Connect with us

Santri Baru Tahfidzul Qur’an Darul Islam Nona-nonae Segera Masuk Pondok

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Santri baru Tahfidzul Qur’an Darul Islam Nona-nonae, Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap akan mulai masuk pondok, Kamis (26/1/2023).

Sesuai jadwal, para santri akan masuk pondok binaan Pemerintah Kabupaten Sidrap itu Pukul 14.00 hingga Pukul 18.00 Wita.

Sehari sebelum masuk pondok, para santri diterima secara resmi di rumah jabatan Bupati Sidrap, Jl. Lanto Dg. Pasewang, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Bupati Sidrap, H. Dollah Mando hadir langsung dalam acara tersebut.

Dollah Mando didampingi Ketua PKK Sidrap, Suhara Dollah, Ketua Badan Pengelola Pondok Tahfidzul Qur’an Darul Islam, H. Bachtiar, serta Kabag Kesra, Patriadi. Turut hadir, para camat, lurah, serta para donatur, dan orang tua santri.

Dalam sambutannya, Dollah berpesan kepada seluruh santri agar betul-betul menuntut ilmu dengan baik selama berada di pondok. Ia juga mengapresiasi para orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di pondok pesantren.

“Karena anak-anak inilah nantinya menjadi modal kita dunia akhirat,” tutur Dollah.

Dollah mengingatkan, anak-anak saat berada di asrama tentunya tidak sama dengan di rumah. “Ketika orang tua menyerahkan anak-anaknya, artinya telah mempercayakan pondok tahfidz untuk mendidik anaknya dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bachtiar menjelaskan, pengelolaan pondok tersebut berdasarkan SK Bupati Nomor 398/VI/2022, tentang Pengurus Badan Pengelola Pondok Tahfidz Darul Islam Nona Nonae Kabupaten Sidrap.

“Hal ini sesuai visi misi Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menciptakan kondisi kehidupan beragama yang religious, serta program Bupati satu tahfidz satu desa/kelurahan,” terang Bachtiar.

Kadis Kominfo Sidrap itu mengungkap, pondokan yang disiapkan pengelola ada dua, yaitu Pondok Tahfidz Darul Islam Nona Nonae, dan Pondok Tahfidz Al Ikhlas Botto.

“Khusus Pondok Tahfidz Darul Islam Nona-nonae berkapasitas 30 santri. Dan Insya Allah untuk tahap I ini santrinya berasal dari masing-masing kelurahan akan ditempatkan di pondok tersebut. Jumlah santri yang sudah mendapatkan rekomendasi sampai saat Ini sudah berjumlah 24 orang,” pungkasnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Meneladani Semangat Juang Pahlawan, Kapolda Sulsel Pimpin Ziarah Nasional Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR, – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Upacara Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ziarah nasional ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus menjadi tradisi tahunan Polri untuk mengenang jasa-jasa para pejuang bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi Indonesia.

Dalam suasana yang penuh khidmat, Kapolda Sulsel bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sulsel mengikuti seluruh prosesi upacara dengan penuh penghormatan. Turut hadir Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombes Pol. Feby Dapot P. Hutagalung, para pejabat utama, serta personel Polda Sulsel.

Prosesi upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta sebagai bentuk refleksi atas perjuangan para pendahulu bangsa.

Selanjutnya, Kapolda Sulsel selaku inspektur upacara melakukan peletakan karangan bunga di Tugu Pahlawan yang berada di kawasan TMP Panaikang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pejuang sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa mereka.

Upacara berlangsung tertib dan penuh makna di bawah komando AKBP Junaedi yang bertindak sebagai Komandan Upacara. Seluruh peserta tampak khusyuk mengikuti setiap tahapan kegiatan yang sarat dengan nilai patriotisme dan nasionalisme.

Menguatkan Semangat Pengabdian

Momentum ziarah nasional tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

Semangat pengabdian, disiplin, loyalitas, dan pengorbanan yang diwariskan para pejuang bangsa dinilai tetap relevan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polri diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme serta integritas.

Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Penguatan Komitmen

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Selain mengenang jasa para pahlawan, kegiatan ziarah nasional juga menjadi pengingat bahwa setiap tugas dan pengabdian yang dijalankan anggota Polri merupakan bagian dari upaya melanjutkan cita-cita perjuangan para pendiri bangsa.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik, sekaligus menjaga amanah perjuangan para pahlawan demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

Continue Reading

Trending