Connect with us

Tapem Libatkan Kemendagri RI Beri Pendampingan Langsung OPD Pemkot Makassar Susun LPPD 2022

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kota Makassar Tahun 2022 memasuki hari terakhir, Rabu (8/02/2023).

Berlangsung di Hotel The Acacia Jakarta, kegiatan yang diselenggarakan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Makassar dimulai sejak 7 Februari 2023.

Dalam Bimtek kali ini, Bagian Tapem Kota Makassar menghadirkan enam narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI sebagai narasumber.

Kemendagri RI juga memberi pendampingan secara langsung dalam bentuk coaching clinic kepada OPD terkait pelaporan Indikator Kinerja Kunci (IKK) dalam penyusunan LPPD Kota Makassar 2022.

Kepala Bagian Tapem Makassar Aswin mengatakan sengaja mengadakan Bimtek Penyusunan LPPD 2022 dengan konsep coaching clinic.

Tujuannya, agar tim penyusun dari masing-masing OPD bisa lebih nyaman berdiskusi secara langsung dengan pihak Kemendagri RI.

“Dengan adanya coaching clinic ini tim penyusun dari OPD bisa lebih leluasa berdiskusi dan tidak ada sekat karena mereka duduk bersama. Sehingga tim penyusun di masing-masing OPD lebih memahami IKK yang menjadi tupoksinya,” kata Aswin.

Untuk itu kegiatan Bimtek tahun ini, Tapem Makassar meminta pendampingan dari Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah (EKPKD) Kemendagri RI.

“Dengan begitu ilmu yang didapatkan, wawasan yang didapatkan oleh tim penyusun di setiap OPD itu lebih maksimal dan paripurna,” tuturnya.

Meski belum diumumkan secara resmi hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2022 terkait LPPD 2021, namun kata Aswin sudah ada bocoran dari Direktur EKPKD Deddy Winarwan bahwa Makassar merupakan salah satu yang terbaik.

Untuk itu, Aswin mendorong agar penyusunan LPPD Kota Makassar 2022 agar tetap menjadi yang terbaik sejalan dengan komitmen Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

“Bocoran Alhamdulillah, kita tunggu surat resmi dari Kemendagri RI. Tapi LPPD 2021 dibanding dengan tahun sebelumnya itu ada peningkatan signifikan,” ungkapannya.

Kasubdit Evaluasi Kinerja Wilayah I Direktorat EKPKD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri RI Faebuadodo Hia memberikan apresiasi atas kegiatan ini.

Apresiasi itu terlihat dari kelompok dan keseriusan OPD mengikuti rangkaian Bimtek ini. Hal ini menjadi bukti bahwa OPD Pemkot Makassar kompak dan serius dalam bekerja.
“Minimal semangat sudah ada, masalah hasil itu nanti menyusul karena kalau sudah ada semangat orang menilai kita sudah siap bekerja,” kata Faebuadodo.
Pada kesempatan tersebut,

Faebuadodo menyebut secara keseluruhan hasil pendampingan review IKK LPPD 2022 yang sementara disusun OPD sudah baik.
“Secara prinsip sudah baik namun ada beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti. Ini saya katakan sudah semi review. Artinya nanti tinggal di akurasi kembali lagi datanya,” tutupnya.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Gaungkan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Ada suasana berbeda di SD-SMP Islam Athirah Makassar pada Senin (13/7/2026) pagi. Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyempatkan hadir untuk mengantar buah hatinya pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sidrap itu sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS), sebuah gerakan yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam mendampingi pendidikan dan tumbuh kembang anak sejak hari pertama sekolah.

Di sela-sela kegiatan, Syaharuddin tampak berbaur dengan para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik. Ia juga menyempatkan berbincang dengan sejumlah orang tua, memberikan motivasi kepada para peserta didik, serta berdialog dengan para guru mengenai pentingnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam membentuk generasi yang berkualitas.

Menurut Syaharuddin, hari pertama sekolah bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat ikatan emosional antara orang tua, khususnya ayah, dengan anak.

“Hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak ke gerbang sekolah. Lebih dari itu, ini adalah momen berharga bagi seorang ayah untuk menunjukkan cinta, perhatian, dan dukungan kepada buah hatinya,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki dampak positif terhadap perkembangan psikologis anak.

“Dengan mengantar, mengawal, dan mendampingi anak di hari pertama sekolah, ayah sedang menanamkan rasa percaya diri, memberikan rasa aman, serta menunjukkan bahwa pendidikan mereka adalah prioritas keluarga. Kehadiran ayah menjadi pesan kuat bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menapaki masa depan,” jelasnya.

Syaharuddin juga mengajak para ayah untuk menjadikan kebersamaan tersebut sebagai investasi kasih sayang yang akan terus dikenang oleh anak-anak mereka.

“Mari luangkan waktu sejenak untuk menggenggam tangan mereka, menepuk pundak mereka, dan mengantarkan mereka menuju gerbang ilmu. Karena bagi seorang anak, kehadiran ayah adalah semangat yang akan selalu mereka kenang. Ayah Hebat, Anak Kuat, Keluarga Bermartabat,” tutupnya.

Kehadiran Bupati Syaharuddin Alrif dalam kegiatan tersebut menjadi teladan bahwa peran pemimpin tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui contoh nyata dalam membangun keluarga yang harmonis dan mendukung pendidikan anak sebagai fondasi mencetak generasi unggul.

Continue Reading

Trending