Connect with us

Dirangkaikan Sosialisasi, Camat Tallo Alamsyah Lantik Sejumlah Pengurus Masjid

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Menunjukan eksistensinya Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tallo melantik pengurus Badan Koordinasi Majelis Taklim.

Pelantikan tersebut dihadiri Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin.S STP, Msi mewakili Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kota Makassar Indira Yusuf Ismail, di Majid Awaluddin Kelurahan Tallo, Sabtu (4/02/2023).

Selain Pelantikan Pengurus Badan Kordinasi Majelis Taklim Masjid, juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup
Kehadiran Alamsyah Sahabuddin didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga(TP PKK) Kecamatan Tallo, Tia Handini Eka Pranasari ST, dan para Lurah

Dalam sambutannya Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin mengatakan, dengan dilantiknya pengurus majelis taklim diharapkan dapat membangkitkan semangat dalam melakukan kegiatan kegiatan Majelis Taklim di Kelurahan Tallo dan mejadi wadah untuk saling bersilaturahmi, serta semakin bersemangat menimbah ilmu keagamaan

“Diharapkan dengan dilantiknya pengurus Badan Kordinasi Majelis Taklim Masjid dapat membangkitkan semangat dalam melakukan kegiatan kegiatan keagamaan dan sosia serta menjadi wadah menjalin kekeluargaan di Kelurahan Tallo,”tutur Alamsyah Sahabuddin

Pada Kesempatan itu, Alamsyah Sahabuddin memberi apresiasi kepada DMI Kecamatan Tallo yang mensosialisasikan gerakan masyarakat hidup sehat. Menurutnya hidup sehat merupakan salah satu program pemerintah Kota Makassar yang kini gencar dilaksanakan yaitu pencegahan stunting pada anak dan pencegahan penyebaran tuborclosis (TBC).

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Syaharuddin hadir didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Sidrap, Ibrahim. Rakornas ini menjadi forum strategis untuk memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian nasional.

Rapat yang diinisiasi Kementerian Pertanian RI itu juga membahas arah kebijakan pemerintah dalam pemanfaatan sumber daya alam daerah guna mendorong kemandirian pangan, peningkatan produksi protein, hingga pengembangan energi terbarukan.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim.

“Mitigasi kekeringan harus dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berbasis data. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan air untuk lahan pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah konkret yang perlu dilakukan meliputi optimalisasi embung, perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi, pemanfaatan pompanisasi, serta penggunaan teknologi pertanian modern.

“Perlu kekompakan antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian dalam mewujudkan Indonesia swasembada pangan,” tegas Amran.

Dalam forum tersebut, Kementerian Pertanian juga menyampaikan komitmen dukungan kepada daerah yang telah menyiapkan usulan strategis, termasuk percepatan pembangunan dan rehabilitasi irigasi, penggunaan varietas tahan kekeringan, serta penguatan sistem informasi iklim.

Menanggapi hal itu, Syaharuddin Alrif menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk segera menindaklanjuti hasil rakornas dengan langkah nyata di daerah. Ia menilai mitigasi kekeringan menjadi hal krusial mengingat Sidrap merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

“Sidrap berkomitmen penuh dalam mendukung target swasembada pangan nasional. Kami akan memastikan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat agar program mitigasi kekeringan berjalan optimal,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending