Connect with us

Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Aksi ASN/Non Asn Dalam Membudayakan Dan Mencintai Kebersihan

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – ASN dan Non ASN Pemprov Sulsel melakukan kerja bakti massal membantu membersihkan Kawasan Center Point of Indonesia, Minggu (08/01/2023).

Upaya menjaga kebersihan fasilitas milik Pemprov ini merupakan instruksi dari pimpinan agar lingkungan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat ini bersih dan rapih tidak ada sampah yang berserakan apalagi sampai menumpuk.

Ini sebagai upaya membudayakan dan mencintai kebersihan, termasuk di lingkungan kerja,” kata Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Ilyas menyambut kegiatan ini dengan baik dengan melibatkan OPD dan pegawainya.

“Ini program yang bagus, kami minta jika bisa dirutinkan,” kata, Muhammad Ilyas.

DKP sendiri menyebutkan bahwa, memiliki tanggung jawab 0-12 mil laut termasuk kebersihan kawasan. Di Lego-lego sendiri termasuk penyadaran kepada masyarakat dan mengajak nelayan serta berkolaborasi dengan OPD lainnya.

“Mengedukasi masyarakat serta menyediakan fasilitas. Dari sektor Kelautan dan Perikanan akan membeli alat penyedot sampah laut agar kawasan ini bersih dari sampah,” sebutnya.

Salah seorang ASN yang ikut, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel, Andi Munawir menyampaikan, kerja bakti merupakan panggilan jiwa sebagai abdi negara.

“Kerja bakti ini merupakan bagian dari panggilan jiwa kita sebagai dari upaya untuk menjaga negara,” ucapnya.

Sedangkan, pegawai Non-ASN dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Riska Novianti menilai nilai dari kerja bakti ini, selain kebersihan juga silaturahmi.

“Bagus sekali karena bisa bersilaturahmi dengan para tenaga Non-ASN dan OS yang ada di awal tahun ini,” ucap pegawai yang berdomisili di Kabupaten Gowa ini.

“Kami semangat sekali datang membersihkan sejak pukul 6 pagi bersama puluhan pegawai lainnya,” sebut Pegawai Non-ASN Dinas Kebudayaan Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Fatimah.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Didampingi Kepala BBPP Batangkaluku, Bupati SAR Panen Raya di Sereang

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., kembali turun langsung ke sawah untuk mengikuti panen raya padi bersama petani di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Rabu (28/1/2026).

Didampingi Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Dr. Jamaluddin A, Bupati yang akrab disapa SAR tersebut melakukan panen di areal Kelompok Tani Mamminasae II. Seperti pada kesempatan sebelumnya, SAR tidak sekadar hadir secara simbolis, tetapi langsung mengoperasikan mesin pertanian combine harvester di tengah sawah.

Panen di Desa Sereang ini merupakan hasil Musim Tanam (MT) I periode Oktober hingga Desember 2025. Berdasarkan data ubinan yang dirilis Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap, produktivitas padi di wilayah tersebut tetap konsisten di kisaran 7 hingga 9 ton per hektare.

Bupati SAR menyampaikan optimisme bahwa sektor pertanian Sidrap akan terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para petani yang didukung peran aktif penyuluh pertanian serta penerapan teknologi pertanian secara menyeluruh.

“Mulai dari penggunaan benih unggul, pola tanam yang tepat, pemupukan, hingga proses panen dengan teknologi modern, semuanya sangat menunjang peningkatan produktivitas,” ujar SAR.

Ia menegaskan, panen kali ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya produksi padi sebagai komoditas strategis daerah. Penguatan ketahanan pangan, lanjutnya, merupakan prioritas utama pembangunan daerah yang sejalan dengan kebijakan nasional.

“Melalui program Brigade Pangan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian dengan dukungan sarana dan prasarana, pendampingan teknis kepada petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern,” tegasnya.

SAR berharap, program tersebut tidak hanya menjaga stabilitas pangan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BBPP Batangkaluku, Dr. Jamaluddin A, memberikan apresiasi atas komitmen dan keterlibatan langsung Bupati Sidrap dalam menyukseskan program swasembada pangan.

“Ini luar biasa. Bupati terlibat langsung, bahkan mengoperasikan combine harvester sendiri. Ini bukan sekadar teori, tetapi praktik nyata di lapangan. Pendekatan seperti ini sangat positif,” puji Jamaluddin.

Dengan produktivitas yang tetap terjaga dan dukungan penuh pemerintah daerah, sektor pertanian Sidrap dinilai semakin kokoh sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan. (*)

Continue Reading

Trending