Connect with us

Lalu Lintas Ruas Burung-Burung – Bili-Bili Gowa Akhirnya Lancar, Warga: Terima Kasih Pak Gubernur

Published

on

KITASUlSEL—-GOWA — -Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas PUTR telah menyelesaikan beberapa titik penanganan jalan ruas provinsi di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Salah satunya, Ruas Burung-Burung – Bili-Bili yang akhirnya rampung 100 persen.

Ada tiga titik yang telah diaspal dan pengerjaan drainase pinggir jalan di Burung-burung – Bili-Bili ini, yakni Jalan Yasin Limpo, Jalan Burung-burung – Bili-bili dan Jalan Burung-Burung – Benteng Gajah.

Pemilik Warung di Jalan Poros Pattallassang, H. Abdul Rasyid Deng Nai’ memberikan apresiasi atas selesainya penanganan jalan di depan warung tempatnya berjualan.

“Saya sebagai masyarakat Pattallassang berterimakasih ke Pak Gubernur karena setelah jalan ini diperbaiki, warga di sini bisa tenang dan damai, lalu lintas juga lancar,” kata Abdul Rasyid, Rabu,18 Januari 2023.

Ia juga menyebut sebelum jalanan diperbaiki kondisinya sangat memprihatinkan dalam 3 tahun terakhir. Berlubang, berlumpur saat musim penghujan dan berdebu saat musim kemarau.

“Banyak kecelakaan yang terjadi. Kali ini Alhamdulillah, pengendara yang lewat lancar jaya mengendarai motor ataupun mobilnya. Lalu lintas sangat lancar. Ini sudah lama kami inginkan jalanan diperbaiki dan akhirnya Bapak Gubernur mendengar aspirasi kami,” ungkapnya.

Dirinya juga memuji hasil pengerjaan yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana. Menurutnya, aspal yang dipasang kualitasnya sangat bagus. Termasuk saluran air atau drainase yang dikerjakan.

Hal yang sama diutarakan oleh salah satu pedagang ayam potong di poros Pattallassang, Mantasiah. Kini dia merasakan dampak dari jalanan yang telah mulus itu.

“Alhamdulillah berdampak buat saya juga karena sebagai pedagang ayam potong di depan ruas jalan Patallassang. Semenjak jalanan ini mulus, pembeli saya lancar juga,” kata Mantasiah.

Kedua warga itu berharap proses pengerjaan jalanan rusak dilanjutkan. Sebab masih ada beberapa titik di poros Pattallassang utamanya dari arah Burung-burung ke Bili-bili yang berlubang.

“Harapannya, saya supaya bisa diperbaiki lagi sisanya, karena ini baru sepotong. Karena anak-anak sekolah kesulitan kodong, kalau becek hujan, mereka jatuh dan bajunya kotor. Kalau musim kemarau, jadinya berdebu,” harap Mantasiah.

Ruas jalan Provinsi ini menjadi fokus prioritas Gubernur Andalan untuk dikerjakan. Dimana tahun 2022 lalu, telah ditangani oleh Dinas PUTR Sulsel.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman sendiri berkomitmen melakukan pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan. Termasuk melanjutkan pengerjaan di ruas jalan Pattalassang.

“Insya Allah, tahun 2023 ini kembali kita lanjutkan ditangani. Ruas ini menjadi salah satu fokus kita tangani karena memiliki kondisi rusak berat dan kategori LHR tinggi,” tuturnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending