Connect with us

Taufan Pawe Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Pare Pare,Begini Harapannya Kepada Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si

Published

on

KITASULSEL—-PARE-PARE——DPRD kota Parepare menggelar Rapat paripurna Pengucpan Sumpah Ketua DPRD Kota Parepare Sisa Masa Jabatan 2019-2024 Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si 2022 – 2026 Selasa (27/12/22) Rapat di pimpin wakil ketua II DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam di dampingi wakil ketua I DPRD kota Parepare H. Tasming Hamid.

Dalam sambutannya Taufan Pawe yang juga Ketua DPD Golkar Sulsel mengatakan atas nama nama pemerintah dan masyarakat kota Parepare mengucapkan selamat kepada Ir.H. Kaharuddin Kadir sebagai ketua DPRD kota Parepare sisa masa jabatan periode 2019-2024 yang baru saja mengucapkan sumpah.

“Saya menaruh harapan kepada saudara Ir. Kaharudin Kadir dapat menjalankan tugas dengan dan tanggung jawab sebagai ketua dewan perwakilan rakyat daerah pengalaman beliau sebagai anggota DPRD selama beberapa periode dan juga sempat menjadi ketua DPRD periode 2014-2019 menjadi modal besar dalam menunaikan amanahnya dengan baik pergantian ketua DPRD ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan yang sebelumnya dijabat oleh almarhumah ibu Hj. Andi Nurhatina Tipu yang telah berpulang Rahmatullah.” Kata Taufan

Taufan sambung mengatakan, dirinya berharap dengan adanya pengisian jabatan ketua DPRD yang baru ini dapat meningkatkan kinerja di DPRD kota Parepare dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. dalam kesempatan itu juga, Taufan menaruh harapan besar kepada pimpinan dan anggota DPRD kota Parepare agar dapat terus bersinergi dengan pemerintah kota Parepare dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sinergitas kerja legislatif dan eksekutif kedepan dapat meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang dinamis.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Tim Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadhan Jatuh pada Kamis, Keputusan Tunggu Sidang Isbat

Published

on

KITASULSEL—JAKARTA—Kementerian Agama RI(Kemenag) melalui Tim Hisab dan Rukyat memaparkan hasil perhitungan astronomis terkait awal Ramadhan 1447 Hijriah. Berdasarkan metode hisab, 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwedaya menjelaskan bahwa secara perhitungan astronomi dengan kriteria imkanur rukyat yang digunakan Indonesia bersama negara-negara anggota MABIMS, posisi hilal pada saat matahari terbenam belum memenuhi kriteria visibilitas pada hari terakhir bulan Sya’ban. Dengan demikian, secara matematis awal Ramadhan diproyeksikan jatuh pada Kamis.

Meski demikian, Cecep menegaskan bahwa hasil hisab bersifat informatif dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah. Penetapan awal Ramadhan tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar Kemenag dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, ahli falak, serta instansi terkait.

Sidang Isbat akan mempertimbangkan dua pendekatan, yakni hasil hisab (perhitungan astronomi) dan laporan rukyatul hilal (pengamatan langsung) dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. Keputusan akhir yang diumumkan pemerintah nantinya akan menjadi acuan resmi penetapan 1 Ramadhan secara nasional.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, potensi perbedaan awal puasa tetap terbuka apabila terdapat metode penetapan yang berbeda dari sejumlah organisasi Islam. Namun demikian, pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan saling menghormati dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Dengan menunggu hasil Sidang Isbat, umat Islam di Indonesia kini tinggal menghitung hari menyambut bulan penuh berkah, sembari menantikan pengumuman resmi pemerintah terkait awal ibadah puasa tahun ini.

Continue Reading

Trending