Connect with us

Gubernur Sulsel Hadiri Pelantikan Rektor IPB Prof. Arif Satria

Published

on

Kitasulsel, Bogor— Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman ikut menghadiri pelantikan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Arif Satria untuk periode kedua pengabdiannya 2023-2028 di Graha Widya Wisuda, IPB, Kabupaten Bogor, Rabu, 18 Januari 2023.

“Hadir memenuhi undangan dan memberikan ucapan selamat dalam amanah sebagai Rektor IPB untuk periode 2023-2028 kepada Bapak Prof. Dr. Arif Satria SP, M.Si,” kata Andi Sudirman.

Ini merupakan periode kedua Arif Satria menjabat setelah terpilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat (MWA) IPB.

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman berharap di periode kedua Arif Satria bisa membawa IPB jauh lebih baik.

“Selamat menjalankan amanah kembali sebagai rektor untuk periode kedua. Tentu harapan dan doa Kami agar kepemimpinan di periode 2023-2028 ini dapat menjadikan IPB jauh lebih baik lagi,” harap Gubernur Sulsel.

Selain Andi Sudirman Sulaiman, pelantikan juga dihadiri sejumlah pejabat, salah satunya Menko Polhukam Mahfud MD. (*)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur dan Enam Lainnya Terluka

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Ledakan terjadi di gudang amunisi milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit gugur, sementara enam personel lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan, ledakan terjadi saat personel sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan gudang amunisi sesuai prosedur yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan pemeliharaan dan perawatan, dan memang sudah melalui prosedur yang berlaku serta protap yang telah dijalankan,” ujar Donny dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (16/7).

Akibat insiden tersebut, satu personel TNI AD dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, empat prajurit mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, TNI AD telah membentuk tim investigasi dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD). Tim akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kronologi kejadian dan faktor-faktor yang memicu ledakan.

“Membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna mengetahui peristiwa secara kronologis penyebab insiden tersebut,” kata Donny.

Ia menegaskan, investigasi dilakukan secara profesional tanpa menetapkan batas waktu tertentu, namun diupayakan selesai secepat mungkin agar penyebab insiden dapat diketahui secara pasti.

Sementara itu, lokasi gudang amunisi yang menjadi pusat ledakan telah disterilkan. Akses menuju area tersebut ditutup dan hanya diperbolehkan bagi personel tim investigasi yang bertugas.

“Hanya tim investigasi yang boleh mendekati lokasi ledakan,” tegas Donny.

TNI AD juga memastikan akan terus memberikan informasi kepada publik sesuai perkembangan hasil investigasi, sekaligus melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending