DR. Eric Jones Kunjungi Danny Pomanto, Jajaki Kerjasama Capacity Building
Kitasulsel, Makassar—Executive Director For Global Initiatives Of Northern Illinois University, DR. Eric Jones menemui Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto di kediamannya, Kamis (19/1/2023).
Kunjungannya ini untuk menyapa Danny. Dimana pada tahun 2011 Danny pernah menjadi salah satu peserta Short Course selama dua pekan di Northern Illinois University, Amerika.
Danny menyambut baik kedatangan DR. Eric Jones tersebut.
Keakrabannya sangat nyata dengan banyak hal yang dibicarakan mulai dari sejarah dunia seperti Lagaligo, Sultan Hasanuddin, Perahu Phinisi serta membicarakan program-program strategis Danny.
Tak hanya itu, Ia juga akan melanjutkan kerjasama serupa yang diikuti Danny 2011 silam.
“Jadi beliau ini memiliki banyak pengetahuan tentang budaya dan sejarah. Kini datang lagi untuk melanjutkan kerjasama. Kami menawarkan kerjasama Capacity Building,” ucap Danny.
Selain Capacity Building, Danny juga menawarkan kerjasama terkait Publik Administration, dan tata kelola.
Menanggapi hal tersebut, DR. Eric Jones mengungkapkan rasa senangnya bertandang ke Kota Makassar.
Saat ini ia melihat banyak peluang kerjasama apalagi di bidang sustainable development.
“Saya mengundang bapak juga untuk mengikuti sustainable develoment di Jogja dalam waktu dekat ini. Kami masih melihat dan mengidentifikasi kerjasama apalagi yang akan dijajaki,” sebutnya.
Eric berharap hubungan kerjasama yang sudah terjalin sejak dulu ini dapat lebih erat dan meningkat ke beberapa sektor lainnya. (*)
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Pemkab dan BPS Sidrap Gelar “Ngibar” Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Ekonomi Akurat
Kitasulsel–SIDRAP — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidenreng Rappang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap menggelar sosialisasi dan kegiatan “Ngibar” (Ngisi Bareng) Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Kantor Bupati Sidrap dan dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, didampingi Kepala BPS Sidenreng Rappang, Andi Asmarani.
Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Bapperida Herwin, Kepala Dinas DMPTSP Andi Nirwan, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ahmad Dollah, Plt Kepala BKAD Sunandar, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Adli Lukman, serta Kepala Dinas Perdagangan Fajrin Salman.
Hadir pula Sekretaris Dinas TPHPKP Surianto, Kepala Bagian Ekonomi Halimin Haris, para camat, lurah, kepala desa, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra kerja, hingga pelaku usaha dari berbagai sektor di Kabupaten Sidrap.
Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa pendataan SE2026 bertujuan memotret kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh. Karena itu, pelaku usaha kategori besar diundang secara khusus agar memberikan data secara jujur dan sesuai kondisi riil.
“Jika data tidak diisi dengan jujur, maka data ekonomi kita akan terlihat lemah. Sebaliknya, jika data diisi dengan bagus, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kategori usaha besar kita, seperti pabrik penggilingan padi, hotel, rumah kos, restoran, konstruksi, transportasi, koperasi, perbankan, kesehatan, pendidikan, hingga usaha digital dan daring harus terdata dengan jelas,” tegas Syaharuddin.
Ia mencontohkan, jumlah kamar hotel di Sidrap sejak Januari hingga Mei 2026 terus mengalami peningkatan dan kini mencapai hampir 320 kamar. Selain itu, sektor rumah kos, klinik kecantikan, produk perawatan kulit (skincare), hingga sektor kelistrikan juga dinilai turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan inflasi yang berada di angka 3 persen.
Menurut Syaharuddin, validitas data menjadi faktor penting dalam mendukung capaian ekonomi Sidrap yang meningkat signifikan. Dari posisi ke-21 di Sulawesi Selatan sebelum 2024, pertumbuhan ekonomi Sidrap melonjak menjadi 7,71 persen pada 2025 dan menjadi yang tertinggi di Sulsel.
Sektor pertanian, perikanan, dan peternakan disebut sebagai motor utama pertumbuhan dengan kontribusi sekitar 3 persen.
“Ini berkat kerja keras kita semua. Sidrap bahkan berhasil menduduki juara 5 di Sulawesi dan juara 16 secara nasional. Tanggal 29 Mei nanti, kita menerima undangan dari Menteri Dalam Negeri karena Sidrap masuk sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan terendah di Sulsel dan berhasil mendapatkan dana insentif fiskal daerah,” ungkapnya.
Bupati juga mengimbau pelaku usaha agar tidak khawatir terkait persoalan perpajakan dalam pengisian data sensus.
“Format data ini murni untuk pemetaan ekonomi. Bantu saya agar data kita diisi dengan baik. Jika kegiatan ini berjalan sukses, pertumbuhan ekonomi Sidrap akan semakin kuat dan berdampak langsung pada pembangunan daerah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPS Sidrap, Andi Asmarani, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sidrap dan seluruh pelaku usaha yang menunjukkan komitmen dalam mendukung suksesnya SE2026.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar pengisian data bersama, melainkan menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan BPS dalam membangun data ekonomi yang berkualitas untuk masa depan Indonesia, khususnya Kabupaten Sidrap,” tutur Andi Asmarani.
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas ekonomi di luar sektor pertanian, mulai dari usaha mikro hingga skala besar. Data tersebut nantinya akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan ekonomi lima tahun ke depan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Menurutnya, hasil sensus juga akan memberi manfaat besar bagi pelaku usaha dalam memahami perkembangan pasar, melihat peluang bisnis baru, serta meningkatkan daya saing usaha.
“Kualitas data sensus sangat bergantung pada keterbukaan dan partisipasi pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap. Melalui inovasi ‘Ngibar’ ini, peserta didampingi langsung oleh petugas BPS untuk mempraktikkan pengisian kuesioner secara digital agar prosesnya lebih cepat, efisien, dan minim kesalahan,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi dan pengisian data digital tersebut berlangsung interaktif dan disertai sesi tanya jawab terkait mekanisme pendataan lapangan.
Sejumlah mitra kerja dan perusahaan besar di Sidrap juga turut ambil bagian, di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Sidrap, Bank Mandiri, BNI Persero, BNI Syariah, Bank Danamon, Bank BTPN, Bank Bukopin, Bank Syariah Indonesia (BSI), BPR Hasa Mitra, hingga Bank Sulselbar Cabang Maritengngae, Panca Rijang, dan Tellu Limpoe.
Dari sektor industri dan perdagangan hadir pula perwakilan PT UPC Sidrap Bayu Energi, PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pos Indonesia, PT Hadji Kalla, Malindo Feedmill, Japfa Comfeed Indonesia Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Simae Karya Mandiri, Misi Pasaraya, Cahaya Mario Puncak, PB Rahma 35, serta sejumlah pengelola SPBU di wilayah Sidrap.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan pelaku usaha tersebut, Pemkab dan BPS Sidrap optimistis target data SE2026 yang lengkap, akurat, dan terpercaya dapat tercapai guna mendukung pembangunan ekonomi yang maju, inklusif, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login