Connect with us

Bapenda Kota Makassar Menerima Kunjungan Instansi dari Dua Daerah

Published

on

Kitasulsel,, Makassar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menerima kunjungan dari dua daerah berbeda di Indonesia.

Di antaranya, Bapenda Makassar menerima kunjungan dari BPPDRD Kota Balikpapan dan DPRD Kabupaten Wajo

Kunnungan dari BPPDRD Kota Balikpapan di terima oleh Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Bapenda Harryman di ruangan Kabid lantai dua, Senin (06/2/2023).

Dalam kunjungan itu, BPPDRD Balikpaan bertamu dalam rangka kunjungan kerja terkait Inovasi dalam Meningkatkan Pajak dan Retribusi Daerah.

Kemudian, dihari yang sama, Bapenda Makassar juga kedatangan DPRD Kabupaten Wajo terkait proses Penyusunan Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Wajo.

Di mana, yang mengacu kepada Undang-undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Saat kunjungan Anggota DPRD Wajo diterima langsung Kepala Bidang Koordinasi, Pengawasan, dan Perencanaan Bapenda Makassar, Reza Nugraha.

Selain itu membahas kiat-kiat mengoptimalkan Penerimaan Asli Daerah (PAD) untuk diterapkan dan dijadikan studi tiru pada sektor lingkungan hidup Kota Parepare.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sekda Luwu Timur: Anak Berhak Tumbuh Aman, Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Perlindungan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 dengan menggelar upacara di pelataran Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Kamis (23/7/2026). Upacara dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, dan diikuti aparatur sipil negara (ASN) serta para pelajar.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan HAN menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Dalam amanatnya, Sekda Ramadhan Pirade menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, baik di keluarga, sekolah, ruang publik, maupun ruang digital.

“Setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dalam rasa aman. Dari rasa aman itulah akan lahir generasi yang tangguh, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sekda membacakan pidato Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, yang menekankan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat akan tanggung jawab bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.

“Momentum ini adalah pengingat bagi kita semua, pemerintah, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha, bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak adalah tanggung jawab bersama,” kata Ramadhan saat membacakan sambutan Menteri PPPA.

Ia menjelaskan, anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek yang harus dihormati, didengar pendapatnya, dan diberi ruang untuk berpartisipasi sesuai usia serta tingkat kematangannya.

Sekda juga mengingatkan pentingnya membangun keberanian anak untuk berbicara ketika menghadapi situasi yang tidak nyaman atau mengalami kekerasan.

“Jika merasa takut atau mengalami hal yang tidak menyenangkan, jangan ragu melapor kepada orang dewasa yang dipercaya atau melalui layanan SAPA 129. Negara, pemerintah, dan masyarakat akan selalu hadir melindungi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ramadhan mengajak seluruh masyarakat mendukung Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai upaya memperkuat perlindungan anak hingga ke pelosok desa maupun di ruang digital.

Menurutnya, perlindungan anak tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Mari kita pastikan semangat ini bergema dari kota hingga pelosok desa, dari ruang kelas hingga ruang digital, agar setiap anak tumbuh dengan rasa aman dan dihargai,” ajaknya.

Ia menilai perlindungan anak yang optimal menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, melalui lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.

Menutup amanatnya, Sekda kembali mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) agar Kabupaten Luwu Timur terus menjadi daerah yang ramah anak serta mampu menjamin terpenuhinya hak-hak anak di seluruh wilayah.

Peringatan Hari Anak Nasional di Luwu Timur berlangsung khidmat dan menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari komitmen bersama dalam memberikan perlindungan, kasih sayang, dan ruang tumbuh yang aman bagi setiap anak.

Continue Reading

Trending