Mewujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Kemendagri Gelar Rakor Penyusunan LKPD
Kitasulsel, Bandar Lampung – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Hotel Novotel Kota Bandar Lampung, Kamis (2/2/2023). Rakor ini digelar untuk menguatkan komitmen dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia.
Hadir sebagai narasumber ahli antara lain Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Lampung, Anggota Komite Kerja Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP), Tenaga Ahli Sitem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Kemendagri, Kepala Daerah, serta Pakar dan Ahli Keuangan Daerah.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni yang menjadi keynote speaker pada kegiatan itu menyampaikan, melalui momentum Rakor ini, pemerintah daerah (Pemda) dapat memperoleh bekal, informasi, dan pengetahuan yang cukup mengenai pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah. Hal ini termasuk langkah-langkah aplikatif dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah, baik dari sisi regulasi, kebijakan, dan informasi penting lainnya.
“Pada hari ini sengaja kami mengundang Bapak/Ibu dalam rangka menjalin koordinasi dan komunikasi guna penyamaan pemahaman terkait penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2022 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah,” ujar Fatoni.
Fatoni menekankan, laporan keuangan Pemda harus menyajikan informasi yang bermanfaat. Pertama, menyediakan informasi tentang sumber, alokasi, dan penggunaan sumber daya keuangan. Kedua, menyediakan informasi mengenai kecukupan penerimaan periode berjalan untuk membiayai seluruh pengeluaran. Ketiga, menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan dalam kegiatan entitas pelaporan serta hasil-hasil yang telah dicapai.
“Keempat, menyediakan informasi mengenai bagaimana entitas pelaporan mendanai seluruh kegiatannya dan mencukupi kebutuhan kasnya. Kelima, menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi entitas pelaporan berkaitan dengan sumber-sumber penerimaannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Termasuk yang berasal dari pungutan pajak dan pinjaman. Terakhir, keenam, menyediakan informasi mengenai perubahan posisi keuangan entitas pelaporan, apakah mengalami kenaikan atau penurunan, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama periode pelaporan,” tutur Fatoni.
Fatoni melanjutkan, 2023 merupakan tahun kesembilan bagi daerah di seluruh Indonesia dalam menerapkan akuntansi berbasis akrual. Hal ini sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Berbasis Akrual pada Pemda.
“Indonesia menerapkan akuntansi berbasis akrual, sehingga diharapkan Pemda dapat lebih komprehensif untuk menyajikan seluruh hak, kewajiban, dan kekayaan serta perubahan kekayaannya, hasil operasi, serta realisasi anggaran dan sisa anggaran lebihnya. Pemda juga dapat mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBD secara lebih transparan, akuntabel, dan juga memberi manfaat lebih baik bagi para pemangku kepentingan,” jelas Fatoni.
Berkaitan dengan hal tersebut, Fatoni meminta Pemda untuk mencantumkan beberapa komponen dalam penyusunan laporan keuangan. “Komponen tersebut yaitu pertama, Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Kedua, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LP SAL). Ketiga, neraca. Keempat, Laporan Operasional (LO). Kelima, Laporan Arus Kas (LAK). Keenam, Laporan Perubahan Ekuitas (LPE). Ketujuh, Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK),” tambah Fatoni.
Di akhir sambutannya, Fatoni berharap, melalui acara itu Pemda dapat menyusun laporan keuangan daerah dengan mengedepankan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Dengan demikian, diharapkan jumlah Pemda yang berhasil meraih predikat Opini WTP sesuai Laporan Keuangan Pemerintah Daerah kian meningkat,” pungkas Fatoni.
Sebagai informasi, kegiatan ini turut disiarkan melalui media sosial dan youtube Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuda Kemendagri. Hadir dalam acara ini, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelaksanaan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, dan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan Ditjen Bina Keuda Kemendagri, Wali Kota Bandar Lampung, Bupati/Wali Kota, dan Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota. Hadir pula Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) se-Indonesia, serta Kabid Akuntansi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.
#Puspen Kemendagri#
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Inkado Luwu Timur Juara Umum Kejuaraan Karate Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Siapkan Turnamen Nasional
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Kontingen Institut Karate-Do Indonesia (Inkado) Luwu Timur berhasil keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Karate Antar Pelajar se-Luwu Raya dan Toraja yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Sebanyak 65 atlet pelajar yang memperkuat kontingen Inkado Luwu Timur tampil impresif dengan mengoleksi total 41 medali. Raihan tersebut terdiri atas 16 medali emas, 13 medali perak, dan 12 medali perunggu, sekaligus mengantarkan Luwu Timur menjadi juara umum pada ajang bergengsi tersebut.
Para atlet yang berlaga berasal dari berbagai kategori usia, mulai dari pra usia dini hingga kadet dengan rentang usia 6 hingga 15 tahun. Mereka mendapat pendampingan dari 12 pelatih yang terus memberikan arahan dan motivasi sepanjang kompetisi hingga berhasil membawa pulang prestasi tertinggi.
Sepulang dari kejuaraan, para atlet disambut langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora), Adhie Safaat, serta Ketua KONI Luwu Timur, Herawan, di kawasan Bundaran Batara Guru (BBG), Malili, Sabtu (27/6/2026).
Dalam suasana penuh kehangatan, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan semangat juang para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh atlet pelajar Inkado Luwu Timur yang berhasil meraih Juara Umum. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi daerah kita,” ujar Bupati Irwan.
Ia berharap prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada berbagai ajang kompetisi mendatang.
Menurut Bupati, cabang olahraga karate merupakan salah satu olahraga unggulan Kabupaten Luwu Timur yang akan terus mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, baik dalam pembinaan atlet maupun penyelenggaraan kompetisi.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berencana menggelar turnamen karate tingkat nasional pada tahun 2027. Kejuaraan itu diharapkan menghadirkan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah sekaligus menjadi ajang peningkatan kualitas atlet lokal.
“Insyaallah tahun depan kita akan menggelar turnamen nasional di Luwu Timur. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas para atlet kita,” tegasnya.
Rencana tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat posisi Luwu Timur sebagai salah satu daerah yang aktif melakukan pembinaan olahraga prestasi, khususnya cabang karate.
Keberhasilan Inkado Luwu Timur menjadi juara umum menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet usia dini di daerah berjalan dengan baik. Prestasi tersebut diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk terus berlatih, berkompetisi secara sportif, dan membawa nama harum Luwu Timur di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login