Connect with us

Turnamen Sepak Bola Liga Desa Se-Kecamatan Pitu Riase di Buka Secara Resmi Kapolres Sidrap

Published

on

Kitasulsel,Sidrap – Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,S.I.K bersama ketua Bhayangkari Cabang Sidrap Ny,Siska Erwin Syah dan para pejabat utama Polres Sidrap Buka secara resmi Turnamen Sepakbola liga Desa Se-kecamatan Pitu Riase di Lapangan Mattiroangin, Desa Botto, Kec. Pitu Riase, Kab. Sidrap. Minggu (05/04/2023)

Pada Kesempatan tersebut, Kapolres Sidrap memberikan sambutan dengan menyampaikan terimakasih telah di undang mengahdiri kegiatan Pembukaan.

“Terimah kasih dan Apresiasi setinggi-tingginya kepada Panitia atas undangan untuk menghadiri acara pembukaan pertandingan Sepak bola Liga Desa ini,”, Ujarnya.

Selanjutnya, Kapolres Sidrap mengajak kepada para tim pemain sepak bola untuk tetap menjaga sportifitas dalam melakukan pertandingan sepak bola serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

“Boleh kita mendukung Tim kebanggan kita namun jangan saling menghujat antar tim yang lain sehingga tidak menimbulkan keributan selama pertandingan”, Jelas Kapolres.

Setelah dilakukan pembukaan secara seremonial dilakukan pertandingan Eksebisi antara PS Bhayangkara melawan PS Askab Sidrap dengan berakhir kemenangan oleh Tim PS Bhayangkara dengan Skore 2:0.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Wakil ketua DPRD Kab. Sidrap Kasman, S.Hi, Dandim 1420 Sidrap LETKOL INF. Andika ARI Prihantoro SE, M.I.Pol, Ketua ASKAB Sidrap Soetarmi SH. MH, Kapolsek Pitu Riase IPTU Antonius Passake, Ketua Bhayangkari RantingĀ  Pitu Riase Ny. Sisila Anton, Kades Botto Dirman serta Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Toko pemuda dan masyarakat sekitar lapangan . (win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Published

on

Kitasulsel–BONE — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghadiri prosesi adat Mattompang Arajang (pembersihan benda pusaka) dalam puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 Tahun 2026 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).

Kehadiran Pemkab Luwu Timur diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lutim, Aini Endis Anrika, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo-SP, Andi Tabacina Akhmad, serta Kabag Prokopim, Sahir.

Prosesi adat Mattompang Arajang merupakan agenda tahunan dalam peringatan Hari Jadi Bone yang sarat nilai budaya. Rangkaian ritualnya meliputi Malekke Toja (pengambilan air dari sumur tertentu), dilanjutkan Mappaota, kemudian Masossoro atau Mattompang Arajang, hingga Mappatinro Arajang (penyimpanan kembali benda pusaka). Seluruh prosesi tersebut diiringi tarian dan musik tradisional khas Bone.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

ā€œTerima kasih atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan semakin banyak pembangunan yang dapat dilakukan. Berikan kami kesempatan untuk bekerja dengan baik, karena setiap titik pembangunan membutuhkan jerih payah bersama,ā€ ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa prosesi Mattompang Arajang bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur masyarakat Bone.

ā€œIni bukan sekadar seremoni, tetapi manifestasi penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai luhur, serta jati diri masyarakat Bone,ā€ ungkapnya.

Ia berharap momentum Hari Jadi Bone ke-696 dapat memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya, sekaligus mewujudkan daerah yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Usai kegiatan, Aini Endis Anrika menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada Kabupaten Bone.

ā€œAtas nama pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone. Semoga Bone semakin mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,ā€ tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan tema yang diusung, ā€œTo Masseddi Patarompoi Wanua Boneā€.

ā€œSeperti tema yang diangkat, kita berkumpul dalam harapan kebaikan, di mana persatuan dan kebersamaan akan terus terjaga,ā€ tandasnya.

Continue Reading

Trending