Connect with us

Ratusan Jamaah Umrah An Nur Travel dan JRW Berkumpul Di Mekka,CEO PT An Nur Maarif:500an Jamaah Lagi Persiapan Keberangkatan,Doakan Lancar Semua

Published

on

Kitasulsel—-Sidrap—-Biro Penyelenggara Haji dan Umrah PT An Nur Maarif(An Nur Travel-JRW)semakin mengukuhkan diri sebagai travel umrah pilihan utama masyarakat Sulsel,tidak tanggung2 hingga saat ini,travel umrah yang berkantor pusat di kabupaten sidrap ini mampu memberangkatkan ribuan jamaah hanya dalam sepekan.

Dari data keberangkatan yang di terima media Kitasulsel,jumlah jamaah yang saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah di tanah suci dengan menggunakan bendera An nur travel dan JRW sudah mencapai 400an jamaah.

 

CEO PT An Nur Maarif Indonesia H Bunyamin Yapid LC MA saat di konfirmasi hal tersebut membenarkan tingkat antusiasme masyarakat berumrah dengan menggunakan jasa an nur travel dan JRW.

“Alhamdulillah,saat ini saya bersama beberapa grup An Nur dan JRW  sedang berada di tanah suci,grup ini ter agenda pekan lalu,dan insya Allah saat ini juga di tanah air sementara proses keberangkatan kurang lebih 500an jamaah,urai Ustadz Yamin sapaan akrab mantan ketua panitia muktamar nasional As’adiyah.

Lebih lanjut Bunyamin Yapid menambahkan bahwa di awal tahun 2023 akan ada grup dengan jumlah jamaahnya lebih dari 400 jamaah.

“InsyaAllah awal tahun ini kita punya grup dengan jamaah jamaah 400 orang Lebih,dan di berangkatkan dengan sekali penerbangan kerna kita booking seat satu pesawat,di bulan Februari  juga demikian,kita booking 1 atau 2 pesawat untuk grup umrah bersama Ustadz Abdul Somad,Semoga di lancarkan semua,mohon doa doa ta semua,jelas Bunyamin Yapid.

 

Di kesempatan yang sama Dosen di sekolah tinggi Islam sidrap ini juga menambahkan bahwa animo minat jamaah umrah dengan An Nur Travel dan JRW pasca pandemi covid memang cukup tinggi,antusias tersebut bukan semata mata pelayan kami yang baik akan tetapi tingkat ekonomi masyarakat juga yang mulai stabil serta semakin pandainya calon jamaah memilih travel dalam beribadah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Sosialisasikan Penempatan PMI Aman, Tekan Risiko Perdagangan Orang

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi menggelar sosialisasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Sidrap, Kelurahan Majeling, Kecamatan Maritengngae, dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait prosedur pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri secara legal dan aman.

Langkah tersebut diambil untuk meminimalisasi risiko perdagangan orang serta praktik eksploitasi tenaga kerja yang kerap terjadi akibat penempatan ilegal.

Acara dibuka oleh Bupati Sidrap yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Sudarmin, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Nakertrans, Adli Lukman.

Turut hadir Plt. Kepala BP3MI Sulawesi Selatan, Darma Saputra, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sirajuddin, serta Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Nakertrans Syahrul Mubarak.

Dalam sambutannya, Sudarmin menegaskan bahwa sosialisasi ini memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman komprehensif kepada masyarakat terkait prosedur yang benar, hak dan kewajiban, serta berbagai risiko yang mungkin dihadapi saat bekerja di luar negeri.

“Kita ingin memastikan masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang yang berminat bekerja ke luar negeri dapat melakukannya secara aman, legal, dan terampil. Hal ini penting agar mereka terhindar dari praktik penempatan ilegal yang merugikan bahkan membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Sidrap dalam meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat terkait prosedur penempatan PMI, serta memperkuat koordinasi dengan instansi berwenang dalam pengawasan dan perlindungan tenaga kerja.

“Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kompetensi calon PMI melalui berbagai pelatihan kerja, sekaligus memberikan pendampingan bagi purna PMI agar mereka mampu mencapai kemandirian secara ekonomi,” tambah Sudarmin.

Sementara itu, Darma Saputra menyampaikan bahwa peluang kerja di luar negeri sangat terbuka luas, namun harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap prosedur dan kelengkapan dokumen sesuai aturan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat serta komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia yang aman, tertib, dan bermartabat di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending