Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Sekda Sulsel Buka Sulsel Export Day 2025 di Makassar New Port

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi Sulsel Export Day 2025 di Terminal Petikemas Pelindo Makassar New Port (MNP), Selasa (11/11/2025). Acara ini mengangkat tema memperkuat peran Sulsel sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor yang berdaya saing nasional dan global.

Dalam sambutannya, Jufri menekankan pentingnya peran Makassar New Port sebagai pelabuhan strategis di kawasan Timur Indonesia, yang diharapkan mampu menurunkan biaya logistik sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang.

“Peran pelabuhan sangat vital karena berfungsi sebagai penghubung antara moda transportasi laut dan darat serta mendukung kegiatan ekonomi seperti ekspor, impor, dan distribusi barang secara nasional,” ujarnya.

BACA JUGA  Hari Jadi ke-704 Tahun, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Gowa

Jufri juga memaparkan potensi wilayah Sulsel yang beragam. Di Sidrap, pertumbuhan ekonomi didorong oleh sektor pertanian dan peternakan, sementara di Bulukumba dan Selayar, sektor unggulan meliputi perikanan tangkap dan wisata bahari.

Lebih lanjut, Pemprov Sulsel melalui visi Sulsel Maju dan Berkarakter menunjukkan komitmen pada transformasi ekonomi hijau, inklusif, dan resilien, termasuk penyusunan peta jalan ekonomi biru dan ekonomi hijau bersama seluruh pemangku kepentingan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kinerja ekonomi Sulsel triwulan III 2025, dengan nilai tambah perekonomian mencapai Rp196,97 triliun, tumbuh 5,01 persen year-on-year dan 3,37 persen quarter-to-quarter. Dari sisi perdagangan, nilai ekspor September 2025 tercatat US$ 133,36 juta, sementara impor US$ 105,76 juta, menghasilkan surplus neraca perdagangan US$ 27,60 juta di bulan tersebut dan US$ 482,98 juta secara kumulatif Januari–September 2025.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Hadirkan Layanan e-KTP di Lokasi Jalan Sehat Anti Mager HUT ke-356

“Kita menyadari persaingan ekonomi antarnegara sangat ketat, termasuk produk yang kita hasilkan bersaing dengan produk negara lain. Negara yang memiliki efisiensi, termasuk di pelabuhan, akan lebih unggul,” tegas Jufri.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat dan stakeholder, antara lain Wadankotaeral VI, Bupati Sidrap, Wakil Bupati Barru, Eksekutif Direktur PT Pelindo Regional 4 Abdul Aziz, General Manager Pelindo 4, Terminal Head TPK New Makassar, Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, serta Kapolresta Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti.

Sulsel Export Day 2025 menjadi momentum untuk menegaskan posisi Sulsel sebagai pusat logistik dan ekspor unggulan di Kawasan Timur Indonesia, sekaligus memacu efisiensi pelabuhan dan daya saing produk lokal di pasar global.

BACA JUGA  Serahkan SK 6.376 PPPK Pemprov Sulsel, Sudirman Singgung Kemungkinan Ada Perampingan
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Kontingen Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII Gorontalo

Published

on

Kitasulsel–GORONTALO – Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, 20–25 Juni 2026. Sulawesi Selatan berhasil meraih Juara I Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi, Juara I Lomba Asah Terampil, dan Juara I Lomba Yel-Yel.

Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi menonjol yang diraih Sulawesi Selatan dalam forum nasional yang mempertemukan petani, nelayan, pelaku agribisnis, penyuluh, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.

Keikutsertaan Sulawesi Selatan pada PENAS XVII mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang mendorong seluruh peserta untuk menampilkan potensi terbaik daerah di tingkat nasional.

Kirim 990 Peserta ke Gorontalo

Pada PENAS XVII, Sulawesi Selatan mengirimkan sebanyak 990 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha sektor pertanian dan perikanan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 491 peserta mengikuti program pemondokan di rumah-rumah warga Kelurahan Hotuo selama pelaksanaan kegiatan, sebagai bagian dari konsep kebersamaan dan pertukaran pengalaman yang menjadi ciri khas penyelenggaraan PENAS.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Luncurkan Program PKB, RSKD Gigi dan Mulut Turun Langsung Bantu Warga Pulau

Stand Sulsel Raih Predikat Terbaik

Prestasi utama Sulawesi Selatan diraih melalui Stand Pameran Agribisnis yang berhasil dinobatkan sebagai Juara I Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi setelah melalui proses penilaian oleh tim juri selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Stand Sulsel menampilkan berbagai komoditas unggulan daerah yang selama ini menjadi andalan sektor pertanian dan perkebunan, seperti beras organik, produk hortikultura, kopi Toraja, hingga cokelat Luwu.

Selain memamerkan produk unggulan, Sulawesi Selatan juga memperkenalkan sejumlah inovasi pertanian yang tengah dikembangkan, termasuk Program Mandiri Benih melalui pengembangan benih padi unggul dan varietas kentang yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Beragam aktivitas interaktif turut menjadi daya tarik pengunjung, di antaranya sesi peracikan dan pencicipan kopi serta cokelat yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta dan tamu yang berkunjung ke stand Sulsel.

Hasil Kolaborasi Seluruh Kontingen

BACA JUGA  Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Peran Strategis Gowa, Alokasikan Rp485 Miliar untuk Infrastruktur dan Layanan Publik

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang tergabung dalam kontingen Sulawesi Selatan.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh Kontingen Sulsel, mulai dari panitia PENAS, KTNA, pemerintah daerah, hingga para petani dan nelayan yang terus berinovasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Bustanul.

Menurutnya, keikutsertaan Sulsel dalam PENAS XVII tidak hanya menjadi sarana promosi komoditas unggulan daerah, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang terus bergerak menuju peningkatan nilai tambah dan daya saing

“Sulsel ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga bagaimana menghasilkan nilai tambah, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dominasi di Lomba Asah Terampil dan Yel-Yel

Selain meraih penghargaan sebagai Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi, Kontingen Sulawesi Selatan juga sukses menyabet Juara I Lomba Asah Terampil dan Juara I Lomba Yel-Yel.

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat eksistensi Sulawesi Selatan dalam forum nasional sekaligus membuka peluang yang lebih luas untuk mempromosikan komoditas unggulan daerah kepada peserta dan pemangku kepentingan dari berbagai provinsi.

BACA JUGA  Serahkan SK 6.376 PPPK Pemprov Sulsel, Sudirman Singgung Kemungkinan Ada Perampingan

PENAS selama ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pameran, tetapi juga wadah berbagi inovasi, pengalaman, teknologi, serta penguatan jejaring kerja sama antardaerah dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

Perkuat Posisi Sulsel sebagai Sentra Pangan Nasional

Prestasi yang diraih di Gorontalo menjadi indikator bahwa pembangunan sektor pertanian Sulawesi Selatan tidak hanya bertumpu pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan inovasi, perluasan akses pasar, dan peningkatan nilai tambah produk.

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pelaku pertanian dan perikanan untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan sektor pangan ke depan.

Dengan raihan tiga gelar juara pada PENAS XVII, Sulawesi Selatan semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu sentra pangan utama nasional yang mampu menghadirkan pertanian modern, produktif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Continue Reading

Trending