Connect with us

Wisuda 127 Santri Ponpes Al-Wahid Pape di Hadiri Bupati Sidrap

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Bupati Sidrap, H. Dollah Mando menyaksikan langsung wisuda khataman 30 juz dan khataman sharaf santri Pondok Pesantren Al-Wahid Pape, Sabtu (21/1/2023).

Sebanyak 127 santri diwisuda terdiri
15 khatam Al-Qur’an 30 juz, 39 khatam sharaf metode Al Miftah, dan 73 khatam sharaf metode Galappo.

Acara berlangsung di kompleks pondok pesantren yang terletak di Desa Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap.

Hadir di kesempatan itu, Direktur Ponpes Al-Wahid Pape, Dr. Ali Rahim, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, H. Basra, dan Kakan Kemenag Sidrap, H. Muhammad Idris Usman.

Para orang tua santri dan undangan lainnya juga hadir menyaksikan prosesi.

Saat memberi sambutan, Dollah Mando menyampaikan selamat kepada para santri serta Ponpes Al-Wahid Pape.

Ia pun berharap para santri yang telah tamat agar selalu menjaga hafalannya setelah berada di luar pondok.

“Agar hafalannya terjaga, metode yang dipakai di pondok diterapkan juga di luar,” ujar Dollah.

Dollah juga mengungkap, penghafal Al-Qur’an merupakan aset berharga dunia akhirat, utamanya bagi orang tuanya. Karenanya, ia berharap orang tua mengawasi aktivitas para santri di rumah.

“Bimbing anak-anaknya, karena kalau tidak rajin berlatih, hafalan bisa saja hilang,” tandas Dollah.

Wisuda ini dirangkaikan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dengan pembawa tausiah, AG. Prof. Dr. H. Abdul Rahim Arsyad.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

MC Erika Panen Pujian, Sukses Hidupkan Atmosfer Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel di Stadion Ganggawa

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Kemegahan pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) VII PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026), menyisakan kesan mendalam bagi puluhan ribu peserta dan tamu undangan. Selain sukses menghadirkan seremoni spektakuler, perhatian publik juga tertuju pada penampilan memukau Master of Ceremony (MC) Erika yang tampil penuh percaya diri di hadapan sekitar 72 ribu peserta dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Dikenal sebagai salah satu Duta Wisata Sulawesi Selatan, Erika membuktikan kapasitasnya sebagai pembawa acara profesional. Dengan pembawaan yang elegan, komunikatif, dan berwibawa, ia mampu menghidupkan suasana sejak awal hingga akhir acara, menjaga ritme kegiatan tetap dinamis tanpa mengurangi kekhidmatan prosesi resmi.

Kehadiran Erika di panggung utama menjadi salah satu warna tersendiri dalam pembukaan Porsenijar VII PGRI Sulsel. Kepiawaiannya merangkai kata, mengatur tempo acara, serta membangun interaksi dengan ribuan peserta membuat jalannya seremoni berlangsung lancar dan berkesan.

Perhelatan akbar tersebut dihadiri berbagai tokoh penting tingkat provinsi dan nasional. Sebagai tuan rumah, Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah, menyambut langsung para tamu kehormatan yang hadir di tribun utama.

Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Umum PB PGRI, serta para bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Kehadiran para pemimpin tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga, seni, dan kreativitas insan pendidikan di bawah naungan PGRI.

Stadion Ganggawa yang dipadati sekitar 72 ribu peserta menjelma menjadi simbol persatuan dan semangat kebersamaan dunia pendidikan Sulawesi Selatan. Ribuan guru, pelajar, dan kontingen dari seluruh daerah menghadirkan atmosfer yang penuh antusiasme, menjadikan pembukaan Porsenijar tahun ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraannya.

Di tengah besarnya skala acara, Erika mampu menjalankan tugasnya secara profesional. Ia berhasil menjaga keseimbangan antara protokoler resmi, hiburan, dan komunikasi publik sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, khidmat, namun tetap semarak.

Penampilan tersebut semakin mengukuhkan nama Erika sebagai salah satu MC profesional yang mampu tampil pada agenda berskala besar. Berbekal pengalaman sebagai Duta Wisata Sulawesi Selatan, ia menunjukkan bahwa representasi pariwisata tidak hanya diwujudkan melalui promosi destinasi, tetapi juga melalui kualitas, etika, dan profesionalisme saat tampil di ruang publik.

Kesuksesan memandu pembukaan Porsenijar VII PGRI Sulsel 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan karier Erika. Penampilannya di hadapan puluhan ribu peserta sekaligus para pejabat daerah dan nasional menjadi bukti bahwa talenta muda Sulawesi Selatan mampu tampil membanggakan pada panggung-panggung bergengsi, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah berbagai event berskala besar.

Continue Reading

Trending