Connect with us

Mahasiswa Unhas KKNT BPJS Ketenagakerjaan Resmi Ditarik di Kecamatan Ujung Tanah

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Ujung Tanah. Ibrahim Chaidar Said,.S.IP. M.Si didampingi Plt. Kasi Pemerintahan Andi Izmuwardana Manggabarani, S.STP. memberi sambutan dalam kegiatan penarikan mahasiswa KKNT BPJS ketenagakerjaan Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ujung Tanah.

Dalam Sambutannya Camat Ujung Tanah mengucapkan terimakasih kepada Mahasiswa UNHAS telah melaksanakan KKN di wilayah Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah dan melaksanakan program kerja dengan baik untuk warga Kecamatan. Ujung Tanah.

“Namun Ia mengaku bersyukur bisa hadir untuk melepas sebagai wujud apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada para mahasiswa (i). Pasti banyak yang ditinggalkan anak-anakku semua di tempat ini,” ucapnya.

Paling tidak meninggalkan motivasi bagi keluarga, rumah, masyarakat yang kita tinggali. Mudah-mudahan nanti banyak generasi yang mengikuti jejak anakku semua untuk kuliah di Unhas.

Pengelolah KKNT Profesi BPJS Ketenagakeejaan Unhas, Ibrahim juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, karena mulai dari awal datang sampai detik ini, tidak ada sedikitpun indikasi penolakan dari Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah.

“Itulah salah satu hal yang paling kami syukuri sebagai pengelola. Dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami dalam waktu dekat dan berikutnya kita bisa menjalin kerjasama yang lebih intens lagi,” tukas Ibrahim Chaidar.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kriminal

Resmob Polda Sulsel Tangkap Pencuri Sound System Masjid di Pangkep, Pelaku Ditembak Saat Berusaha Kabur

Published

on

Kitasulsel–Makassar Tim Resmob Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap sejumlah sound system masjid di wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 17 Januari 2025, sekitar pukul 18.30 WITA, di BTN Dwi Dharma Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Resmob AKP Wawan Suryadinata, S.I.K., M.H., didampingi Panit 1 IPTU Dendi Eriyan, S.Tr.K.

Pelaku diketahui berinisial S (33), seorang buruh harian yang berdomisili di Jalan Dg. Ramang, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Kasus ini terungkap setelah sejumlah pengurus masjid di berbagai wilayah Pangkep melaporkan hilangnya perangkat sound system yang baru diketahui saat hendak digunakan untuk azan Subuh. Pelaku diduga masuk ke dalam masjid dengan cara mencongkel jendela atau pintu serta merusak gembok tempat penyimpanan sound system.

“Akibat perbuatan pelaku, setiap masjid mengalami kerugian sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta,” ujar AKP Wawan Suryadinata.

Menurutnya, motif kejahatan pelaku adalah gangguan kamtibmas dengan sasaran barang-barang berharga, khususnya perangkat sound system masjid.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 10 kali di wilayah hukum Polres Pangkep, dengan rincian sebagai berikut:

27 Desember 2025 – Masjid Khairul Umma, Desa Kabba Dalam, Minasatene

4 Januari 2026 – Masjid Nurul Iman, Desa Japing-Japing, Minasatene

4 Januari 2026 – Masjid Babussalam, Desa Panaikang, Minasatene

6 Januari 2026 – Masjid Nurul Taqwa, Desa Kabba Dalam, Minasatene

6 Januari 2026 – Masjid Babur Ridha, Kampung Biraeng, Minasatene

8 Januari 2026 – Masjid At-Taubah, Kampung Biraeng, Minasatene

9 Januari 2026 – Masjid Al Ikhlas, Kampung Bonto Perak, Pangkajene

9 Januari 2026 – Masjid Nur Madinah, Pangkajene

2 Januari 2026 – Masjid Nurul Hidayah, Balocci

16 Januari 2026 – Masjid Baburrahman, Kampung Biraeng, Minasatene

Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku berusaha melarikan diri dengan mendorong petugas. Polisi telah memberikan peringatan lisan serta melepaskan tiga kali tembakan ke udara, namun tidak diindahkan.

“Petugas akhirnya melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku melalui tembakan di bagian kaki,” jelas AKP Wawan. Pelaku kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu set sound system hasil curian, pakaian yang digunakan pelaku, helm, ransel, berbagai alat yang digunakan untuk membobol masjid, dua unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Posko Resmob Polda Sulsel dan selanjutnya diserahkan ke Polres Pangkep untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Continue Reading

Trending