Connect with us

๐˜ฝ๐™ช๐™ฅ๐™–๐™ฉ๐™ž ๐˜ฝ๐™ช๐™™๐™ž๐™ข๐™–๐™ฃ ๐˜ผ๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™ˆ๐™–๐™จ๐™ฎ๐™–๐™ง๐™–๐™ ๐™–๐™ฉ ๐™Ž๐™ช๐™ ๐™จ๐™š๐™จ๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™‡๐™ค๐™š๐™๐™– ๐™‡๐™–๐™ฃ๐™™ ๐™๐™š๐™จ๐™ฉ๐™ž๐™ซ๐™–๐™ก 2023

Published

on

Kitasulselโ€”LuwuTimurโ€”-Bupati Luwu Timur, H. Budiman membuka Loeha Land Festival 2023 di Desa Rante Angin, Kecamatan Towuti, Jumat (20/01/2023) Malam. Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Pemuda Loeha Raya yang berkolaborasi dengan selaras bataraguru dengan tema “SDM Unggul, Loeha Raya Maju Dan Berdaya Saing” dengan rangkaian kegiatan, Panggung Kreasi, Talk Show, Pameran UMKM, Lomba Mewarnai, Lapak Baca, dan Fun Games.

Turut hadir bersama Bupati, Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin, Sekretaris Daerah, H. Bahri Suli, Wakil Ketua II DPRD, H. Usman Sadik, Kepala OPD, Camat Towuti, Management PT. Vale, Kepala Desa, Bantilang, Kepala Desa Rante Angin, Kepala Desa Tokalimbo, Kepala Desa Masiku dan Kepala Desa Loeha.

Bupati Luwu Timur, H. Budiman dalam sambutannya mengatakan, pembangunan kepariwisataan memerlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di bidang pariwisata.
Masyarakat, lanjutnya, sebagai salah satu unsur penting pemangku kepentingan untuk bersama-sama dengan Pemerintah dan kalangan usaha/swasta bersinergi melaksanakan dan mendukung pembangunan kepariwisataan.

“Oleh karena itu, pembangunan kepariwisataan harus memperhatikan posisi, potensi dan peran masyarakat baik sebagai subjek atau pelaku maupun penerima manfaat pengembangan, karena dukungan masyarakat turut menentukan keberhasilan jangka panjang pengembangan kepariwisataan,” ucap Bupati.

Bupati menambahkan, salah satu model pembangunan pariwisata yang mengkolaborasikan fungsi pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku adalah pengembangan desa wisata.

Pengembangan desa wisata mendorong berbagai upaya untuk melestarikan dan memberdayakan potensi keunikan berupa budaya lokal dan nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) yang ada di masyarakat yang cenderung mengalami ancaman kepunahan akibat arus globalisasi yang sangat gencar dan telah memasuki wilayah pedesaan.

“Itulah sebabnya, saya selaku pemerintah daerah sangat mendukung Loeha Land Festival ini yang banyak mengenalkan berbagai produk-produk UMKM yang ada di masyarakat sekaligus juga sebagai bentuk dukungan untuk mengoptimalkan potensi desa sebagai salah satu desa wisata,” tutur Budiman.

Bupati Budiman juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah mengerahkan seluruh energi, kemampuan dan kreativitasnya untuk melaksanakan festival ini.

“Kepada seluruh warga masyarakat Luwu Timur utamanya masyarakat Kecamatan Towuti, saya mengajak kita semua bersama-sama berperan aktif dan berkolaborasi dalam mensukseskan festival loeha land 2023 ini,” jelas Budiman.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Syaharuddin Lepas Kontingen Sidrap, Targetkan Juara Umum Porsenijar PGRI Sulsel 2026

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP โ€“ Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Sidrap yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Selasa (30/6/2026).

Bupati didampingi Wakil Bupati Sidrap yang juga Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah. Prosesi pelepasan dilaksanakan di sela-sela simulasi upacara pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel yang akan digelar pada 2 Juli 2026.

Turut hadir Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap, pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, serta panitia pelaksana Porsenijar.

Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif meminta seluruh atlet dan peserta yang tergabung dalam kontingen Sidrap tampil maksimal serta menunjukkan kemampuan terbaik di setiap cabang yang diikuti, baik bidang olahraga, seni, maupun pembelajaran.

Menurutnya, sebagai tuan rumah, Kabupaten Sidrap tidak hanya dituntut sukses menyelenggarakan ajang tingkat provinsi tersebut, tetapi juga harus mampu menorehkan prestasi membanggakan.

“Berikan bukti berupa prestasi, bukan sekadar narasi. Karena itu, semuanya di kontingen olahraga, kontingen pembelajaran, dan kontingen seni tunjukkan kemampuannya, tunjukkan kehebatannya sebagai tuan rumah. Maka kita siap menjadi juara umum,” tegas Syaharuddin.

Tekankan Mental Juara dan Sportivitas

Bupati menilai kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan selama Porsenijar berlangsung.

Ia mengajak seluruh anggota kontingen untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kerja keras agar mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidrap.

Syaharuddin optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Sidrap mampu mencatatkan prestasi terbaik pada ajang tersebut.

“Dengan bersama-sama memohon rida Allah SWT, semoga kontingen PGRI Sidrap mencatatkan sejarah sebagai juara umum di Porsenijar PGRI Sulsel 2026,” ujarnya.

Diperkuat 149 Atlet dan Ofisial

Porsenijar PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 6 Juli 2026 dengan Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah.

Kontingen Kabupaten Sidrap diperkuat 149 atlet dan ofisial yang akan berkompetisi pada seluruh cabang olahraga, seni, dan pembelajaran yang dipertandingkan maupun dilombakan.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan dua capaian sekaligus, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, dengan harapan mampu meraih gelar juara umum pada ajang Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

Continue Reading

Trending