DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Cup I 2026 Masuki Semi Final, Empat Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Final
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Turnamen sepak bola Bupati Luwu Timur Cup I Tahun 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur kini memasuki fase krusial. Seluruh pertandingan babak perempat final resmi tuntas digelar pada Senin (18/5/2026) di Stadion Andi Hasan Opu To Hatta, Malili.
Atmosfer kompetisi semakin terasa panas setelah empat tim terbaik memastikan langkah mereka ke babak semi final. Tim-tim tersebut yakni Malili United, Gasbur Burau FC, Nuha FC, dan Gaswo Wotu FC.
Laga terakhir babak delapan besar mempertemukan Gaswo Wotu FC melawan Tomoni FC. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian babak perempat final yang berlangsung selama empat hari sejak 15 hingga 18 Mei 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Gaswo Wotu FC tampil impresif dan berhasil mengalahkan Tomoni FC dengan skor 3-1. Kemenangan itu memastikan Gaswo Wotu FC menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket semi final.
Turnamen Bupati Luwu Timur Cup I sendiri mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan penonton memadati Stadion Andi Hasan Opu To Hatta untuk menyaksikan tim-tim kebanggaan mereka bertanding memperebutkan supremasi sepak bola tingkat daerah.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur sekaligus wadah mempererat silaturahmi antarwilayah dan pembinaan talenta muda sepak bola di daerah.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) Luwu Timur, Muhammad Safaat DP, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh tim yang berhasil menembus babak semi final.
Menurutnya, tim-tim yang lolos merupakan tim dengan kualitas permainan yang sangat baik, memiliki kekuatan kolektif, serta menunjukkan kekompakan selama pertandingan berlangsung.
“Tim yang lolos ke semi final adalah tim yang benar-benar menunjukkan kualitas, kekuatan, dan kekompakan di lapangan,” ujar Safaat.
Ia meyakini pertandingan semi final akan berlangsung jauh lebih sengit dan menarik karena seluruh tim dipastikan tampil habis-habisan demi merebut tiket menuju partai final.
Menurut Safaat, seluruh semifinalis memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara karena masing-masing memiliki karakter permainan dan kekuatan tersendiri.
Selain menyoroti kualitas pertandingan, Safaat juga mengingatkan seluruh pemain agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.
Ia menegaskan bahwa nilai respek terhadap lawan menjadi hal penting yang harus dijaga dalam dunia olahraga.
“Ingatlah bahwa sikap respek terhadap lawan jauh lebih indah dibanding menang tapi tidak ada respek untuk lawan,” pesannya.
Tidak hanya kepada pemain, Safaat juga mengimbau para suporter dan penonton untuk ikut menjaga keamanan serta kondusivitas selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, kesuksesan turnamen bukan hanya ditentukan kualitas pertandingan di lapangan, tetapi juga oleh sikap sportif seluruh pihak yang terlibat.
“Jika ingin turnamen ini tetap dilanjutkan tahun depan, mari kita sama-sama menjaga kondusivitas dan mensukseskan acara ini dengan lancar,” tambahnya.
Turnamen Bupati Luwu Timur Cup I dinilai menjadi momentum penting dalam membangkitkan gairah olahraga sepak bola di daerah. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kompetisi ini juga menjadi ruang pembinaan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Berikut hasil lengkap babak perempat final Bupati Luwu Timur Cup I Tahun 2026:
Pemkab Lutim 0-3 Malili United
Gasbur Burau FC 2-0 Persema Mangkutana
Nuha FC 2-0 Wasuponda FC
Gaswo Wotu FC 3-1 Tomoni FC
Sementara itu, jadwal semi final yang akan digelar dengan kickoff pukul 15.30 WITA telah resmi ditetapkan sebagai berikut:
Selasa, 19 Mei 2026
Malili United vs Gasbur Burau FC
Rabu, 20 Mei 2026
Nuha FC vs Gaswo Wotu FC
Masyarakat Luwu Timur diperkirakan kembali memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Dengan kualitas tim yang relatif seimbang, pertandingan semi final diprediksi berlangsung ketat dan penuh drama.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, sportivitas, dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga sepak bola di Kabupaten Luwu Timur.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Kontingen Luwu Timur Turunkan 1.200 Guru, Bidik Lima Besar di Porsenijar Sulsel 2026
KITASULSEL—SIDRAP – Semangat membara ditunjukkan Kontingen Kabupaten Luwu Timur dalam menghadapi Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), 2–6 Juli 2026.
Tak tanggung-tanggung, sekitar 1.200 guru dari Luwu Timur turut ambil bagian dalam pesta olahraga dan seni terbesar insan pendidikan di Sulawesi Selatan tersebut.
Kontingen Luwu Timur juga menurunkan 124 atlet yang didampingi 24 pelatih dan ofisial untuk berlaga pada 24 cabang olahraga dan seni, di antaranya Petanque, Pickleball, Mendongeng, serta berbagai cabang lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si, didampingi Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si, menyampaikan optimisme tinggi menghadapi ajang tersebut.
Ia mengungkapkan, target yang diberikan Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST, IPM cukup menantang, yakni membawa daerahnya menembus lima besar klasemen akhir Porsenijar Sulsel 2026.
“Insyaallah kami optimistis bisa memberikan hasil terbaik. Target dari Bapak Bupati adalah minimal masuk lima besar. Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh atlet dapat bertanding maksimal,” ujarnya.
Tak hanya fokus mengejar prestasi, Raoda juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap dan panitia penyelenggara yang dinilai memberikan pelayanan luar biasa sejak kontingen tiba.
“Luar biasa pelayanan teman-teman di Sidrap. Sejak kami datang, sambutannya sangat ramah. Mulai dari penjemputan, pendampingan, hingga pelayanan di lokasi penginapan semuanya sangat baik. Kami benar-benar merasa dihargai sebagai tamu,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan, panitia Porsenijar menyerahkan cenderamata khas Kabupaten Sidrap berupa beras dan telur kepada Kontingen Luwu Timur.
Cenderamata tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si, bersama Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si.
Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 sendiri menjadi salah satu agenda terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Sidrap.
Kegiatan ini diikuti sekitar 64 ribu peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan dipusatkan di berbagai venue di Kabupaten Sidrap selama 2–6 Juli 2026.
Dengan semangat kompetisi yang tinggi serta pelayanan yang mendapat apresiasi dari berbagai kontingen, Porsenijar Sulsel 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan solidaritas antarpendidik di Sulawesi Selatan. (*)
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login