Momentum Bulan Imunisasi Anak Nasional,Puskesmas Tabaringan Laksanakan Imunisasi Campak Dan Rubella Bagi Siswa(i)UPT SPF SDI Tabaringan

Kitasulsel—Makassar—– Tenaga Kesehatan Puskesmas Tabaringan Ujung Tanah, melaksanakan Imunisasi Campak dan Rubella bagi siswa – siswi UPT SPF SDI. Tabaringan Kec. Ujung Tanah, Kota Makassar. Senin (30/05/22) Pagi.
Imunisasi bagi siswa ini, merupakan program nasional yang bertujuan untuk menambah atau meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit atau virus.

Via WhatsApp. Kepada awak media, Hj. Hasni Baji. S, Pd. Selaku kepala sekolah mengatakan, bahwa di gelarnya imunisasi ini, dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).
Menurutnya, Campak dan Rubella, merupakan suatu jenis penyakit infeksi yang dapat menular melalui saluran pernapasan yang di sebabkan oleh adanya virus.

Sehingga dengan pemberian Imunisasi ini, di harapkan siswa dapat terhindar dari jenis penyakit yang resiko penularannya sangat besar kepada mereka yang belum di imunisasi.

DISKOMINFO KAB SIDRAP
Bupati Sidrap Serahkan LKPD Unaudited 2024 ke BPK Sulsel

Kirasulsel–MAKASSAR Pemerintah Kabupaten Sidrap secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Kamis (27/3/2025).
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyerahkan langsung laporan tersebut kepada Kepala Perwakilan BPK RI Sulsel, Winner Franky Halomoan Manalu, di Kantor BPK RI Sulsel, Makassar.

Penyerahan ini turut disaksikan Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, yang juga menyerahkan LKPD Unaudited Pemprov Sulsel ke BPK.
Hadir dalam acara ini Ketua DPRD Sidrap, H. Takyuddin Masse, Pj. Sekda Sidrap, Andi Rahmat Saleh, serta sejumlah pejabat Pemkab Sidrap terkait.

Bupati Syaharuddin menegaskan, penyampaian LKPD ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Sidrap dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Diketahui, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited harus diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir, yaitu pada akhir Maret tahun berikutnya.
Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, yang mengatur bahwa setiap pemerintah daerah wajib menyampaikan laporan keuangan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Setelah diserahkan, BPK akan melakukan audit dan memberikan opini atas laporan tersebut. (*)
-
Politics6 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
9 bulan ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
1 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
10 bulan ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
-
2 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
You must be logged in to post a comment Login