Connect with us

Pasca Cuti Lebaran,Inflasi Melandai Namun Tetap Waspada Terhadap Pengaruh Kebijakan Dan Iklim

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Pada Mei 2023 maupun triwulan II 2023, inflasi diprakirakan terus melandai seiring dengan normalisasi permintaan masyarakat dan upaya pengendalian inflasi yang terus dilakukan. Namun demikian, terdapat beberapa risiko inflasi yang perlu mendapatkan perhatian, antara lain:

a. Dampak kebijakan kenaikan tarif cukai rokok 2023 di awal tahun
b. Dampak kenaikan UMP 2023 yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya
c. Risiko El-Nino selama tahun 2023

Tekanan inflasi gabungan 5 Kota IHK Sulsel melambat. Pada April 2023, gabungan 5 Kota IHK di Sulsel mengalami inflasi 0,20% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,75% (mtm) dan dibandingkan Nasional yang mengalami inflasi 0,33% (mtm). Secara tahunan, inflasi gabungan 5 kota IHK di Sulsel tercatat 4,81% (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 5,86% (yoy).

Berdasarkan kelompok komoditas, inflasi gabungan 5 kota IHK di Sulsel didorong oleh Kelompok Transportasi (0,88%; mtm), Kelompok Pakaian dan Alas Kaki (0,77%; mtm), serta Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa lainnya (0,44%; mtm).

Kenaikan tarif angkutan udara terjadi di hampir seluruh rute penerbangan, sejalan dengan peningkatan permintaan pada periode libur sekolah dan cuti Hari Raya Idul Fitri, meski di tengah penurunan harga avtur. HBKN Idul Fitri juga mendorong permintaan terhadap pakaian jadi, makanan, dan perhiasan.

Secara lebih rinci, komoditas utama yang mencatatkan inflasi pada April 2023, yaitu:
a. Angkutan Udara (andil 0,074% mtm)
b. Beras (andil 0,056% mtm)
c. Emas Perhiasan (andil 0,032% mtm)
d. Angkutan Antar Kota (andil 0,032% mtm)
e. Udang Basah (andil 0,027% mtm)

Di sisi lain, inflasi tertahan oleh penurunan harga komoditas-komoditas bahan makanan berikut:
a. Cabai Rawit (andil -0,098% mtm)
b. Kangkung (andil -0,038% mtm)
c. Bayam (andil -0,033% mtm)
d. Kacang Panjang (andil -0,031% mtm)
e. Cabai Merah (andil -0,026% mtm)
Penurunan harga pada aneka cabai serta sayuran terjadi seiring menurunnya curah hujan di tengah musim panen raya hortikultura.

Secara spasial, 5 kota penghitung IHK di Sulsel pada April 2023 seluruhnya mengalami inflasi yang melandai dibandingkan bulan Maret 2023. Inflasi tertinggi tercatat di Kota Palopo (0,31%; mtm) dan terendah di Kab. Bulukumba (0,19%; mtm). Kota Makassar, sebagai kota penghitung inflasi dengan bobot konsumsi tertinggi di Sulsel, mengalami inflasi 0,20% (mtm).

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending