Connect with us

Tertimpa Pohon Tumbang, Satu Orang Warga Meninggal

Published

on

Kitasulsel, Gowa–-Pohon tumbang yang terjadi di Sapiria Lingkungan Pattung Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong Kabupate Gowa, Kamis (12/1) sekitar Pukul 12.15 Wita.

Dlaam kejadian itu, salah seorang warga Andi Asrul (32) tewas usai tertimpa pohon dan 1 unit kendaraan roda empat miliknya rusak parah setelah tertimpa pohon tumbang tersebut.

Kapolsek Barombong AKP Muh Aidil Aqsa mengatakan, pertama dirinya menerima laporan dari pihak pengelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Benteng Somba Opu bernama Marsuki Dg Sila yang melihat kejadian tersebut Kemudian Melaporkan Ke Polsek Barombong.

“Setelah menerima laporan dan kemudian kami tiba ke lokasi terlihat korban dalam keadaan terjepit diatas mobilnya,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek Barombong AKP Muh Aidil Aqsa mengatakan, pertama dirinya menerima laporan dari pihak pengelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Benteng Somba Opu bernama Marsuki Dg Sila yang melihat kejadian tersebut Kemudian Melaporkan Ke Polsek Barombong.

“Setelah menerima laporan dan kemudian kami tiba ke lokasi terlihat korban dalam keadaan terjepit diatas mobilnya,” ungkap Kapolsek.

Pasca dilakukan pemotongan pohon yang tumbang itu, kemudian kami bersama warga sekitar mengevakuasi korban yang terjepit didalam mobilnya ke Rumah Sakit terdekat,” jelas Kapolsek.

Lanjut Kapolsek Barombong menambahkan, korban berhasil di evakuasi sekitar pukul 14.30 WITA. Dan korban di bawa ke RS. Haji Makassar. Untuk mendapatkan pertolongan Medis. Pihak RS. Haji Makassar Mengambil Tindakan Medis dengan cara membantu Pernapasan menggunakan oksigen.

“Setelah dilakukan penanganan medis pada Sekitar pukul 15.00 WITA, korban dinyatakan Meninggal dunia oleh pihak RS. Haji Makassar dan Mayat Korban diambil oleh Pihak keluarga untuk disemayamkan dirumah duka,” terang Kapolsek.

Akibat Kejadian tersebut, 1 unit mobil merek Toyota Etios DD 153 KA warna Biru dalam keadaan rusak parah dan adapun kerugian materil ditaksir Rp. 30.000.000.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Terima Tim Verifikasi BNPB, Dorong Pembangunan Permanen Jembatan Bulu Cenrana 

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan Tim Verifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) usai melakukan verifikasi lapangan terhadap Jembatan Botto di Desa Bulu Cenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Selasa (21/7/2026).

Verifikasi tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung pembangunan jembatan permanen di wilayah tersebut.

Audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap dipimpin Analis Kebencanaan Ahli Muda BNPB, Muhammad Salman Alfarisi, bersama tim verifikasi.

Dalam pertemuan itu, Bupati Syaharuddin Alrif berharap BNPB dapat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Botto secara permanen mengingat keberadaannya sangat vital bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan permanen akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar akses transportasi, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi warga di Desa Bulu Cenrana serta wilayah sekitarnya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Sidrap dapat dibantu melalui dukungan BNPB untuk pembangunan jembatan secara permanen. Dengan adanya jembatan permanen, masyarakat dapat merasakan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar,” ujar Syaharuddin.

Ia juga berharap usulan pembangunan Jembatan Botto dapat memperoleh dukungan melalui program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana BNPB.

“Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti sehingga nantinya memperoleh dukungan anggaran untuk pembangunan jembatan. Ini sangat penting bagi masyarakat karena jembatan tersebut menjadi salah satu akses yang menunjang aktivitas dan mobilitas warga,” katanya.

Syaharuddin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana, sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Verifikasi BNPB yang telah turun langsung meninjau kondisi Jembatan Botto di lapangan. Menurutnya, hasil verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penilaian usulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Terima kasih kepada Tim BNPB yang telah datang langsung melihat kondisi di lapangan. Mudah-mudahan hasil verifikasi ini dapat menjadi dasar untuk mendukung usulan pembangunan jembatan permanen yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Verifikasi BNPB melakukan peninjauan untuk memastikan kondisi riil infrastruktur yang diusulkan serta menilai kelayakan usulan sebagai bagian dari proses verifikasi program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Patriadi, serta Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat (Biciptapera) Sidrap, Abdul Rasyid.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap hasil verifikasi lapangan tersebut menjadi langkah positif menuju terealisasinya pembangunan Jembatan Botto secara permanen, sehingga masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Continue Reading

Trending