Connect with us

Gubernur Sulsel Hadiri Pelantikan Rektor IPB Prof. Arif Satria

Published

on

Kitasulsel, Bogor— Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman ikut menghadiri pelantikan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Arif Satria untuk periode kedua pengabdiannya 2023-2028 di Graha Widya Wisuda, IPB, Kabupaten Bogor, Rabu, 18 Januari 2023.

“Hadir memenuhi undangan dan memberikan ucapan selamat dalam amanah sebagai Rektor IPB untuk periode 2023-2028 kepada Bapak Prof. Dr. Arif Satria SP, M.Si,” kata Andi Sudirman.

Ini merupakan periode kedua Arif Satria menjabat setelah terpilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat (MWA) IPB.

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman berharap di periode kedua Arif Satria bisa membawa IPB jauh lebih baik.

“Selamat menjalankan amanah kembali sebagai rektor untuk periode kedua. Tentu harapan dan doa Kami agar kepemimpinan di periode 2023-2028 ini dapat menjadikan IPB jauh lebih baik lagi,” harap Gubernur Sulsel.

Selain Andi Sudirman Sulaiman, pelantikan juga dihadiri sejumlah pejabat, salah satunya Menko Polhukam Mahfud MD. (*)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Dr Bunyamin M Yapid: Perbedaan Penetapan 1 Ramadan Harus Disikapi dengan Bijak

Published

on

Kitasulsel—Jakarta – Tenaga Ahli Menteri Agama RI, DR H Bunyamin M Yapid, turut menghadiri Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Kehadiran Dr H Bunyamin M Yapid, Lc., M.H., dalam forum strategis tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pengambilan keputusan pemerintah terkait awal bulan suci Ramadhan. Sidang Isbat sendiri menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam keterangannya, Dr Bunyamin berharap perbedaan penentuan awal Ramadhan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan dewasa.

“Perbedaan metode dalam menentukan awal Ramadhan adalah bagian dari khazanah keilmuan Islam. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga ukhuwah dan persatuan umat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat merupakan hasil ijtihad kolektif yang melibatkan para ahli dan berbagai unsur ormas Islam. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap saling menghormati jika terdapat perbedaan dalam pelaksanaan awal puasa.

Dr Bunyamin dikenal sebagai putra daerah asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang kini berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Kiprahnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan menjadikannya salah satu figur yang diperhitungkan dalam forum-forum strategis keislaman di Indonesia.

Partisipasinya dalam Sidang Isbat tahun ini sekaligus menunjukkan kontribusi putra daerah dalam pengambilan kebijakan penting di tingkat nasional, khususnya dalam penetapan momentum keagamaan yang menyangkut umat Islam di seluruh Tanah Air.

Continue Reading

Trending