Bupati Sidrap Ikuti Pengarahan Mendagri Terkait Penanganan Inflasi
Kitasulsel, Sidrap – Bupati Sidrap, H. Dollah Mando mengikuti pengarahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengenai penanganan pemulihan ekonomi dan inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (27/1/2023).
Dollah Mando bersama para bupati dan walikota se-Sulsel mengikuti pengarahan Mendagri secara langsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Mendagri Tito Karnavian di kesempatan itu didampingi Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dan Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari.
Pengarahan ini diikuti pula secara virtual unsur forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap di ruang kerja Wakil Bupati Sidrap, Lantai II Kantor Bupati, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.
Tampak hadir, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, Kabag Log Polres Sidrap, AKP Nirwan, Kasi Datun Kejari Sidrap, Andi Unru, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Siara Barang, dan Kabag Perekonomian, Arnol Baramuli.
Dalam kegiatan ini, Andi Sudirman Sulaiman memaparkan perkembangan dan pemulihan ekonomi serta penanganan inflasi di Sulsel.
Sementara Mendagri Tito Karnavian mengungkap, pemerintah pusat saat ini tengah fokus pada pemulihan ekonomi sebagai akibat dari pandemi covid-19 yang terjadi beberapa tahun belakangan ini.
Ditambahkannya, seluruh aspek perlu mewaspadai inflasi yang melanda secara dunia secara menyeluruh, yang terjadi akibat beberapa faktor, di antaranya perang Rusia-Ukrania yang mengakibatkan krisis secara global, dan tidak seimbangnya persediaan barang dan permintaan masyarakat.
“Masalah inflasi ini harus menjadi perhatian semua pihak, karena berhubungan dengan harga barang dan jasa khususnya bahan pokok yang bisa menjadi gangguan politik, sosial dan keamanan,” ujar Mendagri.
Inflasi yang terjadi di Indonesia, lanjut Mendagri Tito, berada pada posisi 5,51% per Desember 2022. Walau masih dalam kategori inflasi ringan, namun harus menjadi perhatian semua pihak, khusunya Pemerintah Daerah, agar tidak beranjak naik.
“Hal ini dapat ditangani dengan beberapa cara di antarnya menjaga kenaikan harga khususnya yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” papar Tito.
“Semua pemerintah daerah harus bekerja untuk menekan inflasi yang terjadi dan terus memelihara kondisi yang kondusif untuk pemulihan ekonomi masyarakat,” tandasnya.(win)
Nasional
Sulawesi Tengah Resmi Jadi Tuan Rumah Utsawa Dharma Gita Nasional XVI Tahun 2027
Kitasulsel–PALU – Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional XVI Tahun 2027. Kepastian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 277 Tahun 2026.
Menindaklanjuti penetapan tersebut, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama mulai melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah guna mematangkan berbagai persiapan penyelenggaraan.
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama, Prof. I Nengah Duija, bersama jajaran dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Palu, Rabu (2/7/2026). Pertemuan turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan Bimas Hindu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Pembimas Hindu, pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyukseskan penyelenggaraan UDG XVI Tahun 2027.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah telah merancang pembangunan gedung serbaguna berkapasitas sekitar 30.000 orang di kawasan Taman Kota Palu yang direncanakan menjadi lokasi pembukaan acara. Selain itu, pemerintah provinsi juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kebutuhan anggaran penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.
Tak hanya menjadi ajang perlombaan seni baca kitab suci Hindu, UDG XVI Tahun 2027 juga diproyeksikan sebagai momentum promosi budaya dan pariwisata Sulawesi Tengah.
Pemerintah daerah menargetkan sejumlah kegiatan spektakuler yang berpotensi memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), di antaranya penanaman 3.000 bibit pohon durian, penampilan kolosal 3.000 penari Tari Rejang, serta penyajian 30.000 tusuk sate khas daerah.
Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama, Prof. I Nengah Duija, menyambut positif sinergi yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mempersiapkan penyelenggaraan UDG XVI.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan penyelenggaraan yang sukses, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luas bagi masyarakat.
“Sinergi ini diharapkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan UDG, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect bagi pengembangan pariwisata, penguatan ekonomi lokal, serta pelestarian nilai-nilai religius di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, Utsawa Dharma Gita Nasional XVI Tahun 2027 diharapkan menjadi ajang pelestarian nilai-nilai keagamaan, penguatan budaya, sekaligus mempererat persatuan dan kerukunan bangsa melalui semangat kebersamaan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login