Connect with us

Tunjang Kinerja, Danny Pomanto Bersama Kajati Sulsel Resmikan Rumdis Asisten Kejati Sulsel

Published

on

Kitasulsel, Makassar — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Raden Febrytrianto meresmikan Rumah Dinas (Rumdis) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel), di Jalan Adhyaksa, Kamis (2/2/2023).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti secara simbolis di Rumdis Asisten Pidana Khusus (Aspidsus).

Ada empat unit yang diresmikan yakni Rumdis Asisten Intel (Asintel), Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Asisten Pengawas dan Aspidsus.

“Alhamdulillah hanya empat bulan pengerjaan sudah selesai sebanyak empat unit. Desain yang menarik dan nyaman dipandang mata,” ucap Danny.

Kata Danny, meskipun daerah jalan Adhyaksa rawan air namun melihat hasil pembangunan jalan sudah ditinggikan sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman dan aman.

“Apalagi ini sudah masuk musim penghujan. Semoga dengan adanya Rumdis ini bisa membawa keberkahan bagi para asisten dalam bekerja,” harapnya.

Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Raden Febrytrianto mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan  dari Pemerintah Kota Makassar baik dari sarana maupun prasarana.

“Terima kasih pak wali, atas dukungannya hingga Rumdis ini berdiri dengan nyaman,” sebutnya.
Ia juga mengungkapkan kehadiran Rumdis  ini untuk mempermudah mobilitas ataupun akses dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

“Jadi tidak pusing lagi memikirkan lagi untuk pindah kos satu ke kos lainnya sebagaimana yang biasa dialami dalam tugas,” tuturnya.
Peresmian ini juga dihadiri oleh Kajari Makassar, Andi Sundari dan Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Buka LDKO Sekolah Rakyat, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan bagi Generasi Muda

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Dalam upaya mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan kompetitif, Bupati Syaharuddin Alrif membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 66, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Wisata Datae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang ini diikuti sebanyak 100 siswa dari jenjang SD hingga SMA, serta dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Camat Watang Pulu Mansur, Kapolsek Watang Pulu, perwakilan dinas terkait, para lurah se-Kecamatan Watang Pulu, kepala sekolah, pembina, serta panitia pelaksana.

Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin Alrif memberikan motivasi kepada para siswa agar mampu menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter kuat dan berdaya saing tinggi. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis negara yang dirancang khusus untuk membentuk karakter kepemimpinan.

“Anak-anakku semua, Sekolah Rakyat dipersiapkan untuk membentuk karakter kepemimpinan di masa yang akan datang. Fasilitas mewah dan guru pintar tidak cukup tanpa kesungguhan dari diri sendiri. Kalian harus menjadi mental petarung dan mental juara,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam pengembangan Sekolah Rakyat dilandasi oleh cita-cita besar untuk melahirkan generasi sukses dari Sidrap.

“Target saya, ada 1.000 anak Sidrap yang berhasil, maka Sidrap di tahun 2045 akan mencapai masa keemasannya. Sekolah Rakyat ini adalah tempat yang pas bagi mereka yang ingin mengubah nasib dan martabat keluarga,” ujarnya.

Terkait infrastruktur, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat saat ini hampir rampung. Ia memproyeksikan proses perpindahan ke gedung baru akan dilakukan pada Juni atau Juli mendatang.

“Sebentar lagi kita akan pindah ke sekolah permanen. Bangunannya luar biasa, asramanya lengkap, bahkan fasilitas olahraganya sangat memadai. Ini akan menjadi sekolah terbaik di seluruh Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi melaporkan bahwa saat ini Sekolah Rakyat Terintegrasi 66 menampung sekitar 200 siswa, terdiri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Pihaknya menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga 800 siswa pada tahun ajaran 2026/2027. Ia juga menegaskan bahwa seluruh kebutuhan siswa, mulai dari seragam hingga biaya operasional, sepenuhnya ditanggung oleh negara.

Program ini diharapkan menjadi salah satu solusi strategis dalam mencetak generasi unggul sekaligus menekan angka kemiskinan melalui jalur pendidikan di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Continue Reading

Trending