Gelar Jumat Curhat, Kapolsek Ujung Tanah Kunjungi Warga di Kelurahan Totaka
Kitasulsel, Makassar—Kapolsek Ujung Tanah Kompol Andriyani Lilikai Imenggelar kegiatan “Jumat Curhat” guna menerima curhatan warga masyarakat di Kelurahan Totaka Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (20/01/2023).
Dalam kegiatan “Jumat Curhat” ini, Kapolsek Ujung Tanah didampingi oleh Lurah Totaka, staf kelurahan dan tokoh Masyarakat serta warga kelurahan Totaka
Kapolsek Ujung Tanah Kompol Andriyani Lilikai menjelaskan bahwa kegiatan “Jumat Curhat” ini sebagai sarana silaturrahmi dan sebagai wujud interaksi secara langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat maupun pelayanan Kepolisian.
“Untuk itu, apa yang menjadi keluhan dan masukan dari masyarakat baik terkait kamtibmas maupun pelayanan Kepolisian, akan segera kami tindak lanjuti” terangnya.
Lanjutnya, dalam kegiatan tersebut berbagai aspirasi masyarakat disampaikan diantaranya tentang masih adanya gangguan kriminal diantaranya kasus pembusuran yang terjadi, selain itu dikeluhkan juga minimnya patroli Polisi di wilayah Kelurahan Totaka Kecamatan Ujung Tanah dikarenakan Mobil Patroli yang kurang.
“Berbagai aspirasi masyarakat telah disampaikan kepada kami dan semua itu menjadi bahan masukan bagi kami untuk ditindaklanjuti,” ujar Kapolsek Ujung Tanah.
Program “Jumat Curhat” merupakan Program Polri yang bertujuan menyerap aspirasi dan masukan masyarakat terhadap berbagai permasalahan baik kamtibmas yang kerap terjadi di tengah masyarakat, maupun permasalahan lainnya.
Kegiatan inipun mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat di Kelutahan Totaka
yang mengikuti program Jumat Curhat ini.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Raih Cumlaude S2 Teknik Sipil UMI, IPK 3,94
Kitasulsel–MAKASSAR — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, berhasil menyelesaikan ujian tutup Program Magister Teknik Sipil (S2) di Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia dengan predikat cumlaude. Ia mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dalam waktu studi yang relatif singkat, yakni satu tahun.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari keikutsertaannya dalam Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sebuah jalur pendidikan yang mengakui pengalaman kerja maupun pendidikan nonformal sebagai satuan kredit semester (SKS). Program ini memungkinkan mahasiswa menempuh studi lebih cepat melalui proses asesmen oleh asesor bersertifikat.
RPL sendiri merupakan mekanisme pengakuan capaian pembelajaran dari pendidikan formal, nonformal, informal, hingga pengalaman kerja yang relevan untuk diakui dalam sistem pendidikan tinggi. Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Permendikbudristek Nomor 41 Tahun 2021 tentang RPL, sekaligus menjadi komitmen UMI dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas.
Ujian tutup tersebut dipimpin oleh Ratna Musa dan Masud, bersama tim penguji yang terdiri dari sejumlah akademisi, di antaranya Lambang Basri Said, Hanafi Ashad, dan Andi Amin Latief, Sabtu (11/4/2026).
Dalam pelaksanaan ujian, Irwan turut didampingi sang istri, Ani Nurbani Irwan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Pada seminar hasil, Irwan mengangkat penelitian berjudul “Kajian Pola Hujan Akibat Pengaruh Variabel Iklim pada DAS Tabo-Tabo Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan”. Studi tersebut menganalisis keterkaitan antara variabel iklim seperti temperatur, kelembaban, dan kecepatan angin terhadap pola hujan serta dampaknya pada berbagai sektor.
Salah satu pembimbing, Dr. Mas’ud, mengapresiasi topik yang diangkat karena dinilai memiliki relevansi tinggi, khususnya untuk daerah dengan banyak daerah aliran sungai (DAS) seperti Luwu Timur.
“Penelitian ini sangat penting karena mengkaji bagaimana variabel iklim mempengaruhi pola hujan yang berdampak langsung pada sektor pertanian, irigasi, kesehatan, dan lingkungan hidup. Ini juga sangat potensial diterapkan di Luwu Timur,” ujarnya.
Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut melalui implementasi langsung di daerah, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyampaikan komitmennya untuk mengadaptasi hasil penelitian tersebut di wilayah Luwu Timur.
“Insya Allah, hasil penelitian ini akan kami terapkan di Luwu Timur, mengingat daerah kita memiliki banyak DAS yang potensial untuk dikembangkan dengan pendekatan serupa,” ungkapnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyediakan berbagai program beasiswa bagi masyarakat, mulai dari S1 hingga S3.
“Kurang lebih 10 ribu masyarakat Luwu Timur telah mendapatkan bantuan beasiswa dari pemerintah daerah. Ini adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login