ia bahkan optimistis potensi Kabupaten Luwu Timur akan berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang.
“Kalau saya melihat potensi di sini, lima tahun ke depan akan sangat bagus sekali,” katanya.
Kajati Sulsel juga memuji perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap fasilitas penunjang bagi institusi Kejaksaan. Ia menilai dukungan tersebut sangat membantu, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki lembaga Kejaksaan.
“Fasilitas yang disediakan oleh Bapak Bupati di kawasan ini sungguh luar biasa. Hal ini sangat membantu pihak Kejaksaan Republik Indonesia yang dari sisi anggaran masih terbatas. Dukungan ini sangat membantu Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan maupun Kejaksaan Negeri setempat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Kajati Sulsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas dukungan yang terus diberikan kepada institusi Kejaksaan.
“Ucapan terima kasih ini saya sampaikan bukan atas nama pribadi, melainkan atas nama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan seluruh jajaran Kejaksaan,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Kejaksaan Negeri Luwu Timur telah menjalin kolaborasi melalui program Kampung Pangan Adhyaksa.
Program tersebut, kata Irwan, tidak hanya menyasar 15 desa binaan Kejaksaan, namun ke depan akan diperluas mencakup seluruh 125 desa dan tiga kelurahan di Kabupaten Luwu Timur.
“Kami senantiasa berkoordinasi dan berkolaborasi bersama Pak Kajari dan seluruh jajaran Kejaksaan Negeri terkait segala hal yang menjadi harapan kita semua, termasuk dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah kami ini,” ujarnya.
Irwan menambahkan, seluruh kegiatan strategis Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga selalu melibatkan pihak Kejaksaan Negeri guna mendapatkan pendampingan serta pengawalan terhadap program dan proyek strategis daerah.
Menutup sambutannya, Irwan Bachri Syam berharap kunjungan Kajati Sulsel ke Kabupaten Luwu Timur membawa keberkahan bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kiranya kedatangan bapak Kajati di Kabupaten Luwu Timur ini semoga menjadi berkah bagi kita semua, berkah bagi Pemerintah Daerah, serta berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur,” pungkasnya.
Peresmian gedung ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Kajati Sulsel bersama Bupati Luwu Timur, disaksikan Kajari Luwu Timur Berthy Oktavianes Zakarias Huliselan, Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, Ketua TP PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Sulsel Ani Nurbani Irwan, Sekda Luwu Timur Ramadhan Pirade, serta unsur Forkopimda Luwu Timur.
Usai prosesi peresmian, rombongan meninjau gedung baru Kantor Kejaksaan Negeri Luwu Timur. Sebelumnya, Kajati Sulsel bersama Bupati dan jajaran Forkopimda juga meninjau produk desa dalam program Kampung Pangan Adhyaksa binaan Kejari Luwu Timur.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Apresiasi Panen Perdana 6 Ton Ikan Nila BUMDes Mabonta, Siap Dikembangkan Jadi Wisata Kuliner
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wisata Bahari Desa Mabonta, Kecamatan Burau, mencatat keberhasilan pada panen perdana budidaya ikan nila dengan menghasilkan sekitar 6 ton ikan dari tambak seluas satu hektare. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menghadiri panen perdana, Jumat (26/6/2026).
Panen tersebut merupakan hasil budidaya 40.000 bibit ikan nila yang ditebar beberapa bulan sebelumnya. Dari jumlah itu, tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai sekitar 60 persen, sehingga menghasilkan sekitar enam ton ikan siap panen.
Keberhasilan budidaya itu juga diikuti dengan tingginya minat pasar. Pada hari pertama panen, sekitar 2 ton ikan nila langsung terjual kepada para pembeli, menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan bagi pengelolaan usaha desa tersebut.
Bupati Irwan Bachri Syam mengapresiasi pemerintah desa, pengelola BUMDes, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi mengembangkan sektor perikanan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Ini menjadi awal yang baik. Hasil panennya sudah ada, pasarnya juga sudah ada. Tinggal bagaimana kita terus meningkatkan pengelolaannya agar manfaat ekonominya semakin besar bagi masyarakat,” ujar Irwan.
Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi desa melalui BUMDes mampu menciptakan peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Kuliner
Selain sebagai kawasan budidaya perikanan, Bupati Irwan melihat tambak ikan di Desa Mabonta memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis kuliner.
Konsep tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah terhadap hasil budidaya ikan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
“Ke depan, kawasan ini bisa dikembangkan menjadi tempat makan. Masyarakat dapat menikmati ikan segar langsung dari tambak, sehingga memberikan nilai tambah bagi BUMDes dan membuka peluang usaha baru bagi warga,” tuturnya.
Pengembangan kawasan berbasis perikanan dan wisata kuliner diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung, memperluas pemasaran produk lokal, serta meningkatkan pendapatan asli desa melalui pengelolaan BUMDes.
Dorong Penguatan Ekonomi Desa
Bupati berharap keberhasilan panen perdana BUMDes Wisata Bahari Desa Mabonta dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Luwu Timur untuk terus mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.
Menurutnya, BUMDes memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa melalui pengembangan sektor unggulan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
Dengan dukungan pemerintah daerah, pengelolaan yang profesional, serta keterlibatan aktif masyarakat, BUMDes diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan warga, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login