POLITIK
Appi Gerak Cepat Konsolidasi Demokrat Sulsel, Target Rampungkan Kepengurusan dalam 30 Hari
KITASULSEL–MAKASSAR – Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi mulai mempersiapkan langkah konsolidasi setelah ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel). Wali Kota Makassar tersebut memiliki waktu 30 hari untuk merampungkan struktur kepengurusan bersama tim formatur setelah mendapatkan penetapan resmi.
Hal itu disampaikan Appi kepada wartawan di Hotel Claro Makassar, Sabtu (24/10/2026). Ia mengatakan, waktu yang diberikan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyusun kepengurusan sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai.
“Tadi disampaikan ada 30 hari, 30 hari waktu yang diberikan untuk menyusun kepengurusan bersama dengan formatur yang dibuat,” ujar Appi.
Menurutnya, konsolidasi menjadi agenda penting yang perlu segera dilakukan agar Demokrat Sulsel dapat bergerak lebih cepat dalam mempersiapkan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
Appi menilai, dinamika politik yang terus berkembang menuntut setiap partai untuk memperkuat struktur organisasi dan mempersiapkan strategi kerja secara terukur. Ia menyebut sejumlah partai politik telah lebih dahulu menyelesaikan konsolidasi di tingkat provinsi.
“Nah ini harus dimaksimalkan, kenapa? Kita harus berpacu dengan waktu untuk segera melakukan konsolidasi. Semua partai politik sudah hampir melakukan itu dengan cepat, sehingga kita juga harus mulai memetakan sesuai dengan perancangan kerja yang sudah kita submit ke DPP,” katanya.
Ia menegaskan, penyusunan kepengurusan tidak hanya berkaitan dengan penempatan kader dalam struktur organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kekuatan partai untuk menghadapi Pemilu 2029.
Appi Siap Beradaptasi dan Gali Potensi Kader Demokrat
Setelah berpindah dari Partai Golkar ke Partai Demokrat, Appi mengaku optimistis dapat beradaptasi dengan lingkungan organisasi yang baru.
Ia menyebut proses pengenalan terhadap karakter organisasi, komunikasi internal, serta pemetaan potensi kader akan menjadi bagian penting dalam tahap awal kepemimpinannya di Demokrat Sulsel.
Menurutnya, setiap organisasi memiliki dinamika dan budaya kerja tersendiri yang perlu dipahami agar proses konsolidasi dapat berjalan efektif.
“Akan ada proses sosialisasi yang kita lakukan dan biasanya perilaku organisasi di dalam sebuah organisasi baru ya harus saling menggunakan satu dengan yang lain untuk melihat bagaimana atmosfer organisasi ini,” katanya.
Appi menambahkan, bergabung dengan organisasi baru bukan pengalaman yang sepenuhnya asing baginya. Karena itu, ia ingin melihat berbagai potensi yang dimiliki kader Demokrat Sulsel untuk kemudian dikembangkan secara bersama-sama.
“Menurut saya masuk ke dalam organisasi baru bukan hal yang baru buat saya dan kita akan mencoba melihat bagaimana potensi-potensi yang bisa kita gali secara bersama-sama,” sambungnya.
Ia berharap proses adaptasi dan konsolidasi tersebut dapat membangun kerja sama yang solid di antara pengurus, kader, dan seluruh elemen partai.
Dengan struktur organisasi yang terencana, Demokrat Sulsel diharapkan mampu menjalankan program kerja secara lebih terarah sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi kontestasi politik pada 2029.
Pengurus Lama Berpeluang Kembali Diakomodasi
Dalam penyusunan kepengurusan baru, Appi juga membuka peluang untuk mengakomodasi pengurus lama. Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak kader senior menjadi pertimbangan penting dalam menentukan komposisi struktur organisasi.
Ia menegaskan, penempatan kader akan mempertimbangkan kemampuan, pengalaman, serta bidang yang sesuai dengan keahlian masing-masing.
“Ya pasti kita akan melihat posisinya, artinya menempatkan orang dalam posisi-posisi tertentu. Pengurus lama punya beberapa pasti kelebihan-kelebihan yang harus kita perhatikan dengan pengalaman yang ada, dengan jam terbang tentu ini menjadi perhatian kita dalam rangka nanti proses penyusunan struktur organisasi yang baru,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penyusunan kepengurusan Demokrat Sulsel akan mempertimbangkan perpaduan antara pengalaman pengurus sebelumnya dan potensi kader yang dapat dikembangkan untuk memperkuat organisasi.
Meski demikian, susunan final kepengurusan masih harus melalui proses pembahasan bersama tim formatur dan mendapatkan pengesahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Appi Raih Dukungan Seluruh Pemilik Suara Musda
Sebelumnya, Munafri Arifuddin disepakati sebagai calon tunggal Ketua Demokrat Sulsel dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Claro Makassar, Jumat (23/10/2026) malam.
Dalam rapat pleno Musda tersebut, Appi memperoleh dukungan dari seluruh 27 pemilik suara, yang terdiri atas 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan tiga organisasi sayap partai.
Hasil tersebut menjadi dasar untuk mengusulkan Appi kepada DPP Partai Demokrat guna memperoleh pengesahan lebih lanjut.
Anggota Steering Committee (SC) Musda Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis, sebelumnya membenarkan penetapan tersebut.
“Musda sudah selesai tadi malam dengan penetapan calon ketua tunggal Bapak Munafri Arifuddin,” ujar Andi Januar , Sabtu (24/10/2026).
Setelah pelaksanaan Musda selesai, hasil forum akan diserahkan kepada DPP Partai Demokrat untuk diproses sesuai mekanisme organisasi.
Formatur yang nantinya disahkan akan memiliki waktu 30 hari untuk menyelesaikan penyusunan struktur kepengurusan Demokrat Sulsel.
“Selanjutnya hasil musda akan diserahkan ke DPP untuk mendapat pengesahan. Formatur akan diberi waktu 30 hari merampungkan kepengurusan setelah ditetapkan,” jelasnya.
Dengan dukungan seluruh pemilik suara Musda tersebut, proses selanjutnya menjadi momentum bagi Appi untuk menyusun formasi kepengurusan dan memperkuat konsolidasi internal partai.
Fokus pada pembenahan organisasi, pemetaan potensi kader, serta penyusunan program kerja akan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Demokrat Sulsel menghadapi Pemilu 2029.
Namun, penetapan sebagai calon tunggal dalam Musda belum sama dengan pengesahan sebagai ketua definitif. Keputusan akhir tetap menunggu proses pengesahan dari DPP Partai Demokrat sesuai mekanisme organisasi.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login