Connect with us

Jarnas Mileanies Sumut dan Sulsel Konsolidasi Kecamatan Pastikan Jaring Laba-laba Sempurna di Level TPS

Published

on

Kitasulsel, Jakarta—Dua Provinsi terbesar di luar pulau Jawa cukup serius dikerjakan Jarnas Mileanies. Ketua Wilayah Jarnas Mileanies Sulsel Asri Tadda melakukan konsolidasi di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Sementara Sekertaris Wilayah Jarnas Mileanies Sumatera Utara, Ady melakukan konsolidasi di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi. Sumut.

Koordinasi Mileanies Di Sulsel sudah sampai di Level Kelurahan, pertemuan ini adalah koordinasi DPC Biringkanaya Kota Makassar, Sulsel dalam rangka membangun jejaring 3-3-3-3 dan memastikan setiap TPS ada 3 orang Mileanies jadi pengawal TPS.

Di Sulsel, Jaringan Nasional Milenial Anies (Jarnas Mileanies) bukan hanya ada di 24 Kabupaten Kota tapi sdh sampai di level Desa dan Kelurahan. Sementara Jarnas Mileanies Sumatera Utara sudah mendeklarasikan diri di beberapa kabupaten kota di Sumut dan terus membangun jejaring hingga TPS.

Di Sumatera Utara, selain Jarnas Mileanies masih ada beberapa relawan yang tumbuh dan berafiliasi dengan Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) antara lain Sains Milenium Sumatera, Relasumut PPTI, Gerak Samara, Relawan Anies Sumatera (RAS) dan Relawan Anies Sumut Aceh (RELASAMAN)

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Sekda Sulsel Pimpin Pansel JPT Pratama Gowa, Tekankan Integritas dan Meritokrasi

Published

on

Kitasulsel–GOWA — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, bertindak sebagai Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Gowa melalui mekanisme seleksi terbuka.

Bersama tiga penguji lainnya, ia melakukan wawancara akhir terhadap 10 peserta seleksi di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (2/3/2026).

Tim penguji terdiri dari Sekda Gowa Andy Azis Peter, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar Sulaeman Fattah, serta akademisi STIA LAN Makassar Alam Tauhid Syukur.

Seleksi terbuka ini digelar untuk mengisi enam jabatan Eselon II di lingkungan Pemkab Gowa, yakni Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Direktur RSUD Syekh Yusuf.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, berharap seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan penuh integritas dan profesionalisme, terlebih dilaksanakan di bulan suci Ramadan.

“Hari ini momentum bulan Suci Ramadan, mari melaksanakan seleksi ini dengan bersih, penuh kejujuran. Apa yang dilakukan adalah bagian bentuk ibadah kepada Allah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pejabat yang terpilih nantinya harus siap bekerja selaras dengan pola kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam menyelesaikan persoalan pelayanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya ingin pejabat dari sini, sudah siap bekerja dengan pola dan cara Bupati dan Wakil Bupati untuk menyelesaikan persoalan pelayanan dan persoalan dasar di Pemda Gowa,” ungkapnya.

Menurut Husniah, kepemimpinan birokrasi juga membutuhkan energi, kreativitas, serta inovasi demi mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakat yang sejahtera.

Sementara itu, Jufri Rahman menjelaskan materi wawancara menitikberatkan pada pemahaman peserta terhadap visi-misi kepala daerah serta kemampuan menyusun solusi berbasis aksi nyata.

“Dibutuhkan orang yang tahu persoalan, jadi ketahui masalahnya, untuk dipelajari, dan bisa tahu apa solusinya. Termasuk rencana aksi yang akan dilakukan para peserta,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jufri juga memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel telah menerapkan Sistem Manajemen Talenta ASN berbasis meritokrasi dan digital, menggunakan pendekatan nine box talent management untuk memetakan ASN berdasarkan potensi dan kinerja yang terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara.

Ia mendorong Pemkab Gowa segera mengadopsi sistem serupa guna memastikan pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis kinerja, sekaligus meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara di daerah.

Continue Reading

Trending