Connect with us

Dinas Lingkungan Hidup

Latimojong Lagi-Lagi Terbakar! Dua Kali dalam Sepekan, Ada yang Janggal?

Published

on

KITASULSEL — ENREKANG — Gunung Latimojong kembali dilanda kebakaran. Api dilaporkan muncul di Pos 3 jalur pendakian via Angin-Angin, Kamis (27/8/2026) pagi.

Kebakaran ini sontak menjadi perhatian karena terjadi hanya berselang beberapa hari setelah kawasan Latimojong sebelumnya juga terbakar.

Informasi mengenai kebakaran diterima pihak Kecamatan Buntu Batu pada Kamis pagi. Petugas kemudian melakukan pemantauan untuk memastikan titik serta kondisi kawasan yang terdampak.

Lokasi kebakaran berada di kawasan pegunungan dengan medan yang sulit dijangkau. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan apabila api terus meluas.

Laporan kebakaran kemudian diteruskan kepada BPBD Enrekang untuk penanganan lebih lanjut.

Yang membuat situasi semakin mengkhawatirkan, kebakaran sebelumnya terjadi pada 18 Agustus 2026 di kawasan Buntu Bela, Dusun Karuaja, Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu.

BACA JUGA  Jangan Lawan Zaman: Hidupkan Hobi, Ciptakan FOMO Positif untuk Remaja

Kini, api kembali muncul di Pos 3 jalur pendakian. Kondisi tersebut membuat keselamatan pendaki kembali menjadi perhatian. Pemerintah kecamatan sebelumnya telah menyarankan agar jalur pendakian ditutup sementara hingga kondisi kawasan dinyatakan aman.

Namun, kemunculan api dalam waktu yang berdekatan juga memunculkan pertanyaan mengenai penyebab kebakaran.

Keteledoran manusia menjadi salah satu kemungkinan yang perlu ditelusuri, baik dari aktivitas pendaki maupun kegiatan masyarakat di sekitar kawasan. Misalnya, sisa api yang tidak dipadamkan sempurna atau sumber api lain yang kemudian merambat ke vegetasi kering.

Di sisi lain, dugaan adanya unsur kesengajaan oleh oknum tertentu juga tidak bisa langsung disimpulkan maupun dikesampingkan sebelum ada hasil pemeriksaan. Hingga kini belum ada keterangan resmi yang mengarah kepada pendaki, warga, ataupun pihak tertentu sebagai penyebab kebakaran.

BACA JUGA  Potensi Ratusan Miliar, Retribusi Sampah Makassar Dinilai Belum Maksimal

Karena itu, penyebab pasti kebakaran masih menjadi pekerjaan bagi petugas untuk mengungkapnya melalui pemeriksaan di lokasi.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun kepastian mengenai luas area yang terbakar. Petugas masih melakukan pemantauan dan pemetaan.

Dua kali kebakaran dalam waktu berdekatan membuat tanda tanya semakin besar. Apakah ini murni kelalaian, faktor alam, atau ada tangan manusia di baliknya? Jawabannya masih menunggu penyelidikan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending