Connect with us

Sekcam Amanda Pimpin Penertiban Bangunan Liar Didampingi Lurah Tamalabba Bersama Anggota BKO Kecamatan Ujung Tanah

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Anggota BKO Kecamatan Ujung Tanah melakukan penertiban bangunan liar Secara Humanis Kepada warga yang memiliki bangunan liar di atas drainase (DaMiJa) Jl.Satando Kecamatan. Ujung Tanah Kota Makassar, Jumat, 20 Januari 2023.

Dipimpin langsung oleh Sekcam Ujung Tanah Amanda Syahwaldi, S.STP. ,M.M di dampingin Lurah Tamalabba D. Mery Bura, A.Md Bersama Babinsa Kelurahan Tamalabba dan Danru Sofyan A.SH. Pengawas kebersihan.

Penertiban juga dilakukan di Jalan Satando. Di sana ada beberapa pos, petugas juga membuka kembali drainase yang telah dibeton.

“Tidak ada kendala berarti dalam penertiban ini. Warga juga cukup antusias menyaksikan petugas menjalankan tugasnya. Tidak sedikit pula warga mengabadikan aksi ini melalui kamera ponsel,” cetusnya.(Ads)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Tampil di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan hingga Penguatan Investasi

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menjadi narasumber program talkshow langsung (live) “Zona Inspirasi” di Kompas TV pada Senin (08/06/2026).

Dalam acara berdurasi 30 menit tersebut, Bupati Syaharuddin memaparkan visi dan strategi Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui tema “Sidrap Bergerak: Dari Ketahanan Pangan Menuju Kesejahteraan Masyarakat”.

Perbincangan yang dipandu host Egiet Hapsari dari Studio Kompas TV itu membahas berbagai isu strategis, mulai dari ketahanan pangan dan penguatan pertanian, kesehatan dan penanganan stunting, hingga investasi, energi, dan capaian pembangunan daerah.

Pada segmen ketahanan pangan, Syaharuddin menegaskan bahwa Sidrap sejak lama dikenal sebagai salah satu lumbung beras utama di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur. Untuk memperkuat posisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus melakukan transformasi sektor pertanian.

“Menangkap arahan Presiden dan Menteri Pertanian soal swasembada pangan, kami langsung melakukan transformasi untuk meningkatkan produktivitas entah itu padi, jagung, dan semua sektor pangan,” jelas Syaharuddin.

Ia merinci, transformasi tersebut meliputi peningkatan etos kerja petani, modernisasi alat dan mesin pertanian, penguatan manajemen sumber daya air, dukungan pupuk, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, percepatan panen, hingga hilirisasi dan perluasan pasar.

Syaharuddin juga menguraikan penerapan program Listrik Masuk Sawah untuk mengatasi sekitar 18.000 hektare lahan sawah tadah hujan yang sebelumnya hanya dapat dipanen satu kali dalam setahun.

Menurutnya, program tersebut mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional sekaligus menjamin ketersediaan air sepanjang waktu.

“Listrik Masuk Sawah juga mendorong indeks pertanaman menjadi IP300 atau tiga kali tanam setahun sehingga produktivitas makin bertambah,” tutur Syaharuddin.

Selain itu, Pemkab Sidrap juga menjalin kerja sama antar-daerah dengan sejumlah wilayah di Sulawesi, Kalimantan, Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara untuk memenuhi kebutuhan beras dan telur.

Pada segmen kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Syaharuddin menjelaskan berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting melalui konsolidasi lintas sektor.

“Kami meluncurkan berbagai program inovatif, salah satunya adalah Program Genting atau Gerakan Orang Tua Asuh Bebas Stunting yang melibatkan dukungan dari para dermawan untuk menyediakan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Sidrap juga menggagas program makan sebutir telur sehari dengan memanfaatkan potensi daerah sebagai salah satu produsen telur dan daging ayam terbesar di Sulawesi Selatan.

Selain itu, pemerintah turut mengoptimalkan penggunaan zakat produktif yang dialihkan dari bantuan bahan pokok menjadi modal usaha bagi keluarga penerima manfaat guna memutus rantai kemiskinan secara sistemik.

“Sinergi ini turut diperkuat dengan jaminan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan guna memastikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat, kesehatan, serta peningkatan kualitas generasi mendatang di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

Sementara pada segmen terakhir, Syaharuddin mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidrap terus memperkuat sektor investasi dengan fokus pada pemanfaatan potensi “kebun angin” untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Ia menyebutkan, sejak tahun 2017 PLTB Sidrap berkapasitas 75 megawatt telah beroperasi dan mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 42.000 rumah tangga.

Ke depan, pemerintah daerah juga mendorong penambahan kapasitas melalui proyek PLTB baru dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Di akhir talkshow, Syaharuddin turut menyampaikan sejumlah capaian Kabupaten Sidrap, termasuk keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting hingga meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.

“Penghargaan ini, ditambah prestasi sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulsel, menjadi motivasi bagi kami untuk berbuat lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending