Connect with us

BPKPD Sulbar Raih Penghargaan Wajib Pajak Terbaik Kategori Wajib Pajak

Published

on

BN Online, Makassar— Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui BPKPD mendapat penghargaan sebagai salah satu Wajib Pajak terbaik dalam kategori Wajib Pajak Pemungut/Bendahara Pemerintah di wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara.

Penghargaan tersebut disampaikan pada malam “Gala Diner With Tax Payer” bersama 150 Wajib Pajak Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra) di Ballroom Phinisi 2, Hotel Claro Makassar , Rabu 8 Februari 2023.

Acara tersebut sebagai ajang silaturahmi dengan Wajib Pajak di wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, sekaligus untuk memberikan penghargaan kepada 150 Wajib Pajak dengan kontribusi terbesar selama tahun pajak 2022.

Kepala BPKPD Sulbar, Amujib mewakili Pemprov Sulbar pada malam penghargaan tersebut menyampaikan komitmennya untuk berupaya secara maksimal dalam mendukung pencapaian target penerimaan pajak sebesar-besarnya dan seadil-adilnya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat  Sulawesi Barat.

Pemerintah Sulawesi Barat terus berupaya mendorong berdirinya Kantor Bea dan Cukai di Provinsi Sulawesi Barat, dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Sulawesi Barat yang kaya akan sumber daya alam. Diharapkan produk-produk asli Sulawesi Barat dapat dikenal dalam skala nasional bahkan internasional.

“Selama ini Sulbar telah memberi kontribusi PDRB ke daerah lain. Sulbar berharap dapat memperoleh DBH dari produk-produk Sulawesi Barat untuk menaikkan APBD. Oleh karena itu, diharapkan Kanwil DJP dapat membantu percepatan berdirinya Kantor Bea Cukai di Provinsi Sulawesi Barat,”kata Amujib.

Ia juga mengatakan. Koordinasi Pemerintah Daerah dan Kanwil DJP sangat penting dalam menggali obyek pajak, misalnya dengan pertukaran data atau informasi, seperti data usaha bakan bakar minyak di wilayah Provinsi Sulawesi Barat,

Pemda Provinsi Sulawesi Barat membuka data kepemilikan kendaraan bermotor di Provinsi Sulawesi Barat. Pencapaian penerimaan pajak yang tinggi dengan pertumbuhan yang cukup signifikan, sangat membantu dalam pertumbuhan ekonomi khususnya masyarakat Sulawesi Barat dan salah satu dampak positif dari penerimaan pajak yang cukup tinggi adalah besarnya Dana Bagi Hasil untuk Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam Gala Dinner tersebut, hadir Sekda Sulsel, Aslam Patonangi, Kepala BPKAD Sulawesi Tenggara Muhammad Ilyas Abibu, SE, MM, Mantan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, Kepala Kanwil DJP Sulselbartra, Dr. Arridel Mindra, serta tamu undangan lainnya.(rls/ ad)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Kunjungan DPC, Saudara Kandung Camat Gilireng Resmi Bergabung Ke PSI

Published

on

Kitasulsel—Wajo – Usai resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, Ketua PSI Wajo Ikhsan AR segera bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa/kelurahan

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi yang disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar beberapa waktu lalu.

Ikhsan menegaskan, fokus utamanya saat ini adalah merampungkan pembentukan pengurus tingkat ranting atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di seluruh wilayah Kabupaten Wajo

“Kemarin DPD Kunjungan ke PSI Belawa dan PSI Maniangpajo, Hari ini DPD Menyasar 3 Kecamatan yakni Gilireng, Sajoanging dan Penrang. Gilireng Ketuanya Anak Milenial Bernama Andi Aso, Adinda kita ini hobi Otomotif sama seperti RMS” ucap ikhsan

Ketua Harian Muhammad Ferdhy Asdana mengatakan bahwa PSI Wajo ingin merampungkan struktur organisasi, eks kader nasdem ini juga menekankan pentingnya memperluas basis keanggotaan PSI di Wajo

“Andi Farhan adalah Adik kandung camat gilireng resmi bergabung ke PSI. Siapapun kita terbuka untuk bergabung” ucapnya

Ia mengajak generasi muda serta masyarakat yang memiliki semangat perubahan untuk bergabung dalam wadah yang disebutnya sebagai Rumah Solidaritas.

Menurutnya, kehadiran PSI di Wajo tidak hanya sebatas memperkuat struktur partai, tetapi juga menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam mendorong perubahan politik yang lebih terbuka dan inklusif.

Continue Reading

Trending