Connect with us

Dinas Lingkungan hidup Makassar

Mahasiswa UNM Tanam 1.000 Pohon di Gowa untuk Lawan Krisis Lingkungan

Published

on

KITASULSEL — GOWA — Kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu dimulai dari kampanye besar. Di tangan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), kepedulian itu justru berangkat dari sesuatu yang selama ini identik dengan kata-kata: sastra.

Melalui program “Sastra Hijau Sedang Tumbuh”, Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) DEMA JBSI FBS UNM menggabungkan kelas penulisan dengan aksi penghijauan di kawasan Mawang, Kabupaten Gowa.

Kegiatan yang berlangsung 28–29 Agustus 2026 tersebut tidak berhenti pada diskusi mengenai kerusakan lingkungan dan perubahan iklim. Mahasiswa juga turun langsung melakukan penanaman pohon dengan target sekitar 1.000 bibit.

Gagasan utama kegiatan ini adalah membawa isu lingkungan dari ruang tulisan ke ruang nyata.

Pada hari pertama, peserta mengikuti kelas penulisan yang membahas bagaimana persoalan ekologis dapat diangkat menjadi narasi sastra. Peserta juga mendapatkan materi mengenai penulisan lingkungan, pembangunan narasi, hingga bedah film yang berkaitan dengan isu ekologis.

BACA JUGA  Sulsel Raih Predikat Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik, Prof Zudan Apresiasi PPID seluruh OPD

Pendekatan tersebut dikenal sebagai ekokritik, yakni cara melihat hubungan antara karya sastra, manusia dan lingkungan.

Namun bagi mahasiswa penyelenggara, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup jika hanya berhenti dalam tulisan.

Ketua Umum HMPS Sasindo DEMA JBSI FBS UNM, Aliyah Rusyaehda Adnan, mengatakan penanaman pohon dipilih agar kepedulian mahasiswa tidak berhenti pada pembicaraan atau karya tulis.

Menurutnya, keberadaan pohon menjadi semakin penting di tengah kondisi kemarau. Penanaman juga dipandang sebagai langkah sederhana yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan sekitar.

Karena itu, pada Sabtu (29/8), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon di kawasan Mawang, Gowa.

Target sekitar 1.000 bibit tersebut menjadi bagian paling nyata dari gagasan “Sastra Hijau”. Jika tulisan berfungsi membangun kesadaran, maka pohon yang ditanam menjadi bentuk tindakan yang bisa dilihat dan dirawat dalam jangka panjang.

BACA JUGA  HUT Korpri, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Ziarahi Makam Ulama, Raja dan Sultan Hasanuddin

Bagi mahasiswa, pendekatan ini juga mencoba mengubah cara pandang terhadap sastra.

Sastra tidak hanya diposisikan sebagai karya yang selesai setelah dibaca. Ia dapat menjadi media untuk mengangkat persoalan yang terjadi di sekitar masyarakat, termasuk perubahan iklim, kerusakan lingkungan, sampah dan persoalan ekologis lainnya.

Dari sana, tulisan diharapkan tidak hanya membuat pembaca berpikir, tetapi juga mendorong munculnya tindakan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilengkapi dengan peluncuran buku, musikalisasi puisi dan penutupan program.

Yang menarik, gerakan seperti ini tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Menanam satu pohon mungkin tidak langsung menyelesaikan persoalan perubahan iklim. Tetapi ketika dilakukan bersama-sama dan diikuti kebiasaan merawat lingkungan, langkah kecil tersebut dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih panjang.

BACA JUGA  Berhasil Kendalikan Inflasi, Pemprov Sulsel Bersama 24 Kabupaten Kota Telah Lakukan GPM di 574 Titik

Pesan itulah yang ingin dibawa mahasiswa UNM melalui Sastra Hijau.

Mereka menulis tentang lingkungan, lalu turun langsung menanam untuk lingkungan.

Di tengah persoalan ekologis yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya urusan pemerintah atau aktivis.

Mahasiswa, sekolah, komunitas hingga masyarakat umum bisa mengambil bagian dari hal paling sederhana: mengurangi sampah, menjaga tanaman, menanam pohon dan tidak membiarkan kepedulian berhenti sebagai wacana.

Sebab pada akhirnya, kata-kata tentang menyelamatkan lingkungan akan jauh lebih berarti ketika ada tindakan nyata yang mengikutinya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending