Connect with us

Bahayakan Pengguna Jalan, Pakkandatto Tegur Pemilik Bangunan Jl Satando  

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Maksimalkan kebersihan kota Makassar, anggota Pasukan Penindakan Anti Kotor (Pakanddatto) terus melakukan pendisiplinan warga.

Kali ini teguran diberikan kepada warga Jl Satando, kelurahan Tamalabba, kecamatan Ujung Tanah. Warga yang bernama P. Cambang merupakan pemilik bangunan, yang bahan materialnya berada di bahu jalan dan meluber hingga ke badan jalan.

Anggota Pakandatto, Ismail Apriyanto dari kelurahan Tamalabba bersama Arief Hidayat, Pakandatto kelurahan Pattingalloang Baru, berkeliling kelurahan untuk mengawasi penanganan kebersihan di kelurahan Tamalabba, dan menemukan adanya timbunan material bahan bangunan berupa pasir, yang meluber hingga ke badan jalan.

Hal ini dapat mengganggu pengguna jalan, dan cukup berbahaya, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini, sehingga anggota Pakandatto memberikan teguran kepada pemilik bangunan.

“Sesuai dengan instruksi wali kota, kita memberikan teguran di awal, untuk tetap menjaga kebersihan Makassar,” ujar Ismail Apriyanto, Rabu (1/02/2023).

Dengan rutinnya anggota Pakandatto melakukan pantauan di setiap kelurahan, diharapkan tingkat kedisiplinan dan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan dapat semakin meningkat.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending