Kementrian Agama RI
Kursi Ketum NU Jadi Perhatian! Muktamar ke-35 Jadi Pertarungan Besar yang Menentukan Arah NU 5 Tahun ke Depan
KITASULSEL — JOMBANG — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai memasuki momentum penting di Jombang, Jawa Timur. Ribuan peserta dari berbagai daerah berkumpul dalam forum yang bukan hanya menjadi ajang evaluasi organisasi, tetapi juga menjadi panggung penentuan kepemimpinan NU untuk lima tahun ke depan.
Perhatian kini tertuju pada kursi Ketua Umum PBNU. Posisi tersebut akan menjadi salah satu keputusan paling penting dalam Muktamar karena pemimpin terpilih akan membawa NU menghadapi berbagai tantangan hingga periode 2031.
Selain Ketua Umum, Muktamar juga akan menentukan Rais Aam PBNU. Proses pemilihan dijadwalkan memasuki tahapan penting pada Sabtu (29/8/2026), setelah rangkaian pembahasan dan persidangan sebelumnya berlangsung.
Suasana menjelang pemilihan pun tak lepas dari sorotan. Isu dugaan intervensi dalam proses suksesi sempat mencuat dan membuat perhatian terhadap dinamika Muktamar semakin besar. Namun, isu tersebut belum dapat dianggap sebagai fakta tanpa adanya bukti atau keterangan resmi yang menguatkan.
Di luar persoalan kepemimpinan, Muktamar ke-35 juga membawa agenda yang cukup luas. Sejumlah persoalan keagamaan dan kebangsaan dibahas, termasuk isu teknologi dan kehidupan modern seperti penggunaan chip pada otak manusia, komersialisasi data DNA, tax credit zakat hingga status Bitcoin.
Berbagai isu tersebut menunjukkan bahwa tantangan NU ke depan tidak hanya berkaitan dengan persoalan internal organisasi. NU juga dituntut menentukan sikap terhadap perubahan sosial, teknologi, ekonomi dan persoalan keagamaan yang terus berkembang.
Karena itu, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua Umum dan Rais Aam akan memegang peran strategis dalam menentukan arah organisasi.
Muktamar ke-35 kini bukan sekadar soal siapa yang mendapatkan kursi pimpinan, tetapi juga visi apa yang akan dibawa dan keputusan seperti apa yang akan menentukan perjalanan NU selama lima tahun berikutnya.
Pertarungan menuju kursi Ketum menjadi perhatian, sementara keputusan akhirnya akan menjadi salah satu penentu wajah NU hingga 2031.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login