Connect with us

Pemkot Makassar Bakal Siapkan Sistem Pemadaman Api di Pasar Tradisional

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta PD Pasar Makassar Raya untuk menyiapkan sistem pemadam api di pasar.

Danny mengatakan, kebakaran pasar menjadi kejadian yang berulang. Makanya, PD Pasar perlu melakukan evaluasi dan mengambil pelajaran dari setiap peristiwa kebakaran pasar.

“Sistem keamanan ini perlu ditingkatkan. Pasar itu harus jadi bagian yang dibenahi, Apar (Alat Pemadam Kebakaran), sistem buka tutup harus,” kata Danny.

Danny juga mengatakan, bahwa akses darurat kebakaran ini tak tertata dengan baik.

“Semestinya diperlukan denah yang bisa diakses masyarakat,” katanya.

Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Ichsan Abduh Husein mengakui, sistem pemadam di pasar-pasar tradisional belum begitu memadai.

Kondisi ini kata Hesein, jadi PR besar yang akan dibenahi dan akan menjadi fokus tahun ini.

“Jadi memang kami masukkan dalam program 2023 (sistem pemadaman api),” katanya.

Ini juga akan masuk dalam rencana revitalisasi pada sejumlah pasar di Makassar, pembenahan ini memang diperlukan agar tak lagi menimbulkan kerugian bagi pedagang.

Sebelumnya, kebakaran hebat melulantakkan 931 kios pedagang di Blok B Pasar Sentral Makassar.

Kerugian akibat kebakaran yang terjadi pada Selasa malam itu dilaporkan mencapai Rp60 milliar.(*)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Haru dan Bahagia, Lansia di Tomoni dan Tomoni Timur Terima Kartu ATM Bantuan Pemkab Luwu Timur

Published

on

Kitasulse–LUWUTIMUR – Wajah-wajah penuh haru menghiasi penyaluran Kartu Lansia periode Januari–Maret 2026 di Kecamatan Tomoni dan Tomoni Timur, Rabu (22/7/2026). Memasuki hari kelima penyaluran, para lanjut usia (lansia) tampak bersyukur setelah menerima kartu ATM bantuan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan finansial, tetapi menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan di tengah keterbatasan fisik maupun ekonomi.

Salah seorang penerima, Carum (67), warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, mengaku sangat terharu usai menerima bantuan. Dalam kondisi sakit yang dialaminya, ia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan berobat.

“Dalam keadaan sakit begini, saya bingung harus cari biaya berobat ke mana. Bantuan ini sangat berarti, akan saya gunakan untuk beli obat dan kebutuhan makan sehari-hari,” ujarnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan Iskandar (69), warga Desa Bangun Karya. Selama empat bulan terakhir, ia mengalami sakit hingga sulit berjalan dan kini hidup bersama istri serta cucunya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati atas bantuannya. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kelancaran menjalankan tugas,” tutur Iskandar.

Sementara itu, Ni Wayan Cangkir (76), warga Desa Alam Buana, Kecamatan Tomoni Timur, mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban hidupnya. Lansia yang telah lama menderita sakit pinggang itu harus rutin menjalani pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit setiap pekan.

Pada hari kelima penyaluran, sebanyak 87 penerima manfaat dari 12 desa dan satu kelurahan menerima bantuan di Aula Kantor Camat Tomoni. Sementara di Kecamatan Tomoni Timur, bantuan disalurkan kepada 70 penerima manfaat yang berasal dari delapan desa.

Sekretaris Camat Tomoni, Wahyudin, mengatakan seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi secara ketat agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

“Para orang tua lansia yang hadir ini sudah kami pastikan adalah warga yang betul-betul layak dan sangat membutuhkan bantuan,” katanya.

Hal senada disampaikan Camat Tomoni Timur, Yulius. Ia mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok dan biaya kesehatan.

Program Kartu Lansia menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Melalui bantuan ini, pemerintah berharap para lansia dapat menjalani kehidupan yang lebih layak serta memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan kebutuhan sehari-hari.

Continue Reading

Trending