Connect with us

Dengan Pelayanan Prima Jamaah Umroh Apresiasi JWR Annur Maarif

Published

on

Kitasulsel, Makkah — Pelaksanaan Ibadah Umrah melalui fasilitas Janewa Rabbani Wisata (JRW) Tour & travel yang merupakan anak perusahaan travel PT. An-Nur Ma’arif mendapat apresiasi dari Jamaahnya dari Kota Makkah, Selasa(24/1/2023).

Pasalnya selama rangkaian proses Ibadah Umrah berlangsung, mulai dari pemberangkatan dari daerah, transit di Asrama haji sudiang, di Madinah,
sampai sekarang di Kota Makkah, Jamaah tampak bersemangat mengikuti seluruh rangkaian program yang telah diatur oleh Tim Manajemen travel JRW tersebut.

Salah seorang Jamaah, Zulkifli mengapreasiasi kegiatan dan komitmen yang telah diprogramkan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan pelayanan prima dari Tim Manajemen JRW An- Nur Maarif selama perjalanan Ibadah Umrah, mulai dari Akomodasi yang dekat dari Masjid
Nabawi di Madinah dan Masjidil Haram di
Makkah. Termasuk konsumsi yang disajikan
sesuai dengan kesukaan jamaah,” ujarnya.

Lebih lanjut Zulkifli yang juga merupakan salah satu Pengurus Masjid Agung Sidrap mengatakan bahwa, ada hal yang sangat berkesan bagi Jamaah yaitu hadirnya Pembimbing (Muthawif) yang profesional
dan berpengalaman sehingga rangkaian ibadah Hal senada disampaikan Syamsu Alam yang merupakan Jamaah yang berangkat Umrah setelah berhasil meraih juara terbaik 1 cabang lomba Hifdzil 30 Juz.

“Luar biasa pelayanan yang diberikan oleh
pihak travel JRW Annur Maarif, pelaksanaan
ibadah terasa nyaman dan aman, semoga
senantiasa istiqamah dalam melayani
Jamaah”, harapnya.

Sementara itu,Muhammad Handi Yasin,yang juga merupakan Qiraat Murottal terbaik Sidrap turut memberi atensi yang luar biasa pada manajemen JRW AnNur Maarif sebagai penyelenggara Ibadah umrah.

“Jujur saja,umrah ini merupakan kali pertama bagi saya dan itu sangat berkesan,pasalnya JRW Annur Maarif menyiapkan sarana dan fasilitas yang sangat baik,olehnya itu saya
ucapakan banyak terima kasih atas pelayanan tersebut’, ungkapnya.

Begitu pula Evi Aprianti,yang merupakan Dosen Universitas Hasanuddin (Unhas)Makassar pun juga memberi apresiasi.

“Thank you An-Nur Ma’arif under representative of JRW tour and travel for handling all the things ucapnya dalam bahasa inggris.

Sebelumnya,An-Nur Maarif-JRW dibawah bendera PT An-Nur Maarif memberangkatkan sebanyak 534
jamaah umroh ke tanah suci Mekkah,Senin,16 Januari 2023,lalu.

Direktur PT An-Nur Maarif,H Bunyamin Yapid LC MH mengatakan,ratusan jamaah umroh yang diberangkatkan tersebut atas kepercayaan masyarakat memilih Annur-JWR.

“Alhamdulillah,ini bukti bahwa Annur-JWR
adalah travel dengan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan ibadah umroh.Pilihan tepat, bukan pilihan nekat,”ujarnya.

Pelayanan ibadah umroh PT An-Nur Maarif memang diakui oleh kantor wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan.
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sulsel,Ikbal Ismail dalam memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada travel An-Nur.

Dikatakannya,bahwa Annur Maarif telah
menggunakan pengelolaan pelayanan ibadah umroh berbasis jamaah haji yang pertama di Sulawesi Selatan,bahkan mungkin di Indonesia.

“Ini luar biasa dan kami Kemenag
mengapresiasi hal tersebut.Inilah biro umroh
yang paling banyak memberangkatkan
jamaah dalam 1 kelompok terbang atau
kloter,,”ujarnya.

Sistem pelayanan umroh berbasis managemen haji yang diterapkan An-Nur Maarif untuk lebih memudahkan dan meningkatkan pelayanan maksimal dan terarah kepada para calon jamaah.

Sementara itu,sebanyak 534 jamaah umroh
disiapkan 4 hotel dan akomodasi lainnya.Hal
tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik sehingga jamaah bisa beribadah dengan khusyuk.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menko Polkam Tegaskan Wacana Larangan Vape Hanya untuk yang Mengandung Narkotika

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa wacana pelarangan vape yang disampaikan pemerintah tidak ditujukan untuk seluruh produk rokok elektrik, melainkan hanya yang terbukti berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Penegasan tersebut disampaikan Djamari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026), untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap pemerintah akan melarang seluruh peredaran vape di Indonesia.

“Saya kan tadi memberitahukan untuk dicoba dipelajari untuk kita ngambil tindakan tegas,” ujar Djamari kepada wartawan.

Saat ditanya apakah kebijakan itu akan berlaku untuk semua rokok elektrik, Djamari memastikan bahwa fokus pemerintah adalah produk vape yang disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika.

“Oh, yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Djamari menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemberantasan narkotika dilakukan hingga ke akar-akarnya. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Djamari menginstruksikan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan koordinasi guna memperketat tata kelola perdagangan rokok elektrik di Indonesia.

“Hari ini saya instruksikan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektrik di Indonesia,” kata Djamari.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur impor maupun distribusi rokok elektrik guna mencegah penyalahgunaannya sebagai media peredaran narkotika jenis baru.

Menurut Djamari, pemerintah akan mendasarkan setiap kebijakan pada hasil kajian lintas kementerian dan lembaga. Apabila kajian tersebut menunjukkan bahwa risiko penyalahgunaan vape lebih besar daripada manfaatnya dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah yang lebih tegas.

“Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tandasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai sarana peredaran maupun konsumsi narkoba.

Continue Reading

Trending