Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Dirangkaikan Sosialisasi, Camat Tallo Alamsyah Lantik Sejumlah Pengurus Masjid

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Menunjukan eksistensinya Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tallo melantik pengurus Badan Koordinasi Majelis Taklim.

Pelantikan tersebut dihadiri Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin.S STP, Msi mewakili Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kota Makassar Indira Yusuf Ismail, di Majid Awaluddin Kelurahan Tallo, Sabtu (4/02/2023).

Selain Pelantikan Pengurus Badan Kordinasi Majelis Taklim Masjid, juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup
Kehadiran Alamsyah Sahabuddin didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga(TP PKK) Kecamatan Tallo, Tia Handini Eka Pranasari ST, dan para Lurah

Dalam sambutannya Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin mengatakan, dengan dilantiknya pengurus majelis taklim diharapkan dapat membangkitkan semangat dalam melakukan kegiatan kegiatan Majelis Taklim di Kelurahan Tallo dan mejadi wadah untuk saling bersilaturahmi, serta semakin bersemangat menimbah ilmu keagamaan

“Diharapkan dengan dilantiknya pengurus Badan Kordinasi Majelis Taklim Masjid dapat membangkitkan semangat dalam melakukan kegiatan kegiatan keagamaan dan sosia serta menjadi wadah menjalin kekeluargaan di Kelurahan Tallo,”tutur Alamsyah Sahabuddin

Pada Kesempatan itu, Alamsyah Sahabuddin memberi apresiasi kepada DMI Kecamatan Tallo yang mensosialisasikan gerakan masyarakat hidup sehat. Menurutnya hidup sehat merupakan salah satu program pemerintah Kota Makassar yang kini gencar dilaksanakan yaitu pencegahan stunting pada anak dan pencegahan penyebaran tuborclosis (TBC).

 

 

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

Menag Minta Tim Hisab Rukyat Jadi Jembatan Persatuan Umat Jelang Sidang Isbat Iduladha 1447 H

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Tahun 2026 menjadi jembatan persatuan umat dalam penetapan awal bulan Hijriah, termasuk menjelang sidang isbat Iduladha 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Menag saat mengukuhkan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Tahun 2026, Selasa (12/5/2026). Menurutnya, perbedaan penetapan hari besar keagamaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan harus dikelola melalui dialog, pendekatan ilmiah, dan semangat kebersamaan.

“Penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia bukan sekadar urusan kalender, tetapi menyangkut keyakinan dan kebersamaan sosial umat. Karena itu, tim ini memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan keputusan yang kuat secara syar’i sekaligus saintifik,” ujar Nasaruddin Umar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan dari Mahkamah Agung, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, serta Majelis Ulama Indonesia.

Selain itu, hadir pula unsur organisasi kemasyarakatan Islam, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh-tokoh falak perempuan.

Menurut Menag, keberadaan Tim Hisab Rukyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan kepastian hukum terkait pelaksanaan ibadah umat Islam melalui pendekatan yang dialogis dan inklusif.

“Kementerian Agama mengedepankan dialog dan sinergi. Perbedaan metode yang berkembang di masyarakat harus dipertemukan melalui ruang komunikasi yang sehat demi kemaslahatan bersama,” lanjutnya.

Nasaruddin Umar juga menekankan pentingnya peran Tim Hisab Rukyat sebagai jembatan informasi kepada masyarakat. Ia menilai perbedaan penetapan hari besar keagamaan sering kali dipengaruhi minimnya pemahaman publik terhadap metode hisab dan rukyat yang digunakan.

“Tim ini harus menjadi jembatan informasi. Ketegangan sering muncul karena masyarakat tidak memahami proses dan metode yang digunakan dalam penentuan awal bulan Hijriah,” katanya.

Lebih lanjut, Menag meminta seluruh unsur tim untuk terus mengedepankan pendekatan moderasi beragama dalam setiap proses pengambilan keputusan.

“Astronomi adalah sains yang presisi, tetapi dalam konteks kehidupan berbangsa, data dan perhitungan itu harus diramu menjadi kebijakan yang menyejukkan serta menjaga harmoni umat,” jelasnya.

Ia juga mendorong penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah, ilmuwan, dan organisasi masyarakat Islam agar hasil pengamatan hilal dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun keagamaan.

“Koordinasi antara BRIN, para pakar astronomi, kiai, dan ahli falak ormas Islam harus terus diperkuat agar hasil yang kita capai benar-benar akurat dan dipercaya masyarakat,” tandas Nasaruddin Umar.

Continue Reading

Trending