Nasional
Hari Pahlawan 2026, Prabowo Terima Rekomendasi Tokoh yang Dinilai Layak Menyandang Gelar Pahlawan Nasional
KITASULSEL — MAKASSAR — Menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November 2026, pemerintah mulai mematangkan proses penetapan tokoh-tokoh yang dinilai berjasa besar bagi bangsa dan negara. Presiden Prabowo Subianto menerima rekomendasi calon penerima gelar Pahlawan Nasional dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Momentum ini kembali mengingatkan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan kesempatan untuk mengenang perjuangan para tokoh yang telah memberikan pengorbanan besar bagi Indonesia.
Fadli Zon, yang juga menjabat Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), menyampaikan bahwa rekomendasi tersebut merupakan hasil penelitian dan pengkajian yang dilakukan melalui beberapa tahapan.
Proses pengusulan melibatkan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, serta Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di lingkungan Kementerian Sosial.
Hasil kajian tersebut kemudian dibahas melalui sidang Dewan GTK sebelum disampaikan kepada Presiden untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan gelar.
Hari Pahlawan dan Pentingnya Mengingat Jasa Para Tokoh
Peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November memiliki akar sejarah dari pertempuran Surabaya pada 1945. Peristiwa tersebut menjadi salah satu simbol keberanian rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.
Namun, perjuangan bangsa tidak hanya berlangsung di Surabaya. Berbagai daerah turut melahirkan tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi besar dalam melawan penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan.
Sulawesi Selatan menjadi salah satu wilayah yang memiliki catatan sejarah perjuangan panjang. Nama Sultan Hasanuddin, Arung Palakka, hingga sejumlah tokoh pergerakan dan pejuang dari tanah Bugis-Makassar menjadi bagian dari perjalanan sejarah daerah ini.
Karena itu, momentum Hari Pahlawan juga menjadi pengingat pentingnya mengenalkan sejarah perjuangan daerah kepada generasi muda.
Bukan Sekadar Gelar, tetapi Warisan Nilai Perjuangan
Pemberian gelar Pahlawan Nasional bukan proses otomatis setelah sebuah nama diusulkan. Setiap calon harus melalui mekanisme penelitian, pengkajian, dan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku.
Publik kini menantikan keputusan resmi Presiden mengenai tokoh-tokoh yang akan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional tahun ini.
Lebih dari sekadar penghargaan, pengakuan terhadap jasa para pahlawan diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari pengorbanan, keberanian, dan persatuan berbagai elemen bangsa.
Di tengah tantangan zaman, semangat Hari Pahlawan 2026 mengajak masyarakat untuk meneruskan perjuangan melalui kontribusi nyata, menjaga persatuan, serta membangun Indonesia sesuai peran masing-masing.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login