Connect with us

Sukses Tempatkan An Nur Travel Menjadi Biro Umrah Dan Haji Terfavorit,H Bunyamin Yapid LC MA Ungkap Brand Ambasadornya

Published

on

Kitasulsel—-Makassar—-Geliat Umrah pasca pandemi kembali bersinar,ribuan jamaah dari berbagai daerah setiap pekannya berangkat menuju tanah suci mekka dan madina untuk beribadah sembari berwisata di tanah kelahiran para nabi.

Hegemoni ini membuat sejumlah travel penyelenggara umrah dan haji  banjir calon jamaah,salah satunya adalah Biro Haji dan Umrah Asal kabupaten Sidrap yang melebarkan sayapnya hingga level nasional PT An Nur Maaarif dengan brand An nur travel dan JRW Travel.

 

CEO PT An Nur Maarif H Bunyamin Yapid dalam bincang santai dengan media Kitasulsel mengatakan bahwa sukses travel miliknya menjadi travel favorit dan paling diminati oleh semua kalangan tak lepas dari managemen marketing langit dan kuatnya brand ambasador yang di miliki.

“Biro jasa seperti travel umrah ini tidak seperti dengan kita membeli produk yang wujudnya bisa langsung kita lihat,jasa adalah pelayanan yang jika tidak memuaskan pelanggannya maka cepat atau lambat akan punah,di An Nur travel kita menerapkan marketing langit yang mengedepankan ikhtiar kami menjamu dan melayani tamu Allah dengan baik dengan begitu segala kemudahan akan kembali kepada kami sebagai pelayan tamu Allah.

Lebih lanjut mantan ketua panitia muktamar Assadiya tingkat nasional ini membocorkan brand ambasador yang selama ini menjadi leader marketing perusahaan miliknya dengan para calon jamaah.

“Bicara brand ambasador, kami di Annur travel ini tidak hanya memiliki satu brand ambasador seperti perusahaan pada umumnya,sistem managemen perusahaan yang terbentuk di Annur travel mengalir bersama kepercayaaan jamaah pada kami,Brand Ambasador kami adalah kepercayaan jamaah yang kami jaga,serta marketing kami adalah jutaan jamaah kami yang sudah merasakan pelayanan kami dan bercerita ke sanak familinya,itulah sistem pemasaran yang sudah autometicli berjalan walau tanpa arahan khusus dari kami selaku pimpinan perusahaan.

Keberadaan biro haji dan umrah yang berkantor pusat di jl Ganggawa kabupaten sidrap ini cukup menyita perhatian banyak pihak,mengusung tagline Pilihan Tepat Bukan Pilihan Nekat,An nur Travel menjelma sebagai biro umrah dan haji unggulan semua kalangan,dari masyarakat biasa hingga pejabat teras di tingkat lokal Sulsel hingga pejabat teras tingkat nasional.(Icl)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Ketua Bawaslu Sulsel: Perempuan NU Memiliki Jejak Panjang dalam Perjuangan Demokrasi Indonesia

Published

on

Kitasulsel—Makassar– Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, bersama ketua Taysan UMI Prof H Laode dan Dr. Fathur Rahim Kepala Kesbangpol kota Makassar menjadi narasumber pada kegiatan Sekolah Kader Kopri (SKK) yang diselenggarakan oleh KOPRI PC PMII Kota Makassar dengan tema *“Demokrasi Indonesia: Tantangan dan Harapan”*. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Diklat Keagamaan Makassar, Sabtu (13/6/2026), dan diikuti oleh kader-kader perempuan PMII dari berbagai perguruan tinggi di Kota Makassar.

Dalam pemaparannya, Mardiana Rusli menegaskan bahwa perempuan, khususnya kader-kader Nahdlatul Ulama, memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Menurutnya, gerakan politik perempuan NU tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh perjuangan dan keberanian.

“Perempuan NU telah menunjukkan kiprah politik dan kebangsaan sejak masa perintisan. Mereka hadir sebagai pelopor yang membuka ruang partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial, politik, dan keagamaan di Indonesia,” ujar Mardiana.

Ia menjelaskan bahwa pada Muktamar NU tahun 1940, dua tokoh perempuan, Nyai Raden Djuaesih dari Bandung dan Nyai Raden Hindun dari Surabaya, tampil sebagai pelopor perempuan yang berani menyampaikan gagasan di forum resmi organisasi. Langkah tersebut menjadi tonggak penting lahirnya gerakan perempuan di lingkungan NU.

Perjuangan tersebut kemudian berlanjut dengan berdirinya organisasi perempuan NU, yakni Muslimat NU pada 29 Maret 1946 dan Fatayat NU pada tahun 1950 yang dirintis oleh “Tiga Serangkai”, yaitu Chuzaimah Mansur, Aminah Mansur, dan Murthosiyah.

Mardiana juga mengulas keterlibatan perempuan NU dalam Pemilu 1955, yang merupakan pemilu demokratis pertama di Indonesia. Saat itu, terdapat lima kader perempuan NU yang berhasil terpilih menjadi anggota DPR, yaitu Asmah Sjachrunie, Mariam Kanta Sumpena, Mahmudah Mawardi, Marjamah Djunaidi, dan Hadinijah Hadi Ngabdulhadi.

“Sejarah ini menunjukkan bahwa perempuan NU bukan hanya menjadi pelengkap dalam demokrasi, tetapi menjadi pelaku utama yang turut menentukan arah perjalanan bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mardiana Rusli juga mengajak kader-kader PMII, khususnya kader KOPRI, untuk aktif mengambil peran dalam ruang publik dan proses demokrasi. Ia menilai tahapan Pemilu dan Pilkada merupakan momentum yang tepat bagi generasi muda untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi dalam menjaga kualitas demokrasi.

Menurutnya, keterlibatan sebagai penyelenggara adhoc, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan/desa, dapat menjadi salah satu bentuk pengabdian nyata bagi bangsa dan negara.

“Pemilu dan Pilkada bukan hanya ruang kontestasi politik, tetapi juga ruang pembelajaran kepemimpinan, integritas, dan pelayanan publik. Saya berharap kader-kader PMII berani mengambil peran sebagai penyelenggara adhoc, pengawas partisipatif, maupun penggerak pendidikan demokrasi di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa masa depan demokrasi Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas partisipasi generasi muda. Karena itu, kader PMII dan KOPRI diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong demokrasi yang lebih substantif, inklusif, dan berintegritas.

Kegiatan Sekolah Kader Kopri (SKK) tersebut berlangsung interaktif dengan diskusi mengenai tantangan demokrasi kontemporer, penguatan partisipasi politik perempuan, serta peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan.

Continue Reading

Trending