Dinas Perpustakaan Makassar
Belajar Sains Lewat Eksperimen di Perpustakaan, Ada Science Center di Makassar
KITASULSEL — MAKASSAR — Perpustakaan biasanya identik dengan rak buku dan aktivitas membaca. Namun di Makassar, masyarakat bisa menemukan pengalaman belajar yang berbeda. Sains bisa dipelajari lewat eksperimen dan alat peraga langsung di dalam lingkungan perpustakaan.
Fasilitas tersebut tersedia melalui Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) atau Science Center yang berada di kompleks Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.
Tempat ini menjadi salah satu pilihan edukasi bagi anak-anak maupun keluarga yang ingin mengenalkan ilmu pengetahuan dengan cara yang lebih menyenangkan.
Sebelumnya, sekitar 50 siswa kelas 3 dan 4 SD Negeri Kumala Makassar berkunjung ke lokasi tersebut pada Kamis (27/8/2026). Mereka tidak hanya membaca, tetapi juga diajak melihat dan mencoba berbagai eksperimen sains.
Beberapa eksperimen yang diperkenalkan antara lain Air Ajaib yang Tidak Tumpah, Kantong Plastik Antibocor dan Gelas Terbalik. Setelah melihat demonstrasi, siswa juga dapat mencoba sejumlah alat peraga interaktif.
Ada Tebak Tanggal Lahir, Harpa Tanpa Dawai, Energi dan Daya hingga Gyro Extreme.
Melalui alat tersebut, konsep sains yang biasanya hanya dipelajari lewat teori dibuat lebih mudah dipahami karena pengunjung dapat melihat langsung bagaimana suatu fenomena terjadi.
Salah satu yang menarik adalah Gyro Extreme, yang memberikan pengalaman seperti simulasi astronot sekaligus memperkenalkan prinsip gyroscope, yaitu kemampuan benda berputar untuk mempertahankan orientasinya.
Bisa Jadi Pilihan Wisata Edukasi
Yang menarik, fasilitas ini bukan hanya untuk rombongan sekolah. Masyarakat umum juga dapat memanfaatkannya sebagai ruang belajar dan wisata edukasi bersama anak.
Science Center PP-IPTEK berada di kompleks Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Alauddin KM 7, Talasalapang, Makassar, tepat di depan Unismuh.
Jam layanan yang tercantum saat ini Senin–Jumat pukul 08.00–16.30 WITA.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat mencari dan membaca buku. Masyarakat juga bisa mendapatkan pengalaman belajar melalui teknologi, eksperimen dan alat peraga.
Bagi orang tua, tempat ini bisa menjadi alternatif untuk mengajak anak belajar di luar kelas tanpa harus membuat kegiatan terasa seperti sedang belajar.
Karena terkadang, cara paling mudah memahami sains bukan hanya dengan membaca penjelasannya, tetapi dengan melihat, menyentuh dan mencoba sendiri.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login