Luwu Timur
Dinsos PPPA Luwu Timur Lanjutkan Penyaluran Kartu ATM Lansia di Kecamatan Angkona
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Memasuki hari keempat penyaluran, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Luwu Timur kembali menyalurkan kartu ATM Lansia kepada para penerima manfaat, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Angkona, Jum’at (19/12/2025).
Program kartu ATM Lansia ini merupakan salah satu bentuk bantuan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang dirancang untuk mempermudah lansia dalam melakukan transaksi keuangan, baik melalui bank maupun layanan tarik tunai yang tersedia di kios-kios UMKM terdekat. Program ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih praktis dan aman bagi para lansia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran Menjangkau 8 Desa di Kecamatan Angkona
Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, menyampaikan bahwa penyaluran hari ini menyasar delapan desa di Kecamatan Angkona, yakni Desa Wanasari, Balirejo, Tawakua, Solo, Lamaeto, Watangpanua, Maliwowo, dan Tampinna.
“Dengan adanya penyaluran kartu lansia yang diluncurkan oleh Bapak Bupati ini, tentu memiliki dampak yang sangat positif bagi orang tua kita atau bagi para lansia di Kecamatan Angkona,” ujar Camat Putu Gede.
Ia menambahkan, program ini juga bertujuan untuk mempermudah lansia mengakses dana bantuan secara langsung dan mandiri, sehingga tidak lagi bergantung pada perantara.
Penerima Manfaat Merasa Terbantu
Salah satu penerima manfaat, Oma Intan (80), mengaku sangat terbantu dengan adanya kartu ini. Ia menyebut bantuan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk membeli obat-obatan.
“Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Dana ini bisa saya pakai untuk membeli kebutuhan rumah tangga dan obat-obatan. Terimakasih Bapak Bupati dan Ibu Wakil, semoga ini terus berlanjut,” ungkap Oma Intan dengan haru.
Dukungan Pemerintah untuk Lansia
Program penyaluran kartu ATM bagi lansia ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Luwu Timur untuk meningkatkan kesejahteraan lansia melalui kemudahan akses bantuan sosial. Dinsos PPPA memastikan bahwa penyaluran akan terus dilanjutkan hingga semua lansia penerima manfaat di Kabupaten Luwu Timur menerima kartu mereka.
Dengan langkah ini, Pemkab Luwu Timur berkomitmen untuk meringankan beban ekonomi lansia dan memastikan mereka tetap dapat hidup mandiri, sejahtera, dan layak dihargai sebagai bagian dari masyarakat.
Penyaluran yang terorganisir dengan baik ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, yang berharap program serupa dapat terus diperluas dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Luwu Timur
Potongan TBS Naik Jadi 4,5 Persen, Ketua Koperasi KIM: Petani Jangan Dijadikan Korban
KITASULSEL—LUWU TIMUR – Kebijakan kenaikan potongan Tandan Buah Segar (TBS) yang diterapkan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Teguh Wira Pratama (TWP) menuai sorotan keras dari kalangan petani sawit. Potongan yang sebelumnya berada pada kisaran 2,5 hingga 3,5 persen kini disebut telah meningkat menjadi 4,5 persen, sehingga dinilai semakin membebani petani.
Ketua Koperasi KIM, Mudatsir Musmian, secara tegas mengecam kebijakan tersebut karena dianggap tidak memiliki dasar yang jelas dan bertentangan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit.
Menurut Mudatsir, pemerintah pusat saat ini tengah mendorong perbaikan tata niaga dan peningkatan pendapatan petani melalui berbagai kebijakan strategis. Namun, di saat harga sawit mulai menunjukkan perbaikan, justru muncul kebijakan kenaikan potongan yang dinilai merugikan petani.
“Kami sangat menyayangkan keputusan PKS PT TWP yang menaikkan potongan TBS hingga 4,5 persen. Sampai hari ini, pihak pabrik tidak pernah menyampaikan secara terbuka dasar perhitungan maupun landasan kebijakan tersebut kepada petani maupun mitra koperasi,” tegas Mudatsir, Selasa (10/6/2026).
Ia menjelaskan, selama ini potongan TBS yang diberlakukan masih berada pada kisaran 2,5 hingga 3,5 persen. Namun, kenaikan menjadi 4,5 persen dianggap tidak wajar karena tidak disertai transparansi dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kenaikan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan petani. Jangan sampai muncul anggapan bahwa kebijakan ini hanya akal-akalan untuk mengurangi harga yang diterima petani. Sebab, ketika harga sawit mulai membaik, justru potongan dinaikkan tanpa penjelasan yang jelas,” ujarnya.
Sebagai organisasi yang bermitra langsung dengan petani sawit, Koperasi KIM menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut dan meminta agar setiap perubahan yang berdampak terhadap pendapatan petani dilakukan secara terbuka serta berdasarkan aturan yang jelas.
Mudatsir menilai kenaikan potongan sebesar 4,5 persen akan berdampak langsung terhadap berkurangnya pendapatan petani. Kondisi ini dinilai semakin memberatkan karena petani saat ini juga menghadapi tingginya biaya produksi, mulai dari harga pupuk, biaya perawatan kebun, hingga biaya operasional panen.
“Kebijakan ini sangat merugikan petani. Jika memang ada alasan teknis atau regulasi yang menjadi dasar kenaikan potongan, maka pihak pabrik wajib menyampaikan secara terbuka kepada publik. Transparansi adalah hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan kecurigaan dan keresahan di kalangan petani,” katanya.
Koperasi KIM juga mendesak manajemen PKS PT TWP untuk segera memberikan penjelasan resmi terkait dasar hukum, metode perhitungan, serta alasan kenaikan potongan TBS tersebut. Selain itu, pihaknya meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai berpotensi merugikan petani.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar hak-hak petani tetap terlindungi. Jangan sampai petani menjadi pihak yang selalu menanggung beban dari setiap kebijakan yang tidak transparan,” tutup Mudatsir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PKS PT Teguh Wira Pratama (TWP) belum memberikan keterangan resmi terkait alasan kenaikan potongan TBS hingga 4,5 persen tersebut.
-
Nasional12 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login