Connect with us

Mahasiswa Unhas KKNT BPJS Ketenagakerjaan Resmi Ditarik di Kecamatan Ujung Tanah

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Ujung Tanah. Ibrahim Chaidar Said,.S.IP. M.Si didampingi Plt. Kasi Pemerintahan Andi Izmuwardana Manggabarani, S.STP. memberi sambutan dalam kegiatan penarikan mahasiswa KKNT BPJS ketenagakerjaan Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ujung Tanah.

Dalam Sambutannya Camat Ujung Tanah mengucapkan terimakasih kepada Mahasiswa UNHAS telah melaksanakan KKN di wilayah Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah dan melaksanakan program kerja dengan baik untuk warga Kecamatan. Ujung Tanah.

“Namun Ia mengaku bersyukur bisa hadir untuk melepas sebagai wujud apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada para mahasiswa (i). Pasti banyak yang ditinggalkan anak-anakku semua di tempat ini,” ucapnya.

Paling tidak meninggalkan motivasi bagi keluarga, rumah, masyarakat yang kita tinggali. Mudah-mudahan nanti banyak generasi yang mengikuti jejak anakku semua untuk kuliah di Unhas.

Pengelolah KKNT Profesi BPJS Ketenagakeejaan Unhas, Ibrahim juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, karena mulai dari awal datang sampai detik ini, tidak ada sedikitpun indikasi penolakan dari Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah.

“Itulah salah satu hal yang paling kami syukuri sebagai pengelola. Dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami dalam waktu dekat dan berikutnya kita bisa menjalin kerjasama yang lebih intens lagi,” tukas Ibrahim Chaidar.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Irwan Fokus Pastikan Ketersediaan Air Bersih di Luwu Timur, Antisipasi Dampak El Nino

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di seluruh wilayah Luwu Timur. Langkah ini menjadi fokus utama pemerintah daerah seiring mulai dirasakannya dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Niño.

Menurut Bupati Irwan, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi, terlebih di tengah kondisi cuaca yang semakin kering dan berpotensi memicu krisis air di sejumlah wilayah.

“Pemerintah daerah akan fokus memastikan distribusi dan ketersediaan air bersih, terutama di titik-titik yang selama ini mengalami kekurangan. Ini menjadi prioritas kami agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga di sejumlah kecamatan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih berharap program ini segera direalisasikan secara konkret di lapangan.

“Semoga segera terealisasi, terutama di daerah kami yang memang sering mengalami kesulitan air bersih saat kemarau,” ungkap salah seorang warga.

Dukungan juga datang dari kalangan legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur menyatakan kesiapan untuk mengawal penuh program pemerintah daerah tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Pimpinan DPRD menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan isu strategis yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dan pengawasan bersama.

Program ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menghadapi potensi krisis air akibat El Niño yang diprediksi akan meningkatkan intensitas musim kemarau tahun ini.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di Luwu Timur dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending