Connect with us

Jelang Pemilu 2024, Legislator Muchlis Misbah Ingatkan Rakyat Tak Tergoda dengan Uang 100 ribu

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Memasuki awal tahun 2023 menjadi momentum bagi partai politik atau politisi untuk mempersiapkan diri menghadapi pesta demokrasi. Di mana akan digelar pada Pemilu 2024 mendatang.

Di tahun ini juga merupakan waktu bagi bakal calon anggota legislatif petahana ataupun pendatang baru untuk turun ke masyarakat. Mereka mensosialisasikan dirinya sebagai calon wakil rakyat.

Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah menilai momentum pesta demokrasi lima tahunan tersebut memang sudah menjadi cikal-bakal dalam menentukan para pemimpin rakyat kedepan. Apalagi, menurut politisi dari Partai Hanura ini, ada berbagai strategi yang sudah dipersiapkan oleh seluruh pelaku politik dalam menghadapi Pemilu ataupun pemilihan calon wakil rakyat.

Namun, kata Muchlis Misbah, masyarakat seyogyanya harus terus mendapatkan edukasi politik. Salah satunya tentang bagaimana cara memilih pemimpin yang baik dan benar-benar bisa menjadi penyambung lidah kepada pemerintah.

“Pertama yang harus kita gencarkan bahwa edukasi tentang money politics atau politik uang. Meskipun sampai hari ini masih banyak yang melakukan, setidaknya bisa mengurangi,” kata Muchlis Misbah, Rabu (25/1/2023).

Ia meminta masyarakat ataupun yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya nanti dengan sebaik-baiknya. Terlebih, tidak memilih berdasar politik uang.

Menurutnya, menjauhi politik uang sangat penting, karena sangat terkait dengan pembangunan dan masa depan bangsa Indonesia. Ia pun berpesan agar rakyat memilih berdasakan rekam jejak dan karakteristik para calon pemimpin.

“Itulah kenapa masyarakat kita harus bela-belain menerima uang misalnya 100 ribu tanpa melihat seperti apa calon pemimpinnya. Nah, disitulah edukasi politik yang baik harus terus digalakkan agar rakyat bisa memilih calonnya berdasarkan karakteristik dan rekam jejaknya,” jelasnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Makassar ini berpendapat kebanyakan masyarakat saat ini selalu menyalahkan pemimpin ketika ada kebijakan yang tidak sesuai dan memberi pelayanan yang kurang baik terhadap kepentingan rakyat.

“Tugas kita semua memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ketika pemimpin itu tidak bagus, jangan salahkan pemimpinnya. Tapi salahkan pemilih pemimpinnya, kenapa mau digoda dengan uang,” tutupnya. (*)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Irwan Lepas 3.000 Peserta Fun Run Juara 2026, Semarakkan HUT ke-23 Luwu Timur

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Sebanyak 3.000 peserta memadati kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, untuk mengikuti ajang Fun Run Juara 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan lari santai dengan jarak tempuh 7,5 kilometer tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Luwu Timur, , yang turut memberikan semangat kepada para peserta sebelum mengibarkan bendera start.

Momentum pelepasan peserta turut dihadiri Ketua TP PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Sulawesi Selatan, , Ketua DPRD Luwu Timur, , Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, , Sekretaris Daerah, , Ketua KONI Luwu Timur, , unsur Forkopimda, serta Kepala BPS Luwu Timur, .

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Luwu Timur yang menjadi penggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan merupakan langkah positif dalam mendorong budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Esensi dari Fun Run ini tidak hanya sekadar menjaga kebugaran fisik, melainkan juga mempererat tali silaturahmi antara komunitas pelari dan profesi perawat, sekaligus memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Irwan.

Tingginya antusiasme peserta membuat suasana semakin meriah. Bahkan, Bupati Irwan memberikan kejutan dengan mengumumkan bahwa hadiah uang pembinaan bagi para pelari yang berhasil finis di posisi terdepan akan dilipatgandakan menjadi dua kali lipat.

Ketua DPD PPNI Luwu Timur, , mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini terasa lebih istimewa karena berhasil menarik partisipasi pelari dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sulawesi tetapi juga dari Pulau Jawa.

“Partisipasi peserta tahun ini sangat luar biasa. Selain pelari lokal, banyak komunitas lari dari berbagai daerah yang turut ambil bagian sehingga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus promosi daerah,” katanya.

Setelah menyelesaikan rute sepanjang 7,5 kilometer, para peserta disambut dengan sesi senam Zumba bersama yang dipandu instruktur Zin Tia. Kegiatan tersebut menjadi sarana relaksasi sekaligus menambah kemeriahan perayaan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur.

Pada akhir acara, panitia mengumumkan para pelari tercepat yang berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai kategori.

Untuk Kategori Pelajar Putra, dominasi ditunjukkan tim MRT Malili. Indra Putra berhasil meraih posisi pertama, disusul Ahmad Noval di posisi kedua. Posisi berikutnya ditempati Basri, Alvin Tuko, dan Esario Paria.

Sementara pada Kategori Umum Putra, tim MRT Malili kembali menunjukkan keunggulannya. Yosafat tampil sebagai juara pertama, diikuti Indra di posisi kedua, Atman di posisi ketiga, Burhanuddin di posisi keempat, dan Yordan di posisi kelima.

Adapun pada Kategori Umum Putri, pelari bernomor dada 0573 dari MRT Malili sukses menjadi yang tercepat. Posisi kedua dan ketiga diraih Ainun dan Rahel yang juga berasal dari MRT Malili. Sementara posisi keempat ditempati Murniati dan Sarah Artalita melengkapi lima besar pelari putri terbaik.

Ajang Fun Run Juara 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling menyedot perhatian masyarakat dalam peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Selain mengampanyekan pola hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta memperkuat semangat kolaborasi antar komunitas dan pemerintah daerah.

Dengan jumlah peserta yang mencapai 3.000 orang dan keterlibatan pelari dari berbagai daerah, Fun Run Juara 2026 semakin mengukuhkan Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan budaya olahraga dan gaya hidup sehat di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending