Indira Yusuf Ismail Pimpin PERBASI Kota Makassar Sebagai Ketua Umum Untuk Masa Bakti 2022-2026
Kitasulsel, Makassar-–Indira Yusuf Ismail didaulat memimpin Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Makassar sebagai ketua umum untuk masa bakti 2022-2026.
Indira bersama jajaran pengurus kota (Pengkot) PERBASI Kota Makassar dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PERBASI Danny Kosasih, di DP Hall, Jalan Amirullah, Sabtu (4/02/2023) malam.
Atas amanah baru yang diembannya, Indira berkomitmen untuk terus memajukan prestasi olahraga basket di Makassar. Salah satu kuncinya adalah dengan menghadirkan sarana dan prasarana pendukung yang memadai.
“Kami sudah mau mulai menyusun dan mengusulkan program. Kami akan berusaha memperbaiki sarana dan prasarana olahraga basket di Makassar dengan harapan menjadikan basket yang terbaik karena basket itu keren,” ungkap Indira.
Dia menuturkan, saat ini pihaknya sudah memberikan usulan ke Pemkot Makassar untuk membangun lapangan basket bertaraf internasional. Desainnya pun sudah disiapkan.
“Mudah-mudahan perencanaan ini bisa semakin sempurna. Paling telat, Desember 2023 sudah berdiri bangunannya,” jelasnya.
Dengan hadirnya sarana prasarana itu, Indira berharap bisa mendorong pengembangan atlet basket di Makassar agar semakin berprestasi di kancah nasional hingga internasional.
“Kami juga akan menyusun kalender event khusus basket. Dengan didukung atlet andal, semangat ini Insyaallah bisa membawa basket menjadi yang terbaik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP PERBASI, Danny Kosasih menyampaikan jika ini adalah kali pertama dirinya bersama Sekretaris Jenderal PERBASI, Nirmala Dewi, menghadiri acara pelantikan pengurus PERBASI di tingkat kota.
Dia menitipkan pesan agar prestasi olahraga basket di Makassar harus jauh lebih baik lagi di bawah kepemimpinan Indira Yusuf Ismail.
“Pelantikan ini luar biasa meriah sehingga prestasi basket di Makassar harus lebih meriah.
Semangat ketua umum ini luar biasa. Ini merupakan cikal bakal kebangkitan basket di Makassar, di Sulawesi Selatan,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Indira selaku Ketua Umum Pengkot PERBASI Kota Makassar juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai telah berjasa dalam olahraga bola basket di Makassar.
Mereka adalah Mantan Atlet Putra Arifin Winarso, Mantan Atlet Putri Megawati Halim, Mantan Pelatih Feng Ji, Mantan Wasit Abdul Rajab, Pemerhati Bola Basket Alfari Lie, dan Instansi Peduli Bola Basket Richard Abraham dari NIPAH Park.
Kemudian dilakukan pula penyematan pin oleh Sekretaris Jenderal PERBASI, Nirmala Dewi kepada jajaran Dewan Penasehat PERBASI Kota Makassar.
Mereka yakni Rudianto Lallo, Erick Horas, Mario David, Abdul Wahab Tahir, Arlan Winarso, Eddy Santoso, Fanny dan Suharto Sudarju.
NEWS
Kisah Haru Guru Mengaji di Sidrap: Hidup Sebatangkara di Rumah Tak Layak Huni
KITASULSEL—SIDRAP — Kisah pilu datang dari Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Seorang guru mengaji bernama Fatimah (50) kini harus menjalani hidup dalam kondisi serba keterbatasan di rumah yang tidak layak huni.
Perempuan yang dikenal sebagai pengajar Al-Qur’an bagi anak-anak di lingkungannya itu kini tak lagi mampu melanjutkan aktivitas mengajarnya karena kondisi kesehatan yang terus menurun.
Fatimah diketahui hidup seorang diri tanpa keluarga yang mendampingi. Ia juga mengalami keterbatasan fisik sehingga harus menggunakan tongkat setiap kali berjalan.
Padahal selama bertahun-tahun, Fatimah dikenal sebagai sosok yang tulus mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an. Ia mengajar puluhan santri di TPA Nurul Imam yang berada di Kelurahan Amparita.
Namun, kondisi fisik yang semakin lemah serta keadaan rumah yang memprihatinkan membuat aktivitas mengajinya terhenti.
Salah seorang warga setempat, Yahya, menyampaikan keprihatinan masyarakat terhadap kondisi yang dialami Fatimah. Menurutnya, sosok Fatimah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan keagamaan di lingkungan mereka.
“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar Ibu Fatimah bisa mendapatkan pengobatan dan bantuan perbaikan rumah. Semoga beliau bisa kembali mengajar mengaji seperti dulu,” ujar Yahya, Senin (16/3/2026).
Warga setempat juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidrap dengan harapan pemerintah dapat segera turun tangan memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Bagi masyarakat Amparita, Fatimah bukan sekadar guru mengaji, tetapi juga sosok yang selama ini menjadi penerang bagi generasi muda dalam mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Mereka berharap kepedulian berbagai pihak dapat hadir untuk membantu sang guru agar kembali menjalani kehidupan yang lebih layak.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login