Connect with us

Deputi Politik dan Ekonomi Amerika Serikat Kunjungi Longwis Haderslev, Suguhkan Es Krim dan Kripik Pakcoy Inovasi Warga

Published

on

Kitasulsel, Makassar—UMKM di lorong wisatanya sudah sangat baik. Sektor ekonomi masyarakat itu ada sejak adanya program lorong wisata dan makin bagus hingga kini.

Aidir katakan, ide untuk mengolah es krim itu sendiri dimulai pada November tahun lalu.

Pihaknya mengaku memang memotivasi warga untuk mengolah hasil kebun menjadi produk yang unik dan punya nilai jual. “Dari situ agar ada perputaran ekonomi di masyarakat khususnya di dalam lorong wisata ini,” akunya.

Kemudian selain itu, dia menambahkan, produk itu mesti totalitas, seperti punya rasa yang enak sehingga disukai semua orang. “Kebetulan yang memverifikasi rasanya layak apa tidak itu kebetulan saya sendiri karena setiap produk yang dibuat di sini wajib kami verifikasi rasanya agar tidak mengecewakan orang yang berkunjung ke lorong wisata ini,” ujarnya.

Sama halnya dengan Kripak. “Mengapa namanya Kripak? Karena harapan kami Kripak ini bisa menjadi jajanan khas tradisional Makassar sehingga sudah kita persiapkan memang namanya yang dapat menjadi karakter branding ikonik dan memiliki ciri khas,” jelasnya.

Ditambah lagi, ketika anak-anak masyarakat setempat kurang suka makan sayur maka inovasi menjadi es krim merupakan hal yang menarik.

Selanjutnya, pihaknya bakal melakukan standarisasi dan izin terhadap produk agar layak dijual..(Humas Kominfo Makassar)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Juara Umum Kejurprov Catur Sulsel 2026, Borong Dua Medali Emas

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Kabupaten Luwu Timur kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Daerah berjuluk Bumi Batara Guru ini berhasil keluar sebagai juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung di Kabupaten Bone pada 10–12 Juli 2026.

Gelar juara umum diraih setelah kontingen Luwu Timur sukses memborong dua medali emas, sekaligus menjadi daerah dengan perolehan medali terbanyak pada kategori yang dipertandingkan.

Dua medali emas tersebut dipersembahkan oleh Satya Sakti Narayana, siswa SMA Negeri 4 Luwu Timur yang tampil gemilang dengan menjuarai kategori Kelompok Umur (KU) 19 Tahun, serta Haji Rahman Dano yang berhasil menjadi juara pada kategori Veteran.

Persaingan pada Kejurprov berlangsung sengit. Di kategori KU 19 Tahun, sebanyak 19 pecatur dari 11 kabupaten/kota saling bersaing memperebutkan gelar juara. Sementara kategori Veteran diikuti 13 peserta yang berasal dari delapan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Ketua KONI Kabupaten Luwu Timur, Herawan Raditya, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para atlet catur yang berhasil mengharumkan nama daerah di ajang tingkat provinsi tersebut.

Menurut Herawan, dua atlet peraih medali emas itu juga merupakan bagian dari kontingen yang akan memperkuat Luwu Timur pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone.

“Prestasi ini menjadi modal yang sangat baik bagi atlet-atlet kita dalam menghadapi Porprov. Kami berharap mereka dapat mempertahankan performa terbaiknya sehingga mampu kembali menyumbangkan prestasi untuk Kabupaten Luwu Timur,” ujar Herawan.

Keberhasilan menjadi juara umum Kejurprov menjadi sinyal positif bagi pembinaan olahraga catur di Luwu Timur. Hasil ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi para atlet untuk tampil maksimal dan membawa pulang lebih banyak medali pada ajang Porprov Sulawesi Selatan mendatang.

Klasemen Akhir Kejurprov Catur Sulsel 2026 (Kategori KU 19 Tahun dan Veteran):

1. Luwu Timur – 2 Medali Emas

2. Makassar – 1 Medali Emas, 3 Medali Perak

3. Wajo – 1 Medali Emas, 1 Medali Perak

Prestasi tersebut semakin menegaskan posisi Luwu Timur sebagai salah satu daerah dengan pembinaan olahraga catur yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi.

Continue Reading

Trending