Luwu Timur
Peringati HUT DWP ke-25, Songsong Indonesia Emas 2045
Kitasulsel–LUWUTIMUR Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Setdakab Lutim, Andi Juana Fachruddin menghadiri Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-25 Tahun 2024, dengan tema “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan dirangkaikan dengan seminar kesehatan oleh dr. Amelia sebagai narasumber, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Lutim, Kamis (12/12/2024).
Turut hadir, Ketua DWP Vertikal Kabupaten Lutim, pengurus DWP Kabupaten Lutim, para Ketua DWP Unit OPD, para Ketua DWP Kecamatan se-Kabupaten Lutim.
Mengawali sambutannya, Andi Juana menuturkan bahwa, DWP memiliki tanggung jawab besar sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia emas ditahun 2045 mendatang.
“DWP memiliki berbagai peranan penting dalam mewujudkan indonesia emas di tahun 2045 nantinya. Dimana DWP bertanggung jawab dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, meningkatkan inovasi dan kolaborasi, serta membangun generasi masa depan yang berkualitas,” tutur Juana.
Olehnya itu, Juana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi DWP dalam menjalankan berbagai program yang bermanfaat.
“Saya berkomitmen untuk terus mendukung program-program DWP yang berdampak nyata bagi masyarakat,” pugkasnya.
Ia berharap, pada momentum ini dapat meningkatkan sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat demi mewujudkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
“Saya juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus bekerja keras, berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” harap Juana.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Lutim, Hj. Masrah Bahri mengungkapkan, perjalanan Panjang selama 25 tahun ini telah mengukuhkan DWP sebagai organisasi istri ASN, yang tidak hanya menguatkan silaturahmi, namun juga menjadi mitra yang tangguh dalam mendukung pembangunan nasional.
“Menjadi komitmen kita untuk terus memperkokoh pondasi organisasi dalam menghadapi perkembangan zaman, hal ini penting karena untuk mencapai visi besar Indonesia emas 2045, sebuah negara maju, sejahtera, dan berdaya saing global, kita perlu memastikan organisasi yang kuat dan adaptif,” ungkap Hj. Masrah Bahri.
Istri Sekda Lutim ini juga mengungkapkan, untuk menuju Indonesia emas 2045, DWP akan terus berusaha membangun kapasitas perempuan Indonesia, terutama anggota dan keluarga ASN agar semakin berdaya dan berperan aktif dalam berbagai sektor kehidupan.
“Marilah kita berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan, saling menguatkan, dan terus belajar agar DWP menjadi organisasi yang mempu memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian indonesia emas ditahun 2045,” tutup Hj. Masrah. (*)
Luwu Timur
Potongan TBS Naik Jadi 4,5 Persen, Ketua Koperasi KIM: Petani Jangan Dijadikan Korban
KITASULSEL—LUWU TIMUR – Kebijakan kenaikan potongan Tandan Buah Segar (TBS) yang diterapkan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Teguh Wira Pratama (TWP) menuai sorotan keras dari kalangan petani sawit. Potongan yang sebelumnya berada pada kisaran 2,5 hingga 3,5 persen kini disebut telah meningkat menjadi 4,5 persen, sehingga dinilai semakin membebani petani.
Ketua Koperasi KIM, Mudatsir Musmian, secara tegas mengecam kebijakan tersebut karena dianggap tidak memiliki dasar yang jelas dan bertentangan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit.
Menurut Mudatsir, pemerintah pusat saat ini tengah mendorong perbaikan tata niaga dan peningkatan pendapatan petani melalui berbagai kebijakan strategis. Namun, di saat harga sawit mulai menunjukkan perbaikan, justru muncul kebijakan kenaikan potongan yang dinilai merugikan petani.
“Kami sangat menyayangkan keputusan PKS PT TWP yang menaikkan potongan TBS hingga 4,5 persen. Sampai hari ini, pihak pabrik tidak pernah menyampaikan secara terbuka dasar perhitungan maupun landasan kebijakan tersebut kepada petani maupun mitra koperasi,” tegas Mudatsir, Selasa (10/6/2026).
Ia menjelaskan, selama ini potongan TBS yang diberlakukan masih berada pada kisaran 2,5 hingga 3,5 persen. Namun, kenaikan menjadi 4,5 persen dianggap tidak wajar karena tidak disertai transparansi dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kenaikan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan petani. Jangan sampai muncul anggapan bahwa kebijakan ini hanya akal-akalan untuk mengurangi harga yang diterima petani. Sebab, ketika harga sawit mulai membaik, justru potongan dinaikkan tanpa penjelasan yang jelas,” ujarnya.
Sebagai organisasi yang bermitra langsung dengan petani sawit, Koperasi KIM menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut dan meminta agar setiap perubahan yang berdampak terhadap pendapatan petani dilakukan secara terbuka serta berdasarkan aturan yang jelas.
Mudatsir menilai kenaikan potongan sebesar 4,5 persen akan berdampak langsung terhadap berkurangnya pendapatan petani. Kondisi ini dinilai semakin memberatkan karena petani saat ini juga menghadapi tingginya biaya produksi, mulai dari harga pupuk, biaya perawatan kebun, hingga biaya operasional panen.
“Kebijakan ini sangat merugikan petani. Jika memang ada alasan teknis atau regulasi yang menjadi dasar kenaikan potongan, maka pihak pabrik wajib menyampaikan secara terbuka kepada publik. Transparansi adalah hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan kecurigaan dan keresahan di kalangan petani,” katanya.
Koperasi KIM juga mendesak manajemen PKS PT TWP untuk segera memberikan penjelasan resmi terkait dasar hukum, metode perhitungan, serta alasan kenaikan potongan TBS tersebut. Selain itu, pihaknya meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai berpotensi merugikan petani.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar hak-hak petani tetap terlindungi. Jangan sampai petani menjadi pihak yang selalu menanggung beban dari setiap kebijakan yang tidak transparan,” tutup Mudatsir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PKS PT Teguh Wira Pratama (TWP) belum memberikan keterangan resmi terkait alasan kenaikan potongan TBS hingga 4,5 persen tersebut.
-
Nasional12 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login