Connect with us

Suparno”Anno”Ketuai Tim Seleksi Bawaslu Sulsel

Published

on

KITASULSEL —- JAKARTA – Tim seleksi calon Badan Pengawas telah membentuk komposisi ketua, sekretaris dan anggota Timsel.

Pada rapat konsolidasi timsel Bawaslu Sulsel yang berlangsung di Hotel Ashley Jln Wahid Hasyim, dengan suara bulat para anggota Timsel mempercayakan kepada Suparno sebagai Ketua Timsel.

 

 

“Rapat konsolidasi tak berlangsung lama. Hanya hitungan menit kami sepakat kanda Suparno sebagai Ketua Timsel Bawaslu Sulsel” ujar Andi Syahwiah A, yang didapuk sebagai Sekretaris Timsel Bawaslu Sulsel.

Suparno diketahui adalah senior Jurnalis Televisi, kiprahnya dalam dunia jurnalis Televisi membuat Anno sapaan akrabnya menjadi Kepala Biro Trans Tv Makassar dan pernah menjadi ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)Sulawesi Selatan.

Berikut komposisi Tim Seleksi Bawaslu Sulsel

Ketua Timsel : Suparno

Sekretaris Timsel :.Andi Syahwiah A. Sapiddin

Anggota : Romy Librayanto, Syarifah Raehana, Robby R Rapi.

Dalam pembekalan dan orientasi, semua hal hal teknis telah dipaparkan oleh tim sekretariat Bawaslu RI mulai dari proses tahapan, jadwal dan hal hal teknis lainnya. Rencananya sepulang dari Jakarta, akan segera menggelar pleno untuk menentukan jadwal tahapan seleksi Bawaslu Sulsel periode 2023-2028. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menko Polkam Tegaskan Wacana Larangan Vape Hanya untuk yang Mengandung Narkotika

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa wacana pelarangan vape yang disampaikan pemerintah tidak ditujukan untuk seluruh produk rokok elektrik, melainkan hanya yang terbukti berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Penegasan tersebut disampaikan Djamari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026), untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap pemerintah akan melarang seluruh peredaran vape di Indonesia.

“Saya kan tadi memberitahukan untuk dicoba dipelajari untuk kita ngambil tindakan tegas,” ujar Djamari kepada wartawan.

Saat ditanya apakah kebijakan itu akan berlaku untuk semua rokok elektrik, Djamari memastikan bahwa fokus pemerintah adalah produk vape yang disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika.

“Oh, yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Djamari menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemberantasan narkotika dilakukan hingga ke akar-akarnya. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Djamari menginstruksikan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan koordinasi guna memperketat tata kelola perdagangan rokok elektrik di Indonesia.

“Hari ini saya instruksikan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektrik di Indonesia,” kata Djamari.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur impor maupun distribusi rokok elektrik guna mencegah penyalahgunaannya sebagai media peredaran narkotika jenis baru.

Menurut Djamari, pemerintah akan mendasarkan setiap kebijakan pada hasil kajian lintas kementerian dan lembaga. Apabila kajian tersebut menunjukkan bahwa risiko penyalahgunaan vape lebih besar daripada manfaatnya dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah yang lebih tegas.

“Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tandasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai sarana peredaran maupun konsumsi narkoba.

Continue Reading

Trending