Connect with us

Segera Realisasi, Sistem Transportasi Baru Sudirman Loop Bakal Jadi Pilot Project Transportasi Publik

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendukung Sistem Transportasi Antarmoda Terpadu di Kawasan Jl Sudirman, Makassar. Program ini merupakan kerja sama Kemenhub RI, World Resources Institute (WRI) dengan Pemerintah Kerajaan Inggris.

Pemerintah Kerajaan Inggris-lah yang menjadi pendonor moda transportasi publik ramah lingkungan dan sehat ini.

“Saya senang sekali ada project seperti ini. Konsep loop itu bagus, bisa menjangkau titik-titik bangkitan penumpang yang mengintegrasikan bangkitan baru. Kalau pilotnya hanya ingin memulai bahwa ada publik transportasi di tengah kota maka silahkan jalan,” kata Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto usai menerima kunjungan WRI di kediamannya, Senin, (30/01/2023), malam tadi.

Namun dia menyarankan agar kedepannya dapat diprogram lebih besar lagi bukan hanya di tengah kota.

“Bisa rutenya dari Kampus Unhas ke Sirkuit, Sport Center, Newport lalu masuk ke Pusat Kota, ke Downtown (Pantai Losari) terus berputar begitu, loop aja dulu begitu. Bangkitannya pasti tinggi. Apalagi dengan sistem dua rel, keren itu,” sarannya.

Bahkan dia memperkirakan di wilayah Biringkanaya dan Tamalanrea saja bangkitannya sudah bisa mencapai 50 persen dari total ratusan ribu jumlah penduduk di sana.

“Harus ada gagasan lebih besar dari Sudirman Loop seperti Makassar Loop. Lebih general yang menghubungkan kecamatan-kecamatan, sehingga potensi bangkitan dan tarikannya dapat diakomodasi,” ungkapnya.

Senior Transport Specialist WRI Indonesia for Makassar Prof Sakti Adji Adisasmita mengatakan Kerajaan Inggris rencana memberikan anggaran donor perihal sistem transportasi di kota Makassar.

Olehnya pihaknya memulai dengan project yang kecil dahulu dengan konsep Pilot Project di Sudirman Loop.

“Jadi bagaimana konsepnya transportasi antarmoda yang sehat tidak hanya pejalan kaki, sepeda tetapi di situ ada konektivitas antarmoda. Misalnya transportasi publik dengan skala lebih kecil sehingga frekuensi putaran dari Sudirman Loop itu bisa terlayani dengan baik dan meminimalkan transportasi pribadi,” kata Prof Sakti.

Dengan sistem transportasi antarmoda, kata dia, perlu adanya penempatan simpul-simpul di beberapa tempat di wilayah Sudirman Loop seperti dalam bentuk Transportasi Oriented Development (TOD) dalam skala yang lebih kecil karena lahan tersedia makanya simpul ditingkatkan agar terjadi integrasi moda.

Olehnya di kawasan itu pula bakal menarik wisatawan untuk berkunjung di sana dan bertransportasi sehat di sana.

“Selanjutnya akan dikembangkan di beberapa titik di Makassar dan yang kecil bisa dikembangkan-digabung secara terintegrasi. Sehingga pusat kota tidak hanya jadi tujuan tetapi destinasi wisata dan kuliner,” ucapnya.

Dalam waktu dekat program itu akan terealisasi. Besok, 31 Januari, lanjut dia, akan ada webinar dengan tema Sistem Transportasi Antarmoda Terpadu di Kawasan Sudirman Loop Kota Makassar dahulu baru kemudian rencananya Maret nanti pihak embassy dari Kerajaan Inggris akan hadir dan bertemu Wali Kota terlebih dahulu untuk pembicaraan selanjutnya

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Safari Ramadan di Bontoala dan Ujung Tanah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham melaksanakan salat Isya berjamaah bersama masyarakat dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Al Fattah, Minggu (15/03/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menghidupkan suasana ibadah di penghujung bulan Ramadan.

Usai melaksanakan salat Isya berjamaah, Aliyah Mustika Ilham melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman.

Kehadiran Wakil Wali Kota Makassar tersebut disambut hangat oleh jamaah yang memadati masjid untuk beribadah bersama dalam suasana penuh kekhusyukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut camat setempat, lurah, serta para ketua RT dan RW yang ikut mendampingi jalannya Safari Ramadan.

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa momentum akhir Ramadan menjadi waktu yang sangat berharga bagi umat Muslim untuk semakin meningkatkan ibadah dan memperkuat kebersamaan.

“Ramadan sebentar lagi akan meninggalkan kita. Karena itu mari kita manfaatkan sisa waktu yang ada untuk memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, dan menebar kebaikan kepada sesama,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang telah terbangun selama bulan Ramadan.

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang tumbuh di bulan suci ini diharapkan dapat terus dijaga bahkan setelah Ramadan berakhir.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Makassar juga menyerahkan paket Ramadan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta upaya berbagi kebahagiaan di penghujung bulan suci Ramadan.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap kedekatan antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Makassar.

Continue Reading

Trending