77 Tahun Hari HPRL, Gubernur Sulsel : Kita Telah Alokasikan Rp 818 Miliar di Luwu Raya
Kitasulsel, Palopo—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman terus mendorong pembangunan di Luwu Raya. Hal itu sebagai komitmen dalam mewujudkan Pembangunan yang berkeadilan.
Dalam beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan senilai Rp 818 Miliar lebih di Tana Luwu, yakni di Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Luwu Utara.
Hal itu disampikan Gubernur Andi Sudirman pada acara 755 tahun Kabupaten Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-77 yang dilaksanakan di Lapangan Pancasila, Senin 23 Januari 2022 mengangkat tema “Ekonomi Tumbuh Tanah Luwu Sejahtera”.
“Alhamdulillah Luwu Raya dalam proyeksi startegis Sulsel, terbukti bahwa kami telah melakukan beberapa pembangunan di beberapa wilayah Luwu Raya. Alhamdulillah, sekitar Rp 818 Miliar telah dialokasikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk Luwu Raya,” ujarnya.
Tak hanya pembangunan melalui kewenangan Provinsi, Gubernur Sulsel juga telah mengucurkan sejumlah Bantuan Keuangan untuk sejumlah pembangunan di Luwu Raya.
Diantaranya tahun 2022 lalu Pemprov Sulsel mengalokasikan bantuan keuangan untuk peningkatan jalan ruas Bonglo-Pantilang di Luwu; pembangunan jembatan Poringan di Luwu; peningkatan jalan beton ruas Pekaloa – Tole; dan sebagainya.
“Tana Luwu terus menjadi prioritas kami sebagai wujud komitmen pembangunan yang berkeadilan, baik di Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Luwu Utara,” tegasnya.
“Beberapa fokus kita tahun ini, diantaranya pembangunan jalan Ruas Bua – Batas Kabupaten Toraja Utara di Luwu; rekonstruksi jalan Ruas Rantepao – Sa’dan – Batusitanduk di Luwu; rekonstruksi jalan ruas Ussu – Nuha – Beteleme – Batas Prov. Sulteng di Kabupaten Luwu Timur; dan sebagainya,” sebutnya.
Dirinya berharap dengan sinergitas bersama, dapat mewujudkan Tana Luwu untuk lebih baik.(My)
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Tarawih Perdana Ramadhan 1447 H, Bupati Sidrap Ajak Warga Perkuat Syukur dan Persatuan
KITASULSEL—SIDRAP—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., melaksanakan shalat Tarawih pertama Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Sidrap, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Rabu (18/02/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo itu turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap Andi Rahmat Saleh, S.E., M.Si., Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, para kepala OPD, serta jajaran staf lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa bersyukur karena masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan tahun ini.
“Marhaban Yaa Ramadhan. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan-Nya. Mari kita terus berusaha memperbaiki kehidupan kita menjadi lebih baik,” ujar Syahar.
Ia menegaskan, Ramadhan hendaknya dijadikan momentum introspeksi diri sekaligus ruang perencanaan masa depan yang lebih baik. Selain meningkatkan kualitas ibadah, bulan suci ini juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi serta membangun kerja sama yang utuh dan holistik antara pemerintah dan masyarakat.
Syaharuddin juga menyinggung perjalanan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati yang dimulai tahun lalu, dengan fokus pada penguatan sinergi Forkopimda, peningkatan kegiatan keagamaan dan pelestarian adat istiadat, serta kolaborasi antara unsur pemerintah, ulama, dan masyarakat.
Menurutnya, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidrap meningkat menjadi 70,59 poin, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan pun naik signifikan hingga mencapai 99 persen, setelah sebelumnya berada di peringkat bawah di Sulawesi Selatan.
Di sektor pendidikan, angka anak putus sekolah mulai menurun. Sementara pada sektor pertanian, nilai ekonomi produksi jagung menunjukkan capaian yang menggembirakan. Produksi beras meningkat dari 259 ribu ton menjadi 326 ribu ton. Adapun produksi gabah naik dari 534 ribu ton pada 2024 menjadi 679 ribu ton, dengan nilai ekonomi mencapai sekitar Rp4,6 triliun.
Ia juga menyampaikan dampak positif lainnya, seperti menurunnya angka kriminalitas berdasarkan data kepolisian serta meningkatnya aktivitas ekonomi yang tercermin dari pertumbuhan jumlah kendaraan.
Menutup sambutannya, Syaharuddin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam perjalanan kepemimpinannya terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
“Jika dalam kebersamaan kita ada hal-hal yang kurang berkenan, maka saya bersama keluarga menghaturkan permohonan maaf. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Sidrap yang Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur. SAROMASE Sidenreng Rappang,” tutupnya.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login