DPRD Makassar Usulkan Ranperda Larangan LGBT Disetujui Pemprov Sulsel, Agar Bisa Dibahas Bersama Pemkot
Kitasulsel, Makassar — DPRD Kota Makassar telah mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) ke Pemprov Sulsel hingga Kementerian Hukum dan Ham serta Kementerian Dalam Negeri.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Makassar, Syamsuddin Raga berharap 14 raperda yang diusulkan termasuk LGBT disetujui untuk dibahas bersama Pemkot Makassar.
Harapan kita 14 ini disetujui, karena ini adalah bagian dari kebutuhan. Mudah-mudahan disetujui yang 14 itu, termasuk LGBT. Karena itu ada inisiasi komisi yang perlu dipertimbangkan,” katanya, dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (13/1/2023).
Jika surat rekomendasi untuk 14 Raperda telah diterima, maka DPRD Makassar akan langsung melakukan pembahasan Raperda yang telah diusulkan, termasuk LGBT.
“Kalau bulan ini sudah ada tembusan dari biro hukum (Pemprov Sulsel), mungkin pertengahan bulan ini sudah kita akan bahas Raperda LGBT,” ujar Syamsuddin.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyatakan pihaknya mendukung dan mengapresiasi DPRD Makassar yang mengusulkan Raperda tentang LGBT.
“Saya mengapresiasi kepada teman-teman DPRD atas inisiasi perda khusus LGBT,” kata pria yang akrab disapa Danny.
Danny mengatakan, kelompok LGBT tidak akan mendapatkan tempat di Makassar. Usulan Raperda LGBT oleh DPRD Makassar ini dia anggap sebagai bentuk keseriusan untuk menangkal LGBT.
“Dalam sisi agama maupun negara perlu ada penegasan. Di negara pun LGBT tidak diakui sehingga kita perlu mewujudkan lebih jelas,” katanya.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Kunjungi Korban Kebakaran di Wasuponda, Janjikan Percepatan Bantuan Rumah
Kitasulsel–LUWUTIMUR Irwan Bachri Syam menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya dengan bergerak cepat mengunjungi korban musibah kebakaran di Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Senin (16/3/2026).
Setibanya di lokasi kejadian di Dusun Rendehaka, Bupati Irwan langsung meninjau sisa-sisa bangunan rumah warga yang hangus dilalap api. Raut wajah haru tampak jelas saat ia melihat kondisi rumah yang kini hanya menyisakan puing-puing setelah kebakaran yang terjadi pada Ahad malam.
Di hadapan para korban dan warga sekitar, Irwan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut. Ia juga memberikan penguatan kepada para korban agar tetap tabah menghadapi cobaan yang menimpa mereka.
“Insha Allah bantuan untuk pembangunan rumah akan segera dipercepat. Saya juga meminta Camat Wasuponda untuk mengawal proses bantuan ini sampai selesai. Pihak PT Vale Indonesia juga akan ikut membantu,” ujar Irwan saat meninjau lokasi kebakaran.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Irwan turut menyerahkan secara simbolis bantuan awal kepada para korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril agar mereka dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.
Sebelumnya, kebakaran melanda Dusun Rendehaka, Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Ahad (15/3/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah warga dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dua rumah yang terdampak masing-masing milik Lellua Tangdilintin (57) dan Mursidi (60). Rumah milik Lellua dilaporkan hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Sejumlah barang berharga seperti ijazah dan telepon genggam turut musnah dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, rumah milik Mursidi mengalami kerusakan cukup parah pada bagian badan rumah, dapur, serta plafon bangunan utama. Dua kamar ikut terbakar bersama pakaian, laptop, dan sejumlah perabotan rumah tangga lainnya.
Berdasarkan perkiraan sementara, kerugian akibat kebakaran rumah milik Lellua ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta. Sedangkan kerugian di rumah Mursidi diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Namun berdasarkan keterangan istri Lellua, saat kejadian dirinya berada di dalam kamar ketika mendengar suara seperti papan tripleks patah sebanyak tiga kali, disusul suara mirip hembusan angin dari blower AC. Saat ia keluar untuk memeriksa bagian belakang rumah, api sudah terlihat dan dengan cepat membesar hingga akhirnya kebakaran tidak dapat dihindarkan.
Pasca kejadian tersebut, Lellua bersama istrinya untuk sementara tinggal di rumah tetangga yang berada tepat di depan lokasi kejadian. Sementara Mursidi bersama keluarganya mengungsi di rumah mertua. Diketahui, di rumah Mursidi terdapat empat orang yang tinggal, termasuk sepasang suami istri yang merupakan penghuni kost di rumah tersebut.
Kunjungan langsung Bupati Luwu Timur tersebut diharapkan dapat memberikan semangat bagi para korban sekaligus memastikan mereka memperoleh perhatian dan bantuan yang dibutuhkan untuk kembali membangun tempat tinggal mereka.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login